Postingan

Menampilkan postingan dengan label Politik

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Kyai-Kyai NU Rekomendasikan Koruptor Dihukum Mati, Bagaimana Nasib Nahrawi dan Romi?

Gambar
Moslemcommunity - Kiai-kiai dan nyai NU mengadakan pertemuan di Yogyakarta dari tanggal 27 sampai 29 Juli. Hasil pertemuan tersebut merekomendasikan beberapa hal berkaitan dengan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang. Rekomendasi itu dengan dasar pemikiran selain diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, tindak pidana korupsi juga mencakup kejahatan yang berkaitan dengan harta benda (al-Jarimah al Maliyah) seperti: Ghulul (penggelapan); Risywah (penyuapan); Sariqah (pencurian); Ghashb (penguasaan ilegal); Nahb (penjarahan/perampasan); Khianat (penyalahgunaan wewenang); Akl al-Suht (memakan harta haram); Hirabah (perampokan/perompakan); dan Ghasl al Amwal al Muharromah (mengaburkan asal usul harta yang haram). Selain diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, tindak pidana pencucian uang juga mencakup semua proses mengaburkan identitas atau asal usul harta kekayaan yang diperoleh secara ilegal atau haram sehingga ...

Kader: Petinggi Gerindra Nyanyi-nyanyi di Atas Hati Rakyat yang Tersakiti

Gambar
Moslemcommunity - Iwan Sumule tak dapat menutupi kekecewaannya melihat foto-foto petinggi Partai Gerindra sedang riang gembira di kediaman Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, kemarin (Jumat, 19/7). Foto-foto itu dilihatnya dari laman Facebook anggota DPR RI dari Partai Gerindra Novita Wijayanti. Dari informasi yang diperolehnya, kegembiraan itu diperlihatkan petinggi Gerindra di sela pertemuan penting dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Konon, kemungkinan ikut dalam pemerintahan Joko Widodo juga menjadi salah satu materi yang dibahas. Iwan Sumule dalam pemilu lalu menjadi salah seorang calon anggota DPR RI dari Partai Gerindra. Aktivis mahasiswa era 1998 ini dikenal sebagai sosok pekerja keras. Namun kemenangan belum berpihak padanya.  “Mereka pikir kalau di gunung tak ada rakyat yang tahu. Ketahuan aslinya. Perilaku yang dipertontonkan ini sangat menyakiti hati rakyat,” ujar Iwan Sumule dalam perbincangan dengan redaksi. “Selama bukan berada di ruang hampa, buny...

Polemik “Jilbab vs Kebaya”: AWAS! Ada Grand Design untuk Rusak Akhlak Umat

Gambar
Moslemcommunity -  Tayangan video BBC News Indonesia yang mengupas kiprah Komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia berujung polemik di sosial media. Masalah kebaya bergeser pada isu panas yang mempertentangkan kebaya dengan jilbab. Akun Twitter @kirekswasta memulai mengeser isu kebaya pada isu panas. “Ini keren, jangan kalah dengan boomingnya hijab dan segala hal yang berbau agama padahal ya jualan hijab aja itu. Mending kebaya, ayo rame-rame berkebaya buat cewe, jadikan bisnis yang besar di negeri sendiri,” tulis @kirekswasta merespon video BBC News Indonesia. Politisi Hazreiza atau Reiza Patters bersuara keras menanggapi “cibiran” soal jilbab itu. “Ayo berhijab untuk perempuan Muslim.. Yang belum berhijab, mudah-mudahan dapat segera berhijab.. Yang gak mau berhijab dan memilih berkebaya, ya gakpapa terserah juga.. Gak perlu dibentur-benturkan dengan kedunguan yang dipertontonkan ke muka publik..,” tulis Reiza di akun @Reiza_Patters. “Dungu banget kampanye kebaya kok pake ngata-...

Politisi PKB Nilai Lukman Hakim Gagal Jadi Menag

Gambar
Moslemcommunity - Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanul Haq menyebut Lukman Hakim Syaifudin gagal menjabat Menteri Agama (Menag). Menurut Maman, Menag Lukman tak hanya gagal dalam kinerja, melainkan juga gagal membenahi Kementerian Agama. "Gagal, betul gagal, bukan hanya soal kinerja. Bapak datang deh ke Lapangan Banteng, tidak pernah ada sebuah Kementerian yang parkirnya paling jelek kecuali Kementerian Agama. Parkirnya saja jelek apalagi menterinya," ujar Maman dalam diskusi Polemik MNCTrijaya, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7). Saat disinggung siapa yang pantas menggantikan Lukman menjadi Menag dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) jilid dua, Maman menyebut itu hak prerogatif Presiden Joko Widodo alias Jokowi. "Tanyain Pak Jokowi dong, karena sesungguhnya, siapa pun nanti yang Jokowi tunjuk, dia harus orang yang berani, petarung, dia harus konsisten terhadap NKRI dan Pancasila," kata Maman. Maman menyindir Lukman yang diduga terlibat tindak pidana suap j...

Ibarat Memelihara Anak Macan, Jadi Alasan Jokowi Dan PDIP Tolak Demokrat

Gambar
Moslemcommunity - Ada tiga alasan kenapa Presiden terpilih Joko Widodo dan PDIP semakin menutup pintu kabinet untuk Partai Demokrat. Informasi yang beredar di sebagian kalangan, selain Partai Gerindra sudah merapat ke pemerintah, keberadaan Demokrat di kabinet dinilai akan membuat suasana tidak nyaman. Alasan pertama Jokowi dan PDIP tolak Demokrat, Demokrat masuk pemerintahan Jokowi-Maruf hanya bekerja untuk partai pimpinan SBY itu. Kedua, sikap politik Demokrat yang dinilai abu-abu. Dikhawatirkan, masuknya Demokrat menjadi duri dalam daging bagi koalisi pemerintah. Alasan ketiga, bergabungnya Demokrat ke dalam kabinet baru Jokowi hanya membesarkan politisi muda Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang digadang-gadang maju di Pilpres 2024. Peribahasa menggambarkan, masuknya Demokrat khususnya AHY di kabinet Jokowi-Maruf, ibarat memelihara anak macan. Pasca pertemuan dua sahabat lama Prabowo Subianto dan Joko Widodo, peluang Partai Gerindra masuk gerbong pemerintahan Jokowi jilid I...

Kehancuran Cepat Tercipta Jika Malas Berargumen

Gambar
Moslemcommunity -  Adu argumen di negeri ini menjadi sorotan serius Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Baginya narasi dibutuhkan untuk membangun negeri menjadi lebih baik. Dalam pengamatannya, banyak kelompok yang tidak mau berpayah-payah membangun argumen. Mereka memilih membonceng kekuasaan dan membangun pengaruh dengan kekuasaan di belakang layar. “Karena kekuasaan itu meski di tangan orang dungu dia tegap lebih berpengaruh dari pikiran raksasa para filsuf,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Sabtu (20/7). Membangun pemikiran alternatif memang pekerjaan yang sulit. Tapi hal tersebut harus dilakukan untuk menahan laju pemerintah agar tidak kebablasan. “Bagi oposisi, bangunlah mazhab berpikir yang serius,” ujar pendiri Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) itu. Fahri mengakui bahwa ide-ide yang muncul memang acapkali kalah saat berhadapan dengan aura kekuasaan dan uang yang meniup imajinasi publik dan syahwat sederhana. “Tapi mengapa argumen tetap diperlukan? Karena semua pasti bermul...

Lukman Hakim Tak Mau Lagi Jadi Menteri Agama

Gambar
Moslemcommunity - Anggota Majelis Tinggi PPP Lukman Hakim Saifuddin, yang juga kini menjabat Menteri Agama, mengaku tak berniat jika diusulkan kembali oleh PPP menjadi Menteri Agama periode 2019-2024. Hal itu disampaikan Lukman di sela-sela Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP IV di Serang, Banten. "Tidak, tidak, saya sudah merasa lebih dari cukup," kata Lukman di lokasi acara di Hotel Le Dian, Serang, Banten, Jumat (19/7). Lukman menuturkan, masih banyak kader partai berlambang Ka'bah itu yang lebih pantas untuk menjadi Menteri Agama. Dia menegaskan, ia sudah merasa cukup sebagai menteri. "Di PPP masih banyak yang lebih pantas, yang lebih mumpuni, yang lebih memiliki kepatutan dan kepantasan untuk duduki jabatan-jabatan (menteri) itu. Kalau saya sudah cukup," katanya. Sebelumnya, Jokowi mengatakan blue print (cetak biru) kabinet periode 2019-2024 sudah ada. Dia mengaku tak mempermasalahkan permintaan sejumlah jatah menteri dari parpol koalisi. Jokowi menga...

Perjuangan Tidak Akan Berhenti

Gambar
Moslemcommunity - * Penulis: Asyari Usman (wartawan senior) Kecewa terhadap Prabowo, tak usah berlama-lama. Cukup beberapa jam saja. Saya merasakan kekecewaan itu cuma setengah jam. Alhamdulillah, setelah itu semuanya hilang. Perjuangan untuk menegakkan keadilan dan kejujuran, masih panjang. Mungkin juga tidak berujung sampai dunia kiamat. Kita harus terus memahami bahwa perjuangan itu tidak musti dipimpin oleh satu orang. Saya setuju bahwa “pemimpin sejati” perjuangan itu bukan manusia, melainkan nilai-nilai. Values. Dan kita sudah paham nilai-nilai yang hendak kita tegakkan. Yaitu, sekali lagi, keadilan yang berlaku standar untuk semua orang. Dari perjuangan pilpres 2014 dan 2019 kita mendapatkan pelajaran berharga bahwa orang-orang yang dianggap pemimpin atau yang diharapkan sebagai pemimpin belum tentu bisa menjadi pemimpin umat. Banyak pemimpin yang sukses di berbagai bidang tetapi berat mengemban amanah untuk perjuangan nilai-nilai tertentu. Ada momen-momen yang melelahkan dalam...

Ijtimak Ulama IV Digelar 5 Agustus, Tak Undang Politisi

Gambar
Moslemcommunity -  Ketua Persaudaran Alumni 212 Slamet Maarif mengatakan bahwa Ijtima Ulama IV bakal digelar pada 5 Agustus mendatang. Acara akan dilaksanakan di Jakarta, namun Slamet belum mau merinci perihal lokasi. "Insya Allah. Di Jakarta," tutur Slamet saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (19/7). Slamet mengatakan Ijtima Ulama IV bakal membahas perkembangan situasi di tanah air. Ada beberapa topik yang akan dibahas. Penentuan sikap setelah Pilpres 2019 selesai dilaksanakan juga bakal diputuskan. Slamet menyebut Ijtima Ulama IV dihelat untuk melanjutkan hasil Ijtima Ulama yang pertama. "Dengan agenda seputar dakwah, ekonomi, kelembagaan dan politik," tutur Slamet. Pada Ijtima Ulama I, II, dan III ada sejumlah politisi dari beberapa partai politik yang diundang. Di antaranya, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, Presiden PKS Sohibul Iman dan beberapa tokoh lain. Kala itu, Ijtima...

Pendukung Jokowi Akan Laporkan Cak Nun

Gambar
Pendukung Jokowi mengancam akan melaporkan Cak Nun, Pakar komunikasi UIN Syarief Hidayatullah Edy Effendy mengingatkan  pendukung Jokowi yang ingin melaporkan Cak Nun . Pendukung Jokowi yang merupakan “Ketua Front Pembela Jokowi (FPJ), Sulistiono Kumbokarno, akan melaporkan Cak Nun ke Bareskrim Mabes Polri. Ayoooo coba saja. Jangan cabut laporannya ya dan jangan menyesal kalau kamu yang akan terjerat. Saya cc ke @BareskrimPolri ,” tegas Edy di akun  @Nadiku18. [i today ] Sebelumnya dalam sebuah cuplikan rekaman video pernyataan Cak Nun di acara Mata Najwa, Cak Nun  menyatakan selalu konsisten melakukan sesuatu, termasuk enggan dipanggil ke Istana. " Saya melakukan segala sesuatu tidak pernah sehari. Kalau saya melakukan A, saya lakukan sampai sekarang umur 60. Sampai sekarang kalau saya bilang 'hei, saya tidak bisa dipanggil presiden, saya yang berhak memanggil presiden, karena aku rakyat'. Itu saya lakukan, dan saya tidak pernah mau dipanggil ke Istana, dan saya tidak ba...

Di Kota ini, PKS Tumbangkan Partai Moncong Putih PDI P

Gambar
PKS Tumbangkan PDI P di Kota Bekasi Moslemcommunity - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bekasi, Jawa Barat, tumbangkan Partai PDIP pada Pemilu serentak yang digelar pada Rabu 17 April 2019 lalu. Keberhasilan PKS meraih suara terbesar di Kota Bekasi dipastikan akan merebut posisi Ketua DPRD Kota Bekasi yang saat ini dipegang PDIP. Nur Supriyanto yang merupakan Caleg Partai PKS untuk DPRD Provinsi Jawa Barat menyatakan, PKS merupakan partai Pemilu di Kota Bekasi berhasil melampaui partai berkuasa PDIP yang menang Pemilu 2014. “Alhamdulillah PKS juara di Kota Bekasi. Terimakasih kepada masyarakat Kota Bekasi yang telah mempercayakan kepada PKS untuk memperjuangkan aspirasinya melalui lembaga legislatif,” kata Nur Supriyanto yang akrab disapa NSP. Menurut NSP, kepercayaan warga Kota Bekasi merupakan penambah vitamin kekuatan dan spirit yang lebih besar untuk kader atau wakil-wakil PKS yang duduk di parlemen bisa membawa kesejahteraan dan kemakmuran serta keadilan bagi warga Kota Bekasi...

Kepentingan Bisnis dan Politik Cina, di Balik Pilpres 2019

Gambar
Moslemcommunity -  Oleh : Hersubeno Arief Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan memastikan tahap pertama proyek One Belt One Road China (OBOR) akan ditandatangani bulan April 2019. Ada 28 proyek yang akan ditawarkan. Nilainya mencapai US$ 91,1 miliar setara Rp1.296 triliun. Salah satu proyek yang ditawarkan adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Jonggol. Benar Anda tidak salah baca. Jonggol yang dimaksud adalah sebuah kawasan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jika terealisir daerah yang berdekatan dengan kawasan wisata Puncak itu akan menjadi enclave baru komunitas pekerja Cina di Indonesia. Mirip Morowali di Sulawesi Tenggara. Pilihan waktu penandatangannya pada bulan April menunjukkan ada sesuatu yang sangat penting, mendesak, sekaligus darurat. Sulit menghapus kecurigaan Jalur Sutera Modern ini sebagai proyek kejar tayang. Harus beres sebelum pilpres 17 April 2019. Jelas sekali terlihat ada kekhawatiran, jika konstelasi politik Indonesia pasca Pilpres 2019 berubah, proyek ini bisa ti...

Hendropriyono Sebut Pemilu Kali Ini yang Berhadapan Ideologi Pancasila dengan Khilafah

Gambar
Moslemcommunity -  Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono menilai Pemilu 2019 yang digelar serentak 17 April mendatang sangat berbeda dari Pemilu pernah dilaksanakan di Indonesia. Menurut dia, pertarungan Pemilu sekarang ini adalah dua ideologi berbeda. "Pemilu kali ini yang berhadap-hadapan bukan saja hanya subjeknya. Orang yang berhadapan bukan hanya kubu, kubu dari Pak Jokowi dan kubu dari Pak Prabowo, bukan. Tapi ideologi," kata Hendropriyono di Gedung Pertemuan Kesatrian Soekarno Hatta, BIN, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (28/3/2019), seperti dilansir Liputan6. Hendropriyono mengatakan, yang bertarung pada Pemilu kali ini adalah ideologi Pancasila berhadapan dengan ideologi khilafah. Oleh sebab itu, dia meminta masyarakat harus mulai menentukan pilihan dan memahami calon pemimpin dipilih pada Pemilu 2019. "Bahwa yang berhadap-hadapan adalah ideologi Pancasila berhadapan dengan ideologi khilafah. Tinggal pilih yang mana. Rakyat harus jelas mengert...

ASN Pemko Batam Dipaksa Cari Pemilih, Minimal 10 Orang untuk Pilih Capres Tertentu

Gambar
Moslemcommunity -  ASN di Pemko Batam dipaksa untuk mencari pemilih minimal 10 orang untuk memilih capres tertentu. Formulir untuk inventarisir pemilih tersebut saat ini mulai beredar di publik. “Kami diwajibkan untuk mencari pemilih yang riil minimal 10 orang, kalau tidak terpenuhi kami akan disanksi.” kata beberapa ASN yang mengadu ke wartawan. Perintah untuk mencari 10 pemilih itu diduga langsung perintah walikota dan Wakil walikota, di mana keduanya merupakan pengurus teras partai politik, yakni Nasdem. Walikota Batam Muhammad Rudi merupakan Sekretaris Partai Nasdem Provinsi Kepri, sementara Wakil Walikota Amsakar Ahmad adalah Ketua Partai Nasdem Kota Batam. Para ASN sangat merasa tertekan dan merasa diintimidasi dalam pemilu tahun ini. Selain diarahkan ke capres yang berafiliasi partainya, juga diarahkan untuk memilih caleg-caleg partai tersebut baik DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kota Batam. Intervensi terhadap hak pilih itu membuat para ASN resah namun mereka tidak beran...

Tobat Politik: Jusuf Kalla Mulai Meninggalkan Jokowi?

Gambar
Moslemcommunity -  Benarkah Wapres Jusuf Kalla (JK) mulai meninggalkan Jokowi? Spekulasi politik itu berembus kencang bersamaan dengan kampanye terbuka Prabowo di Kota Makassar Ahad (24/3). Kampanye dilaksanakan di lapangan Karebosi, lapangan terbesar di Kota Makassar itu penuh sesak. Sejumlah atribut partai, termasuk bendera Partai Golkar berkibaran. Harian Umum Tribun Timur Makassar edisi Senin (25/3) menurunkan berita utama ( headline ) dengan judul “Fatimah Kalla Hadiri Kampanye Prabowo.” Di bawah sub judulnya tertulis : Amin Syam dan Prof Idrus Paturusi Merapat ke Prabowo. Pilihan judul ini sungguh menarik. Sebagai media, koran milik jaringan Kelompok Kompas Gramedia (KKG) itu mencium sebuah peristiwa politik besar. Bukan hanya skala jumlah pendukung yang hadir, namun yang lebih penting, siapa yang hadir. Ada tanda-tanda yang sangat jelas dan nyata sedang terjadi migrasi politik besar-besaran di Timur. Fatimah Kalla adalah adik bungsu JK. Wanita berusia 57 tahun itu selama in...

Kades Garut yang Ajak Pilih Jokowi Jadi Tersangka, tapi Tidak Ditahan

Gambar
Moslemcommunity - Polisi menetapkan tersangka kepada Kades Cimareme Garut Jajang Haerudin. Video Jajang viral lantaran secara terang-terangan mendukung Capres nomor urut 01 Jokowi pada Pilpres 2019. Lelaki tersebut tidak ditahan. "Sudah (jadi tersangka)," ujar Kasatreskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng kepada detikcom via pesan singkat, Selasa (26/3/2019). Jajang bertitel aparatur sipil negara (ASN). Menurut Maradona, Jajang sudah mulai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. "Hari ini sedang pemeriksaan tsk (tersangka)," katanya. Meski berstatus tersangka, Jajang tidak menghuni penjara. Ancaman hukuman di bawah satu tahun menjadi alasannya. Namun Maradona belum membeberkan soal pasal yang dilanggar Jajang. "Ancaman pidananya 1 tahun. Jadi tidak bisa dilakukan penahanan," ujar Maradona. Jajang Haerudin yang menjabat kades Cimareme, Kecamatan Banyuresmi, Garut, mencuat ke publik lewat videonya yang viral. Dalam video itu, Jajang mengajak masya...

Ribut dengan NasDem, Bendera PSI Dibuang ke Tempat Sampah, Camat Dipolisikan

Gambar
Moslemcommunity - Dua partai pendukung capres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin saling serobot pasang bendera partai di Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara, Selasa (26/3/2019) dini hari. Dua partai politik (parpol) itu yakni Partai NasDem dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Insiden itu menyebabkan bendera PSI yang sudah dipasang di sepanjang jalan di wilayah Kecamatan Mapanget, dicopot oleh petugas. Salah satu oknum yang diduga ikut mencopot bendera PSI adalah oknum camat. Dalam video yang diunggah politisi PSI, Mohamad Guntur Romli, tampak seorang pria diduga camat berdebat dengan seorang wanita yang diduga politisi PSI. Sang camat menyebut Partai NasDem lebih dulu memasang bendera partai. Sebaliknya, politisi PSI juga mengklaim mereka yang lebih dulu memasang bendera di sepanjang jalan. “NasDem saya tahu lebih dulu (memasang bendera). Oh ini bagaimana, sama-sama dukung. Pokoknya dorang (Nasdem) lebih dulu,” ucap seorang pria diduga camat. Sementara wanita yang merekam...

Ini Nasihat Terbuka Untuk Ustadz Yusuf Mansur

Gambar
Moslemcommunity - Nasihat terbuka untuk ustadz @yusufmansurnew . Sungguh apapun yang kita pilih dalam hidup ini, Allah pasti akan menghisabnya . Kami tau, ustadz menangis karena merasa tidak ridho ketika melihat ulama dihina, dicaci maki. Keimanan ustadz tidak menerima melihat ada orang yang menghina ulama . Apalagi melihat ada ulama yang dipersekusi bahkan dikriminalisasi. Ustadz pasti tidak ridho, karena keimanan ustadz pasti tidak akan pernah ridho menyaksikan ulama dipersikusi daa dikriminalisasi . Apalagi dengan mereka yang menghina Islam, menghina ajaran Islam. Mereka yang mengatakan panji Rasulullah sebagai panji teroris. Ustadz pasti tidak ridho kepada mereka. Bagaimana bisa ridho, apa yang mereka lakukan jelas bertentangan dengan keimanan ustadz . Ustadz pun pasti tidak ridho ketika rakyat dibohongi oleh pemimpinnya. Pasti tidak ridho jika rakyat ini ditipu oleh pemimpinnya . Kami hanya ingin mengingatkan ulang pesan KH Ma'ruf Amin, bahwa tukang bohong itu calon ahli nera...

Maruf Amin Sebut Jin di Istana Negara pada Kabur Sejak Jokowi Gelar Zikir Rutin

Gambar
Moslemcommunity - CALON wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin kembali menyinggung keberpihakan Jokowi kepada Umat Islam. Hal itu ia lakukan dalam sambutannya setelah acara istigasah dan pemberian Ijazah Kubro Kitab Sahih Bukhori di Ponpes Babakan Cirebon, Jawa Barat. Bagi Maruf Amin, tuduhan anti Islam yang selama ini dituduhkan kepada Jokowi tidak tepat. Ia lantas mengingatkan kembali bahwa di era Jokowi, kerap digelar zikir di Istana Negara. "Belum ada yang bikin zikir di Istana, sampai ada yang bilang Istana dizikirin terus, jinnya kabur," ujar Maruf Amin di Lapangan Ponpes Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (25/2/2019). "Ente yang nuduh-nuduh Pak Jokowi tidak Islami, ente sudah berbuat apa untuk Islam? Ente cuma omdo, omong doang. Alhamduuuu..lillah," sambungnya. [ tribun ]

Data Presiden Jokowi Ngasal, Ngawur dan Cenderung Hoax

Gambar
Moslemcommunity - Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato kebangsaan di Sentul, Jawa Barat, kemarin. Seperti biasa, dalam pidato Jokowi selalu menggaungkan klaim prestasi. Menurut ekonom senior Dr. Rizal Ramli, pidato presiden seperti itu hanya pengulangan-pengulangan dari pidato-pidato sebelumnya. "Tentang apa-apa yang sudah dilakukannya dengan angka-angka yang ngasal. Kenapa? Karena seperti debat kedua, Pidato Sentul kemarin data yang ngasal, ngawur dan cenderung hoax," ucap RR biasa disapa saat konferensi pers di kawasan Tebet, Jakarta, Senin (25/2). Menurut RR hal itu terjadi karena karakter Jokowi sendiri yang senang mengklaim sesuatu. Ditambah pula dengan sekelilingnya yang memberikan data yang salah. "Hal itu terjadi karena kebiasaan Presiden Joko Widodo yang doyan mengklaim, ekspektasi berlebihan, over klaim dan lingkaran dalamnya bermental ABS (asal bapak senang) sehingga Presiden Jokowi over klaim," bebernya. RR mencontohkan misalnya dalam dana desa yang...

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia