Postingan

Menampilkan postingan dengan label Derita Muslim

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Korban Pembantaian Penduduk Desa Mali Bertambah Jadi 160 Orang

Gambar
Moslemcommunity - Korban tewas dalam serangan pembantaian penduduk desa di Mali bertambah menjadi 160 orang. Lonjakan jumlah korban tersebut disebutkan oleh pejabat lokal dan petugas keamanan setempat, setelah sebelumnya tim penyelidik PBB menyebutkan ada 153 orang tewas dan 73 orang terluka dalam serangan mengerikan tersebut. Serangan ini terjadi pada Sabtu (23/3) lalu di desa Ogossagou, kota Mopti, Mali Tengah. Saat itu, orang-orang bersenjata berpakaian tradisonal seperti suku pemburu Donzo menyerang desa yang dihuni oleh sebagian besar penggembala Fulani. Para penyerang ini menuding suku Fulani menyembunyikan para ekstremis Islam di desanya, di mana tuduhan ini dibantah keras oleh Fulani. "Serangan mengerikan ini menandai lonjakan yang signifikan dalam dalam serangkaian kasus kekerasan dilakukan oleh mereka yang menyebut dirinya sebagai 'kelompok pertahanan diri'. Mereka tampaknya berusaha membasmi kelompok-kelompok ekstremis brutal," kata juru bicara kantor HAM ...

PKS Sebut Langkah Jokowi Kurang Bijak

Gambar
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera. (Foto: Ist) Moslemcommunity - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta TNI-Polri untuk membantu menyosialisasikan kegiatan pemerintah adalah sebuah langkah tidak bijak. "Pernyataan ini tidak bijak dan offside," katanya kepada INILAHCOM, Minggu (26/8/2018) Ia menjelaskan, institusi TNI dan Polri seharusnya tidak fitarik masuk ke domain pemerintah. Polri dan TNI seharusnya dibiarkan berjalan sesuai aturan yang sudah ada. TNI Polri jangan dibebankan dengan sesuatu yang bukan tupoksi. "Institusi TNI dan Polri tidak perlu masuk pada domain tugas pemerintahan. Karena keduanya adalah institusi pilar negara," ujarnya. Sebagaimana diberitakan, Presiden Joko Widodo menyampaikan arahan khusus kepada perwira TNI-Polri untuk ikut menyosialisasikan program dan kerja-kerja pemerintah. Arahan untuk personel pertahanan negara dan penegak hukum itu disampaikan P...

Heboh! PKS Jawab GP Ansor yang Sebut #2019GantiPresiden Gerakan Banci

Gambar
Deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya (Hilda Meilisa Rinanda/detikcom) Moslemcommunity - GP Ansor mengomentari gerakan #2019GantiPresiden dan menyebutnya sebagai gerakan banci. Lalu, bagaimana respons PKS yang turut menggaungkan gerakan itu? "Dalam negara demokrasi, setiap warga negara diberikan kebebasan untuk menyampaikan pendapatnya selama tidak melanggar konstitusi," kata Ketua Komisi Kebijakan Publik Majelis Pertimbangan Wilayah PKS DKI Ahmad Yani, Minggu (26/8/2018). PKS juga tak merespons berlebihan soal pernyataan tersebut. Namun mereka meminta aparat bersikap adil jika ada pertikaian dalam penolakan gerakan itu. "Negara kita adalah negara hukum dan hukum harus ditegakkan. PKS meminta pada pihak aparat keamanan untuk memberikan perlakuan yang adil dan sama terhadap semua warga negara. Hukum harus ditegakkan," ujarnya. Sebelumnya, Ketum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyebut gerakan #2019GantiPresiden sebagai gerakan politik dari orang-orang yang frustr...

HRW: Muslim Rohingya yang Kembali Dari Bangladesh Disiksa Oleh Polisi Myanmar

Gambar
Pengungsian muslim Rohingya di Myanmar terbakar. ©REUTERS/Soe Zeya Tun Moslemcommunity - Sebuah kelompok hak asasi manusia terkemuka mengatakan pada hari Selasa (21/8/2018) bahwa pemantauan internasional sangat penting dalam pemulangan ribuan Muslim Rohingya karena otoritas Myanmar telah menyiksa dan memenjarakan orang-orang yang kembali dari Bangladesh. Sejak 25 Agustus 2017, lebih dari 750.000 pengungsi, sebagian besar anak-anak dan perempuan, telah melarikan diri dari Myanmar dan menyeberang ke Bangladesh setelah pasukan Myanmar melancarkan tindakan keras dan brutal terhadap komunitas Muslim minoritas tersebut, menurut Amnesty International. Lebih dari 24.000 Muslim Rohingya telah dibunuh oleh pasukan negara Myanmar sejak Agustus 2017, kata laporan baru oleh Badan Pembangunan Internasional Ontario. Myanmar menjanjikan pengembalian yang aman untuk pengungsi Rohingya, tetapi yang Muslim Rohingya menyatakan keraguan tentang keselamatan mereka. Human Rights Watch yang berbasis di New Y...

Ribuan Warga Tanda Tangani Petisi untuk Jokowi, Tuntut Gempa Lombok Sebagai "Bencana Nasional"

Gambar
Foto: Portal-Islam Moslemcommunity - Hingga saat ini pemerintah Jokowi belum juga menetapkan gempa bumi Lombok NTB sebagai Bencana Nasional. Padahal korban sangat banyak. Tercatat hingga Selasa (21/8/2018), jumlah korban jiwa dalam bencana gempa bumi di Lombok, NTB, mencapai 515 orang dan korban luka-luka 7.145 orang. Jumlah pengungsi mencapai 431.416 orang. Rumah rusak mencapai 73.843 unit. 798 fasilitias umum dan sosial mengalami kerusakan. Kerugian akibat gempa mencapai Rp 7,7 triliun diatas APBD NTB yang sekitar Rp 5 Triliun. Desakan untuk menetapkan Gempa Lombok sebagai Bencana Nasional terus gerbaung. Bahkan kini sudah beredar petisi online yang menuntut Presiden Jokowi menetapkan Gempa Lombok sebagai Bencana Nasional. “Jangan jadikan kunjungan ke Lombok sebagai pencitraan belaka,” tulis isi petisi. Sampai hari ini, Kamis (23/8/2018) pukul 06.37 WIB, sudah 9.754 yang menandatangani petisi di situs change.org. "Pemerintah sudah seharusnya menjadikan gempa di lombok sebagai s...

Hihi.. Konsistensi Sikap PDIP Terhadap Habib Rizieq Dipertanyakan

Gambar
Habib Rizieq di Arab Saudi.  Foto: istimewa Moslemcommunity - Kadiv Humas dan Advokasi Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mempertanyakan sikap koalisi pendukung capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin soal adanya kesan berharap dukungan dari Habib Rizieq Shihab. Menurutnya, tidak elok PDIP sebagai partai pengusung berharap dukungan Rizieq. "Kita sedikit malu melihat gerakan politiknya PDIP yang berharap didukung Habib Rizieq. Kita tahu selama ini PDIP sangat anti dengan Rizieq. Bahkan, berbeda pendapat sehingga tidak mudah dengan kelompok Habib Rizieq," tutur dia, Selasa (21/8). Ferdinand berpandangan, jika memang PDIP berharap dukungan Rizieq, berarti partai banteng moncong putih itu tidak konsisten dalam bersikap selama ini. Dengan begitu, lanjut dia, PDIP ingin menghalalkan segala cara untuk memenangkan kontestasi pilpres ini. "Tidak elok PDIP berharap dukungan Habib Rizieq yang selama ini terkonotasi sebagai kontra opini atau lawan politiknya...

Elite Demokrat: Sri Mulyani Meludah ke Atas Jatuh ke Muka Sendiri

Gambar
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri). (Foto: Antara) Moslemcommunity.net - Sindiran Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kepada Zulkifli Hasan soal utang RI menjadi perdebatan. Pernyataan Sri Mulyani turut menyinggung elite Demokrat karena Zulkifli menjabat menteri ketika era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Yang disampaikan Zulkifli tidak bisa dibandingkan oleh Sri Mulyani dengan membandingkan angka-angka. Itu tidak pintar namanya, karena angka-angka APBN 2009 dengan 2014 beda jauh," kata Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahahean kepada wartawan, Selasa malam, 21 Agustus 2018. Menurut Ferdinand, APBN 2009 mencapai sekitar Rp1.031 triliun. Angka ini bagi dia tak bisa dibandingkan dengan APBN sekarang yang sudah dua kali lipat atau sekitar Rp2.000 triliun. "Jadi perbandingan itu tidak pintar bila bandingkan besaran dana kesehatan dan pos lainnya yang tentu pasti akan lebih besar sekarang karena...

Erdogan, Lira Ambruk dan Serangan Panggilan Shalat

Gambar
Recep Tayyip Erdogan.  Foto: EPA Moslemcommunity.net - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Senin mengatakan serangan terhadap ekonomi Turki tidak ada bedanya dengan serangan terhadap benderanya atau panggilan shalat. Di dalam pidato yang telah direkam sebelumnya untuk memperingati Idul Adha, yang dimulai pada Selasa, Erdogan mengatakan tujuan dari krisis mata uang ialah membuat "Turki dan rakyatnya bertekuk lutut". Lira Turki telah merosot sebesar 40 persen tahun ini, akibat kekhawatiran mengenai pengaruh Erdogan dalam kebijakan moneter dan memburuknya pertikaian diplomatik dengan Amerika Serikat. Aksi jual telah menyebar ke pasar lain mata uang yang baru muncul dan saham global dalam beberapa pekan belakangan. "Serangan terhadap ekonomi kita tentu saja tak memiliki perbedaan dengan serangan terhadap panggilan shalat dan bendera kita. Tujuan sama. Sasarannya ialah membuat Turki dan rakyat Turki bertekuk lutut, untuk membuatnya jadi tahanan," kata Erdogan di da...

Haduuuh.. Jokowi Tambah Utang Rp 1.600 Triliun

Gambar
ilustrasi. Foto: Rachman Haryanto Moslemcommunity.net - Selama hampir empat tahun memimpin Indonesia, total utang pemerintahan di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) bertambah hingga ribuan triliun. Utang yang diambil itu, diklaim pemerintah lebih banyak untuk kegiatan-kegiatan produktif, seperti banyak dialokasikan kepada pembangunan infrastruktur. Adpun, sejak empat tahun atau pada periode 2014-2018 jumlah utang pemerintah bertambah dari Rp 2.608,8 triliun menjadi Rp 4.253,02 triliun per Juli. Berikut rincian kenaikannya: 1. Bertambah Rp. 1.644 Triliun Jumlah utang pemerintah bertambah dari Rp 2.608,8 triliun sejak 2014 menjadi Rp 4.253,02 triliun per Juli 2018. Mengutip Dokumen Nota Keuangan, Jakarta, Senin (20/8/2018), posisi utang pemerintah pada 2014 sampai Juli 2018 telah bertambah Rp 1.644,22 triliun. Kenaikan utang pemerintah saat periode Jokowi-JK tersebut sebagian besar bersumber dari SBN, utamanya SBN dalam denominasi rupiah. Hal ...

Sri Mulyani Mengaku Pembayaran Utang Negara Cukup Berat, Rizal Ramli: Ngapain Bantah Selama Ini

Gambar
Rizal Ramli dan Sri Mulyani. (Foto: Kompas) Moslemcommunity.net - Mantan Menteri Keuangan sekaligus mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli menanggapi utang negara yang jatuh tempo pada tahun 2019. Utang tersebut mencapai 409 triliun rupiah. Dilansir TribunWow.com, hal tersebut tampak melalui akun Twitter @RamliRizal yang ia tulis pada Sabtu (18/8/2018). Rizal Ramli langsung memberikan kritik bahwa akhirnya pemerintah akhirnya mengaku setelah melakukan kebohongan. "Lho kok baru ngaku? Piye toh ? Jadi ngapain ngibul dan bantah2 selama ini Madamme Anomali," tulisnya. Ciutan Rizal Ramli di Twitter. (Twitter)  Sementara itu, Sri Mulyani mengaku bahwa pembayaran utang tahun 2019 cukup berat karena utang negara cukup besar. "Tahun depan berat, banyak utang di masa lalu yang jatuh tempo cukup tinggi di 2019," ujar dia dalam acara konfrensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2019 di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2018) yang dikutip dari Kompas.com. Sri Mul...

Fahri: Habib Rizieq Tak Emosi Dikriminalisasi

Gambar
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. (Foto: Ist) Moslemcommunity.net - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengakui telah bertemu dengan Habib Rizieq Syihab selama lima jam di Makkah. Menurut dia, pertemuan lima jam itu cukup untuk mengetahui kemana arah gelombang. Menurut dia, Habib Rizieq mengakui ada jasa Ketua MUI KH. Maruf Amin dalam gelombang aksi 411 dan aksi 212 ketika menuntut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diadili atas kasus penistaan agama. "Tapi di sisi yang lain, sampai hari ini pemerintah belum bisa mendudukkan diri dalam gelombang anti penistaan agama. Sebagian pejabat masih merasa bersalah dengan kejadian itu. #AnomaliKoalisi," kata Fahri melalui twitternya @Fahrihamzah yang dikutip INILAHCOM, Sabtu (18/8/2018). Ia mengatakan ada titik ekstrem yang belum bisa dimengerti, yakni mengapa para pejabat itu mau melakukan kriminalisasi terhadap Habib Rizieq dan sekarang semuanya sudah SP3 kasusnya. "Lalu pada ekstrem yang lain mengapa mereka merekomendasikan Kyai Maru...

Teganya! Penumpang Batik Air Diturunkan dari Pesawat, Begini Ceritanya

Gambar
Ibu-ibu mengaku diturunkan dari Batik Air. (Viral/pempek_funny) Moslemcommunity.net - Seorang perempuan berinisial YS, pengguna jasa maskapai Batik Air, mengaku dilarang mengikuti penerbangan rute Jakarta-Medan. Dia dilarang mengikuti penerbangan karena membawa anaknya (PA) yang sedang sakit. Pengakuan itu disampaikan melalui video yang viral di media sosial Instagram, Jumat (10/8/2018). Dalam video tersebut, YS berada di kendaraan sambil menggendong PA. "Pengin pulang ke Medan. Kenapa kami dibatalkan, tidak boleh terbang? Padahal kami tadi sudah naik di pesawat, disuruh turun lagi. Ditanya, 'mana surat dokter?' Sudah kami tunjukkan. Dari pertama, satu, kedua, ketiga, keempat, kami langsung dipanggil lagi. Naik, turun lagi, ditanyai," kata YS seperti dalam video yang dilihat detikcom. "Saya tahu anak saya sakit, anak saya bau. Saya mau pulang ke Medan, apakah anak saya ini memang tidak bisa diterbangkan, apa salah?" imbuhnya. Menurut pihak Batik Air, YS ber...

Biadab! Lagi dan Lagi, Israel Tembak Mati Paramedis di Gaza

Gambar
Seorang demonstran Palestina terluka oleh serangan Israel dalam aksi Great March of Return. Foto/REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa Moslemcommunity.net - Pasukan Israel menembak mati dua orang, termasuk paramedis, dalam demo Great March of Return di Jalur Gaza, Palestina, hari Jumat. Sebanyak 121 orang lainnya terluka, termasuk 57 orang yang terkena tembakan peluru tajam. Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) mengutuk keras pembunuhan terhadap petugas medis bernama Abdullah al-Qatati. Paramedis itu tewas ditembak saat bertugas di Rafah. "Abdullah menawarkan diri dengan Lembaga Bantuan Medis untuk memberikan bantuan medis kepada orang-orang yang terkena dampak selama demo Great March of Return," kata pihak PRCS kepada Russia Today, Sabtu (11/8/2018). Israel pernah dikecam masyarakat internasional ketika pasukannya menembak mati paramedis Gaza bernama Razan al-Najjar beberapa waktu lalu. Dalam insiden hari Jumat, lima paramedis lain yang bertugas bersama Abdullah juga terluk...

Skak! Pilpres 2004 dan 2009 Diungkit, PD Tuding PDIP Panik dan Halusinasi Tinggi

Gambar
Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum PD Ferdinand Hutahaean.  (Foto: Twitter/@LawanPoLitikJKW) Moslemcommunity.net - Ramai-ramai tudingan soal adanya aparat tidak netral di Pilkada masih bergulir. Setelah PDIP balas balas menuding SBY justru menggunakan alat-alat negara agar tidak netral pada Pilpres 2004 dan 2009, Demokrat kini menganggap PDIP panik. Pernyataan yang mengungkit Pilpres 2004 dan 2009 disampaikan oleh Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun. Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menganggap Komarudin panik dan berhalusinasi. "Komaruddin Watubun terlihat panik ya memberikan penjelasan. Bahkan dia menyebut SBY menggunakan intelijen pada Pilpres 2004. Dia sampai lupa, saat itu Megawatilah Presiden yang menjadi calon incumbent atau petahana. Lantas bagaimana ceritanya SBY bisa peralat intelijen 2004?" kata Ferdinand kepada wartawan, Minggu (24/6/2018). Ferdinand juga membantah SBY menggerakkan aparat untuk tidak netral di Pilpres 2009. Dia m...

Teddy Gusnaidi: Kasihan SBY, ketika Dia 'Dipermalukan' Tidak Ada yang Membela. Netizen: Ciutan 'Orang Terpintar'

Gambar
Teddy-SBY. (Foto: Ist) Moslemcommunity.net - Politikus PKPI, Teddy Gusnaidi kembali memberikan kritikannya mengenai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hal ini berawal dari cuitan SBY yang menyebut penguasa melampaui batas. Atas tindakan penguasa yang seperti itu, menurut SBY hal itu menciderai keadilan dan akal sehat. SBY menilai rakyat tak berdaya, namun apakah penguasa itu tidak takut pada Allah? "Saya perhatikan, banyak penguasa yang lampaui batas sehingga cederai keadilan dan akal sehat. Mungkin rakyat tak berdaya, tapi apa tidak takut kpd Tuhan, Allah SWT ? *SBY," tulisnya. Saya perhatikan, banyak penguasa yang lampaui batas sehingga cederai keadilan dan akal sehat. Mungkin rakyat tak berdaya, tapi apa tidak takut kpd Tuhan, Allah SWT ? *SBY* — S. B. Yudhoyono (@SBYudhoyono) June 18, 2018 Menurut Teddy, cuitan SBY tersebut bukan berdasarkan data dan fakta, melainkan hanya berdasarkan dari perasaan. Berikut kritikan Teddy yang dikutip Tribunwow.com dari akun Twitter @Teddy...

Demokrat: Jangan Samakan Kebijakan Era SBY dengan Sekarang

Gambar
Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon (kanan).  Foto: Dok Pri. Moslemcommunity.net - Ketua DPP Demokrat, Jansen Sitindaon meminta pemerintah tidak mencari dalih pelantikan perwira aktif polisi atau TNI, untuk diterapkan pada Komjen M. Iriawan sebagai Plt Gubernur Jabar. Walaupun di era SBY hal itu pernah dilakukan, namun menurutnya itu tidak bisa menjadi dasar 'yurisprudensi politik' bisa dilakukan kembali. "Tanri Bali sudah alih status, dari TNI menjadi PNS dengan menjadi jadi Dirjen Kesatuan Bangsa dan Politik di Kemendagri, baru kemudian diangkat jadi Plt Gubernur. Setia Purwaka juga sebelumnya sudah alih status jadi PNS menjadi Irjend di Kementrian Informasi dan Teknologi baru kemudian diangkat jadi Plt. Gubernur Jatim. Jadi berbeda dengan M. Iriawan ini," ujar Jansen dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (19/6). Karena itu, ia menegaskan jangan disama-samakan kebijakan pada presiden sebelumnya, apalagi dijadikan 'yurisprudensi politik' kebijak...

Aktivis 98 Akan Gelar Rembuk Nasional, Respon Terhadap Kondisi Tanah Air 10 Tahun Terakhir

Gambar
Eks aktivis 98 Benny Ramdhani - (Foto: Istimewa) Moslemcommunity.net - Eks aktivis 98 Benny Ramdhani mengatakan pihaknya akan menggelar Rembuk Nasional yang diinisiasi oleh Aktifis 98. Perhelatan ini adalah respon terhadap kondisi tanah 10 tahun terakhir. "Aktifis 98 melihat bahwa Indonesia sedang menghadapi ancaman yang sangat serius dari kelompok intoleran, radikal dan teroris," katanya kepada INILAHCOM, Selasa (19/6/2018) Senator Sulawesi Utara ini menjelaskan, kelompok ini sekalipun jumlahnya kecil, tapi mereka memiliki kekuatan daya hancur dan daya rusak yang sangat high eksplosive. "Tidak saja hanya kepada rusak dan hancurnya tatanan kehidupan masyarakat, harmoni sosial, kerukunan antar umat beragama, sistem demokrasi, tapi juga bagi eksistensi NKRI dan Ideoligi Pancasila," ujarnya. Ketua Bidang Organisasi Partai Hanura ini menyebut aktivis 98 tidak lagi hantu yang tidak bisa dilihat wujudnya dengan gerakan klandeisteinnya, tapi telah berwujud nyata bahkan be...

Kendali Ekonomi Jokowi Yang Bikin Resah

Gambar
Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli - (Foto: istimewa) Moslemcommunity.net - Lebaran usai, dinamika politik kembali memanas. Ironisnya, sejumlah indikator makro-ekonomi masih belepotan warna merah. Jelas ini meresahkan. Ekonom senior Rizal Ramli (RR) menegaskan, ekonomi sudah lampu kuning karena deficit neraca berjalan (current account) terus berlangsung, sementara utang menggunung. Mantan Menko Ekuin Kwik Kian Gie juga mengkhawatirkan terus membumbungnya utang pemerintah dan swasta, yang kini nyaris Rp5.000 triliun. Dia juga menyoroti sejumlah indikator makro-ekonomi di era Joko Widodo, yang belepotan warna merah. Sekadar mengingatkan saja, BI tahun ini, memperkirakan defisit transaksi berjalan bakal bertengger di 2,3% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Nominalnya di kisaran US$23 miliar, alias Rp326,4 triliun. Angka ini lebih tinggi kertimbang proyeksi sebelumnya yang berkisar 2,2%-2,3% terhadap PDB. Sepanjang 2018, angka-angka itu memang bertabur defisit. Sampai April...

Komjen Iriawan Janji Tunaikan Sumpah Sebagai Pj Gubernur

Gambar
Mendagri Tjahjo Kumolo (kiri) melantik Komjen Pol Mochamad Iriawan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Senin (18/6). (Foto: Akurat.co) Moslemcommunity.net - Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Barat M Iriawan akan menjalani masa jabatannya selama tiga bulan ke depan. Dia mengaku fokus pada tiga kegiatan selama memimpin pemerintahan Provinsi Jawa Barat. "Tugas skala prioritas yaitu mensuskeskan pilkada ini dan ini jadi taruhan saya dan memaksimalkan ini. Termasuk Asian Games nanti 13 venue. Saya harus mempersiapkan pelantikan Gubernur nanti sehingga nanti peralihan dari Pj ke gubernur bisa lancar," ujar Iriawan pada Republika, Selasa (19/6). Meski begitu, penunjukannya yang menjadi kontroversi membuatnya harus meluruskan permasalahan tersebut. "Saya adalah bhayangkara sejati. Saya sebagai prajurit di perintahkan negara sebagai Pj dan juga tidak pernah terpikirkan dalam otak saya untuk jadi Pj Gubernur," jelasnya. Iriawan tetap berpegan...

Rizal Ramli: SBY Sangat Menghargai Perbedaan Pendapat dan Demokrasi

Gambar
Rizal Ramli/Net Moslemcommunity.net - Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Perindustrian (Menko Perekonomian) Rizal Ramli menanggapi cuitan Presiden Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter @RamliRizal yang ia tuliskan pada Minggu (17/6/2018). Mulanya, SBY menyebut banyak penguasa yang melampaui batas. Aatas tindakan penguasa yang seperti itu, menurut SBY dapat menciderai keadilan dan akal sehat. Atas perbuatan penguasa itu, SBY menilai rakyat tak berdaya, namun apakah penguasa itu tidak takut pada Allah?. "Saya perhatikan, banyak penguasa yang lampaui batas sehingga cederai keadilan dan akal sehat. Mungkin rakyat tak berdaya, tapi apa tidak takut kpd Tuhan, Allah SWT ? *SBY," tulisnya. Saya perhatikan, banyak penguasa yang lampaui batas sehingga cederai keadilan dan akal sehat. Mungkin rakyat tak berdaya, tapi apa tidak takut kpd Tuhan, Allah SWT ? *SBY* — S. B. Yudhoyono (@SBYudhoyono) June 18, 2018 Me...

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia