Postingan

Menampilkan postingan dengan label Setya Novanto

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Mengaku Ikhlas, Novanto: Yang Mendzolimi Saya Akan Dapatkan Balasan. Bagaimana Menurut Anda?

Gambar
Setya Novanto dieksekusi ke Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat  (Fedrik Tarigan/Jawa Pos) Moslemcommunity.net - Terpidana Setya Novanto kini mendekam di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Novanto meninggalkan Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (4/5/2018) dengan mengenakan pakaian santai dengan kaos dibalut jaket warna hitam. Senyum mengembang di bibirnya. Sebelum menuju mobil Tahanan KPK yang akan membawanya ke Lapas Sukamiskin, mantan politisi Golkar tersebut  menyapa rekan-rekan media yang menunggunya di luar pagar Tahanan KPK. "Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh wartawan di KPK dan saya sekarang mohon pamit ya saya dari kos-kosan (Rutan KPK). Saya akan menuju ke tempat pesantren dan di sana saya akan banyak belajar, banyak berdoa," ujarnya. Novanto mengaku ikhlas dengan hukuman 15 tahun kurungan penjara.Meskipun demikian, ia merasa dizalimi dalam proyek milik Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut. Ia pun berharap pihak-pihak yang telah m...

Novanto Bakal Huni Sel Sendiri di Lapas Sukamiskin? Mengapa? Ini Penjelasannya

Gambar
Tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto meninggalkan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seusai menjalani pemeriksaan di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/11/2017). Kedatangan Setya Novanto ke KPK untuk menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus korupsi proyek e-KTP.(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG) Moslemcommunity.net - Setya Novanto tidak akan berbaur dengan narapidana lain di dalam satu kamar sel di Lapas Sukamiskin. Terpidana kasus korupsi proyek e-KTP itu akan menghuni kamar selnya seorang diri. "Sukamiskin ini berbeda dengan lapas lain di Indonesia. Lapas Sukamiskin, khusus satu kamar satu orang, nggak lebih," ujar Kabid Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Lapas Sukamiskin Slamet Widodo di kantornya, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (4/5/2018). Menurut Slamet, Lapas Sukamiskin memiliki kapasitas 552 sel. Dari jumlah itu, 440 sel sudah diisi yaitu terdiri dari 362 orang dari kasus tindak pidana korupsi dan 7...

Skak! Lihat Pelipis Novanto Sudah Mulus, Jaksa KPK: Lukanya Sudah Pulih ya?

Gambar
Ketua DPR nonaktif Setya Novanto (kiri) berdiskusi dengan pengacaranya. (Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan) Moslemcommunity.net - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata tidak hanya fokus pada materi perkara. Kondisi Setya Novanto pun turut diperhatikan saat sidang kasus dugaan merintangi penyidikan e-KTP dengan terdakwa Fredrich Yunadi, dimana Setya Novanto dihadirkan sebagai saksi. "Pertanyaan tambahan yang mulia," kata jaksa di sidang Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (‎3/5/2018). "Yang paling heboh kan soal luka di Pelipis. Itu kapan sembuhnya?" tanya jaksa. Setya Novanto menjawab saat ditahan di Rutan Merah Putih KPK, luka di pelipisnya masih bengkak dan memar. Lanjut jaksa mencecar obat apa yang diberikan ke luka memar di pelipisnya? Setya Novanto mengaku lupa. "Saat ini kondisinya sudah pulih ya? Sudah mulus di pelipisnya," tanya jaksa lagi. "Belum, belum 100 persen," ujar Setya Novanto. Diketahui, mantan kuasa hukum Setya Novanto, F...

Drama Novanto, di Vonis 15 Tahun Inkrah

Gambar
Baik KPK maupun Setya Novanto tak mengajukan banding, maka dalam waktu dekat mantan Ketua DPR itu akan dieksekusi ke Lapas Sukamiskin (Foto: Ari Saputra/detikcom) Moslemcommunity.net - Tak ada sekuel dari drama yang dilakoni Setya Novanto dalam kasus korupsi proyek e-KTP. Mantan Ketua DPR itu mengaku lelah. "Beliau (Novanto) dan keluarga merasa lelah dengan perkara ini. Keluarga mau ambil waktu untuk melihat dan mempelajari perkara ini secara jernih," ujar pengacara Novanto, Maqdir Ismail, kepada detikcom, Rabu (2/5/2018). KPK pun menilai vonis 15 tahun penjara untuk Novanto sudah lebih dari cukup. Bila melihat mazhab 'vonis setidaknya 2/3 dari tuntutan', maka cukup alasan bagi KPK untuk tidak mengajukan banding. "Semua yang disangkakan atau yang dimasukkan dalam dakwaan juga diadopsi hampir seluruhnya oleh majelis hakim sehingga kita pikir tidak ada alasan yang bisa kami pakai untuk banding. Karena memang jaksa penuntut menuntut 16 tahun dan diputus 15 tahun,...

KPK Tanggapi Pernyataan Fredrich yang Ajak Pengacara Boikot KPK

Gambar
Fredrich Yunadi (Foto: Iswahyudy/detikcom) Moslemcommunity.net - KPK tak ambil pusing dengan ucapan Fredrich Yunadi yang meminta seluruh advokat melakukan boikot. Fredrich merupakan tersangka terkait kasus hilangnya Setya Novanto. "Pemeriksaan FY (Fredrich Yunadi) bukan pemeriksaan terhadap seluruh asosiasi advokat. Jadi perlu dipisahkan agar publik tidak kemudian mempersepsikan seluruh advokat seperti FY, karena itu 2 hal yang berbeda," kata Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (15/1/2018). Febri mengatakan kebetulan pekerjaan Fredrich adalah advokat yang diduga merintangi proses penyidikan Novanto. Namun, ia meminta agar publik tak menggeneralisasi seluruh advokat seperti Fredrich. "Memang FY profesinya advokat, ia diduga merintangi kasus e-KTP. Apakah seluruh advokat merintangi penyidikan e-KTP?" ucap Febri. "Logika sederhana tentu tidak, satu advokat yang kita proses. Jadi jangan sampai profesi a...

Saat Diperiksa Perdana sebagai Tersangka, Fredrich Yunadi Minta Advokat Boikot KPK

Gambar
Moslemcommunity.net - Mantan Kuasa Hukum terdakwa Setya Novanto (Setnov), Fredrich Yunadi, menjalani pemeriksaan perdana dalam kapasitasnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan merintangi proses penyidikan korupsi e-KTP. Fredrich sendiri telah tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjalani pemeriksaan penyidik lembaga antirasuah. Dia datang dengan mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK. Fredrich mengklaim, proses hukum yang menimpa dirinya merupakan bentuk kriminalisasi terhadap profesi advokat. Bahkan, dia menyerukan kepada seluruh pengacara untuk melakukan boikot ke KPK. "Jadi disini saya mengimbau advokat seluruh Indonesia boikot KPK," ujar Fredrich di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (15/1/2018). Fredrich menuding lembaga antirasuah telah melakukan pelecehan terhadap putasan Mahkamah Konstitusi (MK) dan undang-undang (UU) profesi advokat, lantaran telah menjadikan dirinya sebagai tersangka. "Mereka tidak ada bukti dan apa yang dika...

Mantan Pengacara SetNov, Fredrich Yunadi Diciduk Usai Mangkir Dari Panggilan Penyidik KPK

Gambar
Fredrich Yunadi saat tiba di Gedung KPK Sabtu (13/01) dini hari usai ditangkap penyidik KPK. (Dery Ridwansyah/JawaPos.com) Moslemcommunity.net - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penangkapan terhadap mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi Jumat (12/01) malam. Pengacara kawakan tersebut diciduk usai mangkir dari panggilan penyidik KPK, setelah dipanggil secara patut untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka. “Ditangkap di RS Medistra. Dia mau berobat,” tutur sumber JawaPos.com di Jakarta Sabtu (13/01) dini hari. Menurut juru bicara KPK Febri Diansyah, sebelum melakukan penangkapan, Fredrich katanya sudah dingatkan agar datang memenuhi panggilan pemeriksaan. Namun, karena hingga jam kerja berakhir tak juga mengindahkan panggilan pemeriksaan, penyidik memutuskan untuk melakukan pencarian terhadap Fredrich di beberapa lokasi di Jakarta, dengan membawa surat penangkapan. Akhirnya setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam, penyidik menemukan...

Akhirnya Setya Novanto Akui Segala Perbuatannya dan Resmi Ajukan Justice Collaborator ke KPK

Gambar
Foto SetNov (bisnisjakarta.co.id) Moslemcommunity.net - Terdakwa kasus e-KTP Setya Novanto mengajukan diri sebagai justice collaborator. Setya siap bekerjasama dengan KPK membongkar siapa saja yang terlibat dalam kasus e-KTP. Novanto juga artinya sudah mengakui segala perbuatannya. Konsekuensi dari menjadi justice collaborator ini, bisa mendapatkan keringanan hukuman lewat tuntutan yang diringankan KPK di persidangan. Majelis hakim juga akan menjadikan status justice collaborator sebagai pertimbangan saat memberi vonis. "Betul kami sudah terima surat justice collaborator dari kuasa hukum yang bersangkutan, hanya saja statusnya belum disampaikan ke pimpinan," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Rabu (10/1). Sementara itu Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam jumpa pers menyampaikan, dengan menjadi justice collaborator diharapkan kasus e-KTP semakin terbuka. "Soal JC, kita harapkan sepeti itu," tegas Basaria. Dalam kasus e-KTP i...

Begini Penjelasan KPK Tetapkan Dokter RS Medika dan Fredrich Yunadi Tersangka

Gambar
KPK tetapkan Fredrich Yunadi sebagai tersangka. ©2018 Merdeka.com Moslemcommunity.net - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan tersangka eks kuasa hukum Ketua DPR RI nonaktif Setya Novanto, Fredrich Yunadi dan dokter yang merawat Setya Novanto di RS Medika Permata Hijau, Jakarta Barat, Bimanesh Sutarjo. "KPK telah menemukan bukti yang cukup sengaja mencegah dan atau tidak langsung penyidikan dalam pengadaan proyek e-KTP. KPK meningkatkan tersangka sejalan dengan dua orang tersangka yaitu FY (Fredrich Yunadi) kemudian BST (Bimanesh Sutarjo) adalah seorang dokter," kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan di Gedung KPK, Rabu (10/1). Basaria menjelaskan konstruksi kejadian terkait Fredrich Yunadi dan Bimanesh. Mereka berdua, kata Basaria, diduga memasukkan tersangka kasus proyek e-KTP, Setya Novanto ke RS Media Permata Hijau. "FY dan BST diduga untuk memasukkan SN ke salah satu RS untuk rawat inap dengan data medis dimanipulasi untuk hindari panggilan dan riksa...

Bukan Hanya Fredrich Yunadi, Dokter RS Permata Hijau Ikut Jadi Tersangka Kasus Novanto

Gambar
Dr Bimanesh Sutarjo, dokter pada Rumah Sakit Medika Permata Hijau yang menangani pasien Setya Novanto akibat kecelakaan, dalam konferensi pers di Jakarta pada Jumat, 17 November 2017. Moslemcommunity.net - Bukan cuma menjerat Fredrich Yunadi, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menetapkan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo, sebagai tersangka dugaan merintangi proses hukum Ketua DPR, Setya Novanto. "Sudah naik sidik (penyidikan di KPK). Ada dokter juga (tersangka)," kata salah seorang pejabat KPK saat berbincang dengan awak media di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu, 10 Januari 2018. Bimanesh ditetapkan tersangka bersama-sama kuasa hukum Novanto, Fredrich Yunadi. Dikonfirmasi terpisah, Pengacara Fredrich, Sapriyanto Refa, membenarkan kliennya telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia juga menyebut, Fredrich dijerat bersama dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo. "Ya, dokter Bimanesh, jadi dia (Fredrich) be...

KPK Tetapkan Mantan Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi Tersangka, Pasalnya Karena Ini

Gambar
Foto Fredrich Yunadi (Kumparan) Moslemcommunity.net - Tim penyidik KPK dikabarkan menetapkan mantan pengacara Setya Novanto Fredrich Yunadi sebagai tersangka. Dia diduga merintangi penyidikan, dalam penanganan perkara kasus dugaan korupsi tersangka Setya Novanto. “Sudah naik ke penyidikan, Desember tahun kemarin ekspose (gelar perkaranya),” terang sumber JawaPos.com di Jakarta, Rabu (10/01). Terkait dugaan merintangi penyidikan yang dilakukan Fredrich, sumber tersebut mengatakan, Fredrich diduga berupaya merintangi penyidikan dengan cara mengatur skenario kecelakaan hingga sakit yang dialami Setya Novanto saat itu. Hal ini dilakukan Fredrich bersama pihak lain. Padahal Setya Novanto akan ditangkap tim penyidik usai beberapa kali mangkir dari panggilan pemeriksaan. Ketua DPR Setya Novanto saat akan dipindahkan ke RSCM, Jakarta. (Muhammad Ali/ Jawa Pos) Sumber tersebut mengatakan, atas dugaan perbuatan yang dilakukan Fredrich, dia diancam dengan Pasal 21 UU No.31 Tahun 1999 sebagaimana ...

Kalau "Bernyanyi", Waketum Gerindra: Ada Risiko Setya Novanto Dibunuh

Gambar
Moslemcommunity.net - Setya Novanto diharapkan 'bernyanyi' membongkar semua pihak yang terlibat kasus dugaan korupsi megaproyek e-KTP. Namun Novanto diyakini akan tutup mulut. "Kalau bola di Setya Novanto, pilihannya SN nekat atau dia bisa dicelakai atau bisa dibunuh. Menurut saya risikonya ke sana, karena cuma dia satu-satunya yang bisa mengungkap kasus ini," kata Waketum Gerindra Ferry Juliantono dalam diskusi Polemik SindoTrijaya 'Setnov Effect' di Restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (16/12/2017). Ferry meyakini kasus e-KTP ini akan berakhir antiklimaks. Dia yakin Novanto akan diam. "Saya menyimpulkan kasus e-KTP ini akan berakhir dengan hanya hukuman yang sangat ringan, karena KPK tidak cukup bukti, Novanto akan konsisten irit bicara. Menurut saya, kalau dilihat dari aspek hukumnya, sulit membuktikan aliran dana dan sebagainya," ujar Ferry. Peneliti ICW Emerson Yuntho yang juga hadir di diskusi itu menanggapi. Dia mengatakan kemun...

Pengacara Setnov HERAN, Pertanyakan Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P dari Dakwaan KASUS SUAP e-KTP

Gambar
Moslemcommunity.net - Pengacara Setya Novanto, Maqdir Ismail, mempertanyakan hilangnya tiga nama politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dari surat dakwaan Setya Novanto yang diajukan Jaksa Penuntut Umum KPK. Ketiga nama itu yakni Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey. Yasonna dan Ganjar saat proyek e-KTP berjalan duduk di Komisi II DPR, sedangkan Olly merupakan pimpinan Badan Anggaran DPR. "Kenapa kok tiba-tiba di perkara ini namanya hilang, namanya Ganjar yang menerima uang hilang. Bukan hanya Pak Ganjar, Yasonna Laoly hilang, Olly Dondokambey hilang. Apa yang terjadi, negosiasi apa yang dilakukan oleh KPK," kata Maqdir usai sidang pembacaan dakwaan Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (13/12/2017) malam, seperti dikutip Kompas. Maqdir mengatakan, ketiga nama tersebut sebelumnya ada pada surat dakwaan tiga terdakwa sebelumnya, yakni dua ...

VIDEO: Ditanya Hakim, Apakah Sodara Mendengarkan Saya? Novanto Tetap Menunduk Seperti Tertidur

Gambar
Moslemcommunity.net - Video  sidang perdana dugaan korupsi E-KTP Stya Novanto viral, baru beberapa menit diupload laman Berita Islam, ratusan komentar menggruduk dan mengomentari video yang diunggah 13/12/2013. Beberapa kali hakim bertanya, apakah sodara mendengarkan saya? nama saudara? Padahal dikatakan dokter bahwa yang bersangkutan dalam keadaan sehat, hmmm.. drama apa lagi ini setelah tiang listrik? Sebelumnya dikutip dari laman detik.com , setelah dinyatakan sehat oleh dokter, Setya Novanto masih pada sikapnya tak menjawab pertanyaan hakim. Apapun pertanyaan hakim, Novanto terus menunduk. Setelah diskors sekitar 4 jam, persidangan Novanto di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2017) dilanjutkan sekitar pukul 14.45 WIB. Setelah meminta keterangan dokter yang menyatakan Novanto sehat, hakim melanjutkan persidangan. Ketua Majelis Hakim Yanto kembali memeriksa identitas Novanto. “Siapa nama lengkap saudara?” tanya hakim yang tak direspons oleh Novanto. Pe...

Tak Hanya Otto, Fredrich Yunadi Ternyata juga mundur sebagai kuasa hukum Setnov

Gambar
Moslemcommunity.net - Tidak hanya pengacara kondang Otto Hasibuan yang mengundurkan diri jadi pengacara Ketua DPR RI Setya Novanto. Fredrich Yunadi selaku pengacara yang sudah menangani kasus proyek e-KTP Setya Novanto sejak lama juga mengundurkan diri. Terhitung Kamis (7/12), Fredrich Yunadi dan Otto Hasibuan meminta izin untuk tidak menangani perkara yang membelit Novanto. Sekitar pukul 15.00 WIB di rutan KPK, Fredrich Yunadi dan Otto sudah berunding dengan Novanto untuk mengundurkan diri. Yunadi mengatakan kini perkara yang menjerat Novanto akan ditangani Maqdir Ismail. "Kemarin saya bersama Rekan Otto jam 15.00 WIB sudah rundingkan pengunduran diri dengan Pak Setya Novanto, dan sudah sepakat dilanjutkan oleh Maqdir Ismail," kata Fredrich Yunadi ketika dihubungi, Jumat (8/12). Namun Fredrich tidak mau membeberkan alasannya mengapa mengundurkan diri. Dia juga mengklaim bahwa hubungan dengan kliennya baik-baik saja. "Pokoknya kita mengundurkan diri secara baik-baik, ka...

Nah Lho, Dirjen Pajak Utus Petugas Datangi Pengacara SetNov yang Ngaku Hidup Mewah

Gambar
Fredrich Yunadi. ©2015 Merdeka.com Moslemcommunity.net - Petugas pajak telah mendatangi pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi terkait pengakuan hidup mewahnya. Petugas mencocokkan antara pengakuan-pengakuannya itu dengan data SPT. Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi menegaskan, kedatangan petugasnya bukan dalam rangka penelusuran. Karena memang yang bersangkutan sudah secara tegas mengakuinya. "Bukan penelusuran, dia mengaku sendiri kok. Ngapain ditelusuri, self assessment," kata Ken Dwijugiasteadi usai berbicara di Seminar Nasional Sinergi Tiga Pilar antara Direktorat Jenderal Pajak, Konsultan Pajak dan Akademi di Universitas Brawijaya Malang, Selasa (28/11). Tetapi hasil dari kunjungan itu menjadi rahasia petugas pajak yang tidak bisa sembarangan dipublikasikan. Ken pun menolak saat ditanyakan rencana tindak lanjut pasca kunjungan petugasnya ya tersebut. "Itu kewenangan kita. Kita tidak bisa menyampaikan pajak kamu sekian, pajak kamu sekian. Dia men-declare...

Wah, Ramai-ramai LOYALISnya Balik Badan Tinggalkan Setya Novanto, Siapa Saja Mereka?

Gambar
Foto SetNov: TEMPO Moslemcommunity.net - Posisi Setya Novanto kian sulit usai KPK kembali menetapkan tersangka untuk kedua kalinya dalam kasus korupsi proyek e-KTP. Bahkan, orang-orang yang dulu dikenal dekat dan selalu menjadi garda terdepan membela Novanto, kini mulai berpikir rasional. Roem Kono misalnya. Dia adalah mantan timses yang ikut membawa Novanto menang Munaslub Golkar pada 2016 lalu di Bali. Saat Novanto berada di balik jeruji besi, Roem memilih balik badan mendukung Airlangga Hartarto, calon kuat yang siap maju di Munaslub berikutnya. Roem membawa ormas sayap Golkar, Majelis Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) untuk mendukung Airlangga menggantikan Novanto. Padahal Roem dikenal sebagai salah satu loyalis. Roem kerap berada di samping Novanto setiap kegiatan di DPR maupun Golkar. Roem juga mendukung digelarnya Munaslub. Hal ini dilakukan demi penyelamatan Partai Golkar. roem kono ©2017 Merdeka.com/mkgr.partaigolkar.or.id "Dalam hal ini MKGR mendukung dan mengharapkan s...

Narogong Blak-blakan soal Novanto, Fredrich Tanggapi Begini

Gambar
Andi Narogong ditahan KPK. ©2017 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman Moslemcommunity.net - Terdakwa perkara korupsi e-KTP Andi Agustinus alias Andi Narogong membeberkan peran Setya Novanto terkait proyek pengadaan e-KTP. Pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, meminta Andi memberikan bukti, bukan hanya berbicara. "Ya, silakan saja dia mau membongkar, kan hak setiap orang. Tapi dalam hal ini kan 'katanya'. Dia harus bisa membuktikan," ujar Fredrich di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (30/11/2017). Andi Narogong, menurut Fredrich, harus membuktikan setiap keterangannya. "Seperti contoh yang tadi saya bilang, tadi Anda (misalnya) kasih saya uang, sekarang dari mana Anda bisa buktikan saya kasih uang. Dia harus bisa buktikan, bukan dengan mulutnya saja. Kalau kita belajarlah, bicara itu harus benar. Jangan ada saksi 'katanya'. Nggak baik," kata dia. Andi saat diperiksa sebagai terdakwa mengaku pernah bertemu di rumah Setya Novanto. ...

Wiiih, Punya Pistol dan Tak Takut Para Penghujat, Pengacara Setya Novanto: Ketemu di Jalan Saya Tembak!

Gambar
Moslemcommunity.net - Mengaku tak takut para penghujatnya, pengacara Setya Novanto akan tembak siapa saja yang macam-macam padanya. Frederich Yunadi, pengacara Ketua DPR non aktif Setya Novanto, ternyata memiliki senjata api (semacam pistol) resmi (berizin) dari kepolisian. Karena itu, Frederich mengaku percaya diri jalan ke mana-mana. Ia tidak takut menghadapi siapa pun, termasuk kepada mereka yang rajin mengritik dan menghujat langkah, sepak terjang dan ucapan-ucapan kerasnya mati-matian membela Setya Novanto. Ia tidak takut pada potensi risiko berhadapan dengan siapa pun. Kalau macam-macam, ia siap memuntahkan peluru di pistol yang dia tenteng kemana-mana dia pergi. "Saya sama siapa pun nggak takut! Wong saya sama siapa pun nggak takut. Saya ketemu di jalan, ada yang labrak, saya tembak! Saya nggak ragu-ragu kok," tegas Frederich dalam wawancara di akun Youtube Najwa Shihab, Jumat petang (24/11/2017). Mendengar ancaman Frederich, Najwa Shihab langsung terperanjat lalu men...

Inilah Rekam Jejak Hakim Kusno yang Akan Adili Setya Novanto, Bikin Merinding (Video)

Gambar
Capture Video Tribunnews Moslemcommunity.net -  Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunjuk Wakil Ketua Pengadilan Jaksel, Kusno, sebagai hakim tunggal untuk memimpin sidang praperadilan perdana Setya Novanto. Sidang perdana akan digelar pada 30 November 2017. Kusno dikenal sebagai hakim terbaik di Indonesia karena pernah menangani kasus-kasus besar. Beberapa di antaranya adalah kasus pembelian Helikopter Agusta Westland 101, kasus pembunuhan John Kei, kasus korupsi Bibit Samad dan Chandra Hamzah hingga mengadili kasus tindak pencucian uang oleh adik Malinda Dee. Seluruh permohonan praperadilan kasus tersebut ditolak oleh Hakim Kusno. Oleh karenanya, ia juga dikenal sebagai hakim yang tak pernah kabulkan praperadilan. Seperti diketahui, Setya Novanto sempat menang dalam sidang praperadilan sebelumnya yang ditangani oleh hakim tunggal Cepi Iskandar. Simak videonya: video.tribunnews.com [http://news.moslemcommunity.net]

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia