Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sosial Media

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Guntur Romli Sebut Anies Goblok, Tofa Lemon: Jika dari Mulut Ahmad Dhani, Apa Jadinya?

Gambar
Moslemcommunity - Mantan Koordinator Relawan IT BPN Prabowo-Sandiaga, Mustofa Nahrawardaya menyindir politisi PSI, Guntur Romli mengenai cuitannya yang menyebut kata 'goblok'. Menurutnya, kalimat tersebut akan berbeda hasilnya jika keluar dari musisi Ahmad Dhani. Ahmad Dhani saat ini sedang mendekam di penjara karena ucapan 'idiot'. Sementara Guntur Romli adalah politisi dari partai koalisi pendung Presiden Joko Widodo. "Kalau kata “goblok” keluar dari mulut Ahmad Dhani, apa jadinya?" ujar Mustofa melalui akun Twitternya, @TofaGarisLurus, Sabtu (20/7/2019). Cuitan tersebut dilontarkan Mustofa untuk membalas pernyataan Guntur Romli yang geram dengan alasan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lebih memilih menggunakan bambu ketimbang besi untuk instalasi Getah Getih.  Sebelumnya, Guntur ikut berkomentar soal pernyataaan Anies yang ogah menggunakan besi untuk Instalasi Getah Getih karena khawatir uangnya mengalir ke Tiongkok. Padahal menurut Guntur, Anies bisa m...

02 Disambut Ribuan Warga, Kampanye 01 Diterjang Puting Beliung? Ini Faktanya!

Gambar
Moslemcommunity - Capres nomor urut dua Prabowo Subianto menghadiri silaturahmi akbar dengan para pendukungnya di Regale International Convention Center, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (23/2). Prabowo baru tiba di lokasi pada sekitar 10.15 WIB. Ia terlihat menaiki mobil bak terbuka. Spontan masyarakat yang hadir langsung mengerubunginya untuk bersalaman. Pekikan 2019 ganti presiden pun terdengar. Polisi sempat kewalahan mengatasi antusiasme pendukung Prabowo yang mendekati mobil. Petugas terpaksa menutup pintu masuk agar massa yang hadir tidak membeludak. Cipta Panca Laksana@panca66 Di Medan Prabowo disambut antusias. Cebong nga usah nonton, nanti bisa stroke 1,142 9:30 PM – Feb 23, 2019 Masih di hari yang sama di Sumatera Utara, tenda relawan capres 01 Jokowi-Ma’ruf Amin  dihantam hujan lebat dan diterjang puting beliung sampai ambruk. Peristiwa tersebut terjadi di Lapangan Merdeka Kota Binjai, Sabtu siang (23/2). Kegiatan yang digelar yaitu Dzikir Akbar, Shalawatan dan Do’a B...

Netizen Ungkap Fakta Peserta Acara Bagi Sertifikat Jokowi, Dari 40.000 yang Seharusnya, Yang Datang Cuma Segini

Gambar
Moslemcommunity - Seorang netizen dengan berani mengungkap jumlah peserta yang hadir dalam acara bagi sertifikat oleh Presiden Jokowi untuk wilayah Tangerang Selatan, Banten. Disebut berani karena media nasional pun bungkam alias tidak memberitakan kejadian menyedihkan ini. "Acara bagi bagi sertfikat oleh petahana pagi ini sepi peminat. Bahkan 800 bus besar yang disediakan banyak yang pulang karena kosong penumpang." kata Hesti Hidayat melalui akun fesbuknya, Jum'at (25/1/19) pagi. Hesti menambahkan, sedikitnya jumlah peserta dikarenakan banyak faktor. Salah satunya karena hujan deras.   "Masyarakat Tangsel dan Provinsi Banten sudah cerdas dan tidak tergiur lagi dengan sesuatu yang gratis. Dan derasnya hujan sejak malam hingga pagi dan menjelang siang membuat acara sangat menyedihkan." tutupnya. Akun WartaPolitik Mengungkapkan: Anda ada di lokasi? Di lokasi ada 8 tenda besar dan hanya ada 2 yg terisi, itu pun hanya di bagian depannya saja. Acara seharusnya be...

Tim Hacker Rusia Yang Bantu Trump Sudah di Indonesia, Terkait Pilpres 2019? Dipihak Siapa?

Gambar
Ilustrasi (duniaku.net) Moslemcommunity - Genderang kampanye Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019 di Indonesia dimulai seiring pembukaan dan deklarasi kampanye damai oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Silang Monas Jakarta pada hari Minggu 23 September 2019. Jauh hari sebelum masa kampanye dimulai, sejumlah peretas atau hacker asal Rusia disebut telah berada di Indonesia. Mereka disebut telah tiba pada saat pencalonan presiden sedang berjalan. Peretas Rusia yang dimaksud juga merupakan ‘think-tank’ saat kampanye pemenangan Donald Trump di Amerika Serikat pada 2016. Tidak hanya di Amerika Serikat, para peretas ini juga pernah terlibat di dalam delapan pilpres negara lainnya. Hal itu diungkapkan oleh Pengamat Intelijen, Nuruddin Lazuardi kepada Tribun di Jakarta, Senin (24/9). Data yang dimilikinya, menjelaskan bahwa para peretas tersebut sudah bertemu dengan beberapa petinggi partai politik di Indonesia. “Iya saya sudah tahu soal itu. Ada pembicaraan antara mereka dengan beberapa...

Ini Dia Reaksi Ahmad Dhani Atas Postingan Viral Wanda Hamidah

Gambar
Kolase Ahmad Dhani dan Wanda Hamidah. (Foto: Instagram/WandaHamidah) Moslemcommunity - Postingan Wanda Hamidah di Insta Story miliknya belum lama ini menjadi sorotan warganet. Dalam postingannya itu, Wanda menuliskan tentang sosok yang dulu pengagum Gus Dur dan Soekarno yang kini jadi penebar kebencian. Di akhir kalimat, Wanda juga menuliskan bahwa sosok tersebut kini telah kehilangan panggung bermusik sehingga banting stir ke panggung politik dengan segala cara. Bahkan karena sikapnya itu, sosok tersebut diusir dari kampungnya sendiri. Berikut tulisan Wanda selengkapnya: "Dulu NU, dulu PKB, dulu pengagum Gus Dur dan Soekarno, dulu Laskar Cinta.. Sekarang wahabi dan penebar kebencian.. Ketika panggung di musik sudah tak ada, cari panggung dipolitik dng segala cara.. Sampai diusir dr kampungnya sendiri." Foto tangkap layar postingan IG Story Wanda Hamidah (Instagram/Wanda Hamidah) Meski dalam postingannya Wanda tak langsung menyebut nama, namun sejumlah warganet menduga kalau...

Politikus PAN: Yang Punya Robot Medsos yang Takut Kekuasaan Hilang

Gambar
Ilustrasi buzzer. (Foto: www.pixabay.com) Moslemcommunity - Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Mustofa Nahrawardaya mengaku tidak membayar robot buzzer untuk memainkan isu-isu yang beredar di media sosial. Pola semacam itu jelas membutuhkan biaya yang cukup besar. Mustofa mengutip pendapat seorang pakar tentang media sosial, Ismail Fahmi, yang menyebut bahwa isu populer di media sosial semacam trending topic di Twitter sesungguhnya bisa direkayasa. Namun jelas ada biaya yang harus dibayarkan untuk itu, konon berkisar Rp10 juta sampai Rp15 juta per lima jam. "Kita tidak punya duit. Itu mahal sepuluh juta untuk berapa menit (baca: per lima jam),” ujar Mustofa dalam program Indonesia Lawyers Club tvOne pada Rabu malam, 21 Agustus 2018. Ia pun menduga bahwa robot buzzer di media sosial justru digunakan oleh seseorang yang takut kekuasaannya hilang sehingga merasa perlu menggunakan berbagai cara. "Yang punya robot (media sosial) yang takut kekuasaannya hilang.” Mengenai kamp...

Di Negara Ini, Warga Dilarang Pakai Whatsapp, Facebook dan Twitter

Gambar
Warga di Chad, Afrika tengah, tak bisa menggunakan Whatsapp, Facebook, Twitter dan layanan media sosial lain sejak Maret 2018. (Reuters) Moslemcommunity.net - Warga diChad, di Afrika tengah, sejak lima bulan lalu dilarang memakai layanan populerWhatsapp,Faceboo, danTwitter melalui telepon genggam. Pemerintah tak mengumumkan alasan di balik pelarangan media sosial, yang pasti sejak lima bulan silam Whatsapp, Facebook, Twitter dan sejumlah layanan media sosial lain diblokir. Data yang diperoleh organisasi Internet Without Borders (IWB), seperti dikutip situs Quartz Africa, menyebutkan bahwa larangan media sosial dan layanan pesan diterapkan sejak 28 Maret. Larangan diberlakukan setelah konferensi nasional yang digelar pemerintah merekomendasikan perubahan undang-undang dasar yang memungkinkan President Idriss Deby tetap berkuasa hingga tahun 2033. Presiden Devy diangkat menjadi presiden Chad sejak 1990. Tak heran jika sejumlah pihak menyebut konferensi nasional tersebut sangat kontrover...

Muhadjir Effendy: "Pawai HUT RI Bercadar Tak Segawat di Medsos"

Gambar
(Foto: Twitter) Moslemcommunity.net - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhadjir Effendy telah bertemu dengan panitia karnaval dan pihak sekolah Kartika V Probolinggo, dalam video viral pawai siswi Taman Kanak-kanak berkostum cadar dan menenteng replika senjata laras panjang. Muhadjir meminta klarifikasi langsung dari panitia dan pihak sekolah. Klarifikasi dilakukan di Aula Polres Kota Probolinggo, pada Minggu petang kemarin, (19/8/2018). Dalam klarifikasi itu juga dihadiri Kapolres, Dandik dan beberapa tokoh agama dan organisasi masyarakat. "Setelah saya ketemu dan meminta klarifikasi. Melihat tayangan video secara utuh, masalahnya tidak segawat yang dimuat di media sosial," kata Muhadjir, Senin, (20/8/2018). Setelah mendapat penjelasan dari panitia dan sekolah, sebenarnya tema yang diangkat dalam pawai itu, adalah tentang perjuangan umat beragama (Islam) dalam kemerdekaan RI. Namun, video yang menyebar tidak utuh dan digoreng dengan isu yang berkaitan dengan...

Ciutan Ahoker Tentang Jokowi Pilih Maruf Amin, Rame-rame Serukan GOLPUT

Gambar
Foto: Facebook Moslemcommunity.net - Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memilih berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin sebagai cawapres di Pilpres 2019. Pasangan Jokowi-Maruf Amin didukung 9 partai politik: PDIP, Golkar, PKB, PPP, Nasdem, Hanura, PSI, PKPI, Perindo. Mereka menamakan sebagai 'Koalisi Indonesia Kerja'. Pilihan terhadap KH Ma'ruf Amin ini tak terduga. Dan akhirnya bikin shock para pendukung Ahok (Ahoker). Seperti diketahui KH Ma'ruf Amin adalah Ketua Umum MUI yang mengeluarkan "Fatwa" (pernyataan sikap) MUI terkait penistaan agama yang dilakukan Ahok. Kyai Ma'ruf juga menjadi saksi utama di persidangan Ahok yang menyatakan dan menegaskan bahwa Ahok telah menista agama. Akibatnya, banyak Ahoker yang menyerukan untuk GOLPUT di Pilpres 2019. Twitter Twitter Twitter Facebook Twitter Twitter Twitter Twitter Twitter Sumber: PortalIslam [http://news.moslemcommunity.net]

Ramai yang Gerah dengan Sebutan 'Cebong-Kampret', PKS Ambil Sikap

Gambar
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera--MI/RAMDANI (media Indonesia) Moslemcommunity.net - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) setuju dengan pernyataan KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) yang meminta tidak ada lagi sebutan 'kecebong' atau 'kampret' bagi pendukung tokoh politik. Menurutnya, media sosial harus memiliki etika, tidak boleh ada istilah cebonger atau kampreter. "Saya setuju, media sosial itu harus beretika, tidak boleh ada cebonger, tidak boleh ada kampreter. Kita itu harus menjadi kontestasi karya, kontestasi gagasan, saya dukung Aa Gym, setuju," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada detikcom saat dihubungi Minggu (8/7/2018) malam. Meski demikian, Mardani meminta agar pemerintah juga ikut andil dalam menyejukkan kontestasi politik. Menurutnya, pemerintah tidak boleh hanya berpihak pada satu kelompok, dalam hal ini kelompok yang pro dengan pemerintah. "Karena itu saya juga protes kenapa pihak Istana suka mengundang kelompok yang disebut cebonger ke sana...

'Cebong-Kampret' Istilah ini Tak Pernah Digunakan Neno Warisman, Ini Alasannya

Gambar
Neno Warisman (@Berita Hari Ini Dan Berita Sepakbola) Moslemcommunity.net - Ustazah Neno Warisman sepakat dengan ajakan untuk menghentikan sebutan cebong dan kampret. Neno mengaku tidak pernah menggunakan istilah tersebut. "Saya bicara sebagai seorang rakyat, di antara rakyat dengan rakyat itu tidak boleh terjadi. Makanya saya mengapresiasi Ustaz Bachtiar Nashir untuk menghentikan istilah itu supaya kita boleh beda pilihan karena semua sama, kamu mau memilih lagi, aku tak mau memilih lagi, itu sama sederajat," kata Neno di Taman Padang, Monas, Jakarta Pusat, Minggu (8/7/2018). Neno mengaku tidak pernah menggunakan istilah cebong dan kampret. Menurutnya, anggapan itu muncul karena masyarakat belum bisa mengungkapkan alasan terhadap pilihannya. "Saya memang dari awal tidak pernah sekalipun menggunakan kata tersebut. Saya itu sangat menyayangi manusia. Bagi saya, mereka belum tahu apa yang kita lakukan dan mungkin juga hal itu yang menjadi kekurangan kita, karena kita belu...

Duh! Jadi Korban yang juga Suka Di-Bully, Ratna Sarumpaet Ikut Bersuara tentang Istilah 'Kecebong-Kampret'

Gambar
Ratna Sarumpaet (Istimewa) Moslemcommunity.net - Ratna Sarumpaet berpendapat istilah 'kecebong' dan 'kampret' tidak pantas digunakan. Dia sendiri mengaku jadi korban yang paling banyak di-bully. "Itu sudah nggak pantas, apalagi kita kelas mahasiswa intelektual. Aku semarah marahnya, aku bilang jangan gitu dong. Kalau kaya gitu jadi kelihatan bodoh," kata Ratna Sarumpaet di Taman Pandang, Monas, Jakarta Pusat, Minggu (8/7/2018). Ratna mengatakan masyarakat Indonesia saat ini masih di tahap yang terlalu awal untuk menghormati demokrasi. Oleh sebab itu, kritik berujung jadi kemarahan. "Sebenarnya kita bisa saling mengkritik kok, tapi kan kemudian kritik itu jadi memunculkan kemarahan dengan kebencian akhirnya punya kebutuhan untuk bisa mencari nama yang bisa menghina orang," ujarnya. Ratna mengaku dirinya tidak terlalu menyoroti adanya istilah cebong dan kampret di masyarakat. Dia lalu cerita kerap jadi korban bully. "Kalau saya sih, saya kan sebe...

Teddy Gusnaidi: Kasihan SBY, ketika Dia 'Dipermalukan' Tidak Ada yang Membela. Netizen: Ciutan 'Orang Terpintar'

Gambar
Teddy-SBY. (Foto: Ist) Moslemcommunity.net - Politikus PKPI, Teddy Gusnaidi kembali memberikan kritikannya mengenai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hal ini berawal dari cuitan SBY yang menyebut penguasa melampaui batas. Atas tindakan penguasa yang seperti itu, menurut SBY hal itu menciderai keadilan dan akal sehat. SBY menilai rakyat tak berdaya, namun apakah penguasa itu tidak takut pada Allah? "Saya perhatikan, banyak penguasa yang lampaui batas sehingga cederai keadilan dan akal sehat. Mungkin rakyat tak berdaya, tapi apa tidak takut kpd Tuhan, Allah SWT ? *SBY," tulisnya. Saya perhatikan, banyak penguasa yang lampaui batas sehingga cederai keadilan dan akal sehat. Mungkin rakyat tak berdaya, tapi apa tidak takut kpd Tuhan, Allah SWT ? *SBY* — S. B. Yudhoyono (@SBYudhoyono) June 18, 2018 Menurut Teddy, cuitan SBY tersebut bukan berdasarkan data dan fakta, melainkan hanya berdasarkan dari perasaan. Berikut kritikan Teddy yang dikutip Tribunwow.com dari akun Twitter @Teddy...

Tragis, Traveler Jatuh ke Air Terjun Gara-gara Selfie

Gambar
Ilustrasi tenggelam. (Foto: Google) Moslemcommunity.net - Demi foto selfie sempurna, tak sedikit traveler yang rela bertaruh nyawa. Di India, seorang traveler jatuh dari air terjun gara-gara selfie. Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Rabu (20/6/2018), hal itu pun diketahui lewat sebuah video yang terekam oleh salah satu netizen di Air Terjun Gokak, Utara Karnataka, seperti diberitakan Times of India. Dalam video berdurasi singkat tersebut, tampak detik-detik terakhir dari sang korban yang diketahui bernama Ramjan Usman Kagji (35) dari Ghataprabha, India. Diduga ia tengah piknik sebelum tragedi itu menimpanya pada Sabtu sore lalu (16/6) Kronologisnya, Ramjan dan saudaranya disebut tengah mabuk berat dan tidak takut apa pun. Atas saran saudara dan temannya, Ramjan mendekati ujung tebing dekat air terjun untuk mendapat angle foto selfie terbaik. Hanya naas, pegangan Ramjan terlepas dan ia pun jatuh ke dasar air terjun yang diketahui memiliki tinggi 52 meter tersebut. Sebelumny...

Fadli Zon Sebut Pilkada Jabar Ternoda, Ferdinand Hutahaean: Berbohong Itu Terpuji, Jujur Itu Dosa!

Gambar
Fadli Zon dan Ferdinand Hutahaean. (Foto: Istimewa) Moslemcommunity.net - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon menyebut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat (Jabar) telah ternoda, Senin (18/6/2018). Pernyataan tersebut ia tulis melalui akun Twitter, @Fadlizon. Fadli mengatakan hal bertolak belakang saat dulu dinyatakan batal oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), namun sekarang mau dilantik. Dalam cuitan Fadli, ia tidak menyebutkan siapa yang dimaksud batal dalam pelantikan tersebut. Fadli menilai pelantikan ini merupakan kebohongan publik dan menganggap pemerintah menipu rakyat. Wakil Ketua DPR RI ini juga mengatakan bahwa Pilkada Jawa Barat telah ternoda. "Dulu dinyatakan batal oleh Menkopolhukam, sekarang mau dilantik, ini jelas kebohongan publik. Pemerintah menipu rakyat. Pilkada Jabar ternoda," tulis Fadli Zon. Dulu dinyatakan batal oleh Menkopolhukam, skrg mau dilantik, ini jelas kebohongan publik. Pemerintah menipu rakyat. Pilka...

Fahri Hamzah Sebut Gus Dur Jadi Presiden karena Amien Rais, Alissa Wahid Ungkap Hal Berbeda

Gambar
(Foto: youtube) Moslemcommunity.net - Alissa Wahid mengomentari pernyataan Fahri Hamzah, yang menyebutkan bahwa Abdurrahman Wahid (Gus Dur) terpilih jadi presiden karena faktor Amien Rais. Fahri Hamzah menambahkan jika ia yang telah menjadi saksinya langsung. Bahkan, ia meminta para GusDurian untuk berterima kasih kepada Amien Rais. @Fahrihamzah, "Terungkap bahwa GusDur jadi presiden karena faktor AR. Saya juga saksi sejarah, cc: GusDurian berterimakasilah ke AR." Akun @Rambate19 pun meminta tanggapan Alissa Wahid atas pernyataan itu. Alissa Wahid malah membeberkan hal yang berbalik dengan pernyataan Fahri Hamzah. Ia mengatakan jika faktor kepentingan Amien Rais yang dimainkan Gus Dur. Alissa menambahkan jika pada akhirnya Gus Dur membuktikan ia tak tunduk pada Amien Rais. Lantaran hal tersebut, Amien Rais melakukan manuver politik. Alissa malah menanyakan balik apa harus berterima kasih atas semua hal tersebut. @AlissaWahid, "Faktor kepentingan pak Amin Rais justru dim...

Gus Yahya ke Israel, Hamas dan Jutaan Rakyat Palestina Mengecam Keras! Bagaimana Menurut Kalian?

Gambar
Yahya Cholil Staquf. (twitter) Moslemcommunity.net - Tokoh Agama dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Yahya Cholil Staquf menjadi pembicara dalam Acara AJC (American Jewish Comittee) Global Forum di Yerusalem, Israel, Minggu (10/6/2018). Kehadiran Gus Yahya dalam Loka karya skala Internasional tersebut justru menuai kritik dari publik. Salah satunya diungkapkan oleh CEO AMI Group, Azzam M Izzulhaq. Dirinya melampirkan kanal pemberitaan dari hamas terkait kedatangan Gus Yahya ke Israel tersebut. Azzam bersependapat bahwa tindakan yang dilakukan itu merupakan suatu tindakan tercela. Sebagaimana yang terlansir di bawah ini dari akun @AzzamIzzulhaq, Selasa (12/6/2018). @AzzamIzzulhaq: HAMAS @hamasinfo dan jutaan rakyat Palestina MENGECAM KERAS datangnya 'ulama' Indonesia ke Israel. "Sungguh TINDAKAN TERCELA!", sebagaimana tertuang dalam Press Release mereka. HAMAS @hamasinfo dan jutaan rakyat Palestina MEN...

Hiks! Cuitan Sudjiwo Tejo Tentang Hebohnya Spanduk 'Jalan Tol Pak Jokowi'

Gambar
Foto: Google Moslemcommunity.net - Beberapa hari terakhir masyarakat Indonesia dihebohkan dengan kemunculan spanduk bertuliskan 'Jalan Tol Pak Jokowi'. Dalam spanduk ini terbaca "Pendukung #2019GantiPresiden, Anda sedang melewati jalan Tol Pak Jokowi." Foto spanduk tersebut diunggah di media sosial oleh salah seorang netizen dan menjadi viral. Tak hanya warganet, para politisi turut memberikan komentar. Budayawan Sudjiwo Tejo juga angkat bicara lewat media sosial. Dalam unggahan Instagram, Senin (11/6/2018), pria yang sempat berkuliah di ITB ini membagikan pemikirannya. Pria yang gemar mengenakan topi ini lebih memilih untuk mengingatkan tentang Keesaan Tuhan. Sifat tuhan yang esa, atau abadi, ini tidak membuat klaim-klaim atas apa yang ada di muka bumi. Ia juga menjelaskan jika aksi seperti ini bisa saja memberi dampak kurang baik untuk Jokowi. "Aku setuju @agusnoor_ , bila Jokowi kalah di 2019 itu antara lain karena ulah bujer-bujer yg lebay termasuk yang pasa...

Kisah Ustadz Abdul Somad Diberi Pesan Oleh Non-Muslim

Gambar
Ustadz Abdul Somad. (Dok. Pribadi) Moslemcommunity.net - Ternyata pengagum Ustaz Abdul Somad tidak berasal dari umat Islam saja. Ada juga orang non-Islam yang suka menyaksikan ceramahnya. Apa yang terjadi di kehidupan Ustaz Abdul Somad ini diungkapkan melalui akun Instagram pribadinya, @ustadzabdulsomad. Ustaz Somad hanya mengunggah sebuah foto yang bergambarkan komunikasi dirinya dengan non-Muslim itu. Dari pengamatan VIVA, tertulis kalimat komunikasi sebagai berikut, "Selama sore bpk ustad woww mantapp suka saya dengar dan lihat tvone tegas jelas serta mudah di mengerti suksessss pak ustaz salam keluarga" seperti dikutip dari tulisan itu. "Sukses selalu buat," tulis Ustaz Somad membalas pesan itu. Tak hanya berkirim pesan tulisan, orang itu juga mengirimkan sebuah foto yang memperlihat sejumlah orang sedang menonton televisi dan melihat Ustaz Somad sedang berceramah. Foto ini diunggah dengan ditulis keterangan yang berbunyi, "Seorang non-Muslim berkomentar t...

Astaghfirullaah.. Sungguh Biadab! Tentara Israel Edit Video Kematian Razan al-Najjar

Gambar
Warga Gaza mengantar jenazah perawat Palestina Razan Najjar (21 tahun) yang ditembak Israel, Sabtu (2/6).  Foto: AP Photo/Khalil Hamra Moslemcommunity.net - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah dikecam secara luas karena mengedit video yang berisi cuplikan pembunuhan petugas medis Palestina, Razan al-Najjar. Dalam video itu, Israel berusaha menggambarkan bahwa Razan bukanlah Angel of Mercy. Dilansir Independent, Sabtu (9/6), Pada Kamis, beberapa pejabat pemerintah dan militer Israel men-tweet video yang menyebutkan bahwa tindakan Hamas yang menggunakan perisai manusia atau tameng harus dihentikan. Video itu menunjukkan bagian dari wawancara Razan dengan media Lebanon al Mayeen TV. Dalam wawancara itu ia mengaku bertindak sebagai "perisai manusia". Namun dalam video lengkapnya, wanita muda itu mengatakan dia menghadiri aksi demonstrasi untuk menyelamatkan korban luka di garis depan. Dia tidak menyebutkan Hamas dalam wawancara itu. Kematiannya telah menjadi semacam seruan bag...

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia