Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cebong

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Aa Gym Minta Stop Panggilan 'Kecebong' dan 'Kampret', Abu Janda Justru Ngaku Sebagai "Cebong"

Gambar
Moslemcommunity.net - KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) meminta kepada masyarakat jangan menyebut orang dengan gelar yang buruk, termasuk memanggil 'kecebong' atau 'kampret'. Dua sebutan itu sering disematkan oleh para pendukung tokoh politik tertentu. "Jadi jangan panggil dengan gelaran yang buruk. Yang satu panggil kecebong, yang satu panggil kampret," kata Aa Gym, dalam acara Kajian Tauhid, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (8/7/2018). Aa Gym pun sering bertanya kepada hadirin yang hadir untuk mengingatkan hal tersebut. Masyarakat pun mengulang apa yang dikatakan oleh Aa Gym. "Jangan memanggil orang dengan gelar buruk," ucap masyarakat berbarengan. Namun ternyata di balik nasihat ini, salah satu pendukung Jokowi Ahok Abu Janda alias Permadi Arya justru mengaku dirinya sebagai "cebonk". Di akun twitternya, Abu Janda mengunggah foto pendawa cebonk mohon maaf lahir batin ya Kampret. maafkan jika kebahagiaan kami ini menyiksamu kami tak ber...

Terlalu! Aa Gym Minta Stop 'Cebong-Kampret', dari Partai Hanura Malah Bilang Begini

Gambar
 Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir (merdeka) Moslemcommunity.net -  Partai Hanura mempertanyakan sikap KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) yang baru sekarang menyoroti istilah 'cebong-kampret' bagi pendukung tokoh politik. Padahal istilah tersebut sudah ada sejak 2014 silam. "Aa Gym kamana wae (ke mana saja)? Sejak 2014 istilah cebong diberikan kepada pendukung Jokowi, tapi si Aa diem aja, bahkan bisa jadi sering mendengar sambil tersenyum," kata Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir kepada detikcom, Minggu (8/7/2018). Inas menilai istilah cebong semakin kentara setelah ada aksi bela Islam. Sehingga ada dua kelompok pendukung tokoh yang mengunggunakan istilah negatif untuk mem-bully. Dan, Inas menanggap Aa Gym tersinggung sehingga baru menyoalkan istilah 'Cebong-Kampret'. "Istilah kampret muncul setelah berbagai aksi bela Islam, dimana dalam grup-grup WA sebutan cebong kepada pendukung Jokowi lagi santer-santernya. Tapi setelah kelompok yang anti-Jokowi ...

Ramai yang Gerah dengan Sebutan 'Cebong-Kampret', PKS Ambil Sikap

Gambar
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera--MI/RAMDANI (media Indonesia) Moslemcommunity.net - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) setuju dengan pernyataan KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) yang meminta tidak ada lagi sebutan 'kecebong' atau 'kampret' bagi pendukung tokoh politik. Menurutnya, media sosial harus memiliki etika, tidak boleh ada istilah cebonger atau kampreter. "Saya setuju, media sosial itu harus beretika, tidak boleh ada cebonger, tidak boleh ada kampreter. Kita itu harus menjadi kontestasi karya, kontestasi gagasan, saya dukung Aa Gym, setuju," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada detikcom saat dihubungi Minggu (8/7/2018) malam. Meski demikian, Mardani meminta agar pemerintah juga ikut andil dalam menyejukkan kontestasi politik. Menurutnya, pemerintah tidak boleh hanya berpihak pada satu kelompok, dalam hal ini kelompok yang pro dengan pemerintah. "Karena itu saya juga protes kenapa pihak Istana suka mengundang kelompok yang disebut cebonger ke sana...

'Cebong-Kampret' Istilah ini Tak Pernah Digunakan Neno Warisman, Ini Alasannya

Gambar
Neno Warisman (@Berita Hari Ini Dan Berita Sepakbola) Moslemcommunity.net - Ustazah Neno Warisman sepakat dengan ajakan untuk menghentikan sebutan cebong dan kampret. Neno mengaku tidak pernah menggunakan istilah tersebut. "Saya bicara sebagai seorang rakyat, di antara rakyat dengan rakyat itu tidak boleh terjadi. Makanya saya mengapresiasi Ustaz Bachtiar Nashir untuk menghentikan istilah itu supaya kita boleh beda pilihan karena semua sama, kamu mau memilih lagi, aku tak mau memilih lagi, itu sama sederajat," kata Neno di Taman Padang, Monas, Jakarta Pusat, Minggu (8/7/2018). Neno mengaku tidak pernah menggunakan istilah cebong dan kampret. Menurutnya, anggapan itu muncul karena masyarakat belum bisa mengungkapkan alasan terhadap pilihannya. "Saya memang dari awal tidak pernah sekalipun menggunakan kata tersebut. Saya itu sangat menyayangi manusia. Bagi saya, mereka belum tahu apa yang kita lakukan dan mungkin juga hal itu yang menjadi kekurangan kita, karena kita belu...

Duh! Jadi Korban yang juga Suka Di-Bully, Ratna Sarumpaet Ikut Bersuara tentang Istilah 'Kecebong-Kampret'

Gambar
Ratna Sarumpaet (Istimewa) Moslemcommunity.net - Ratna Sarumpaet berpendapat istilah 'kecebong' dan 'kampret' tidak pantas digunakan. Dia sendiri mengaku jadi korban yang paling banyak di-bully. "Itu sudah nggak pantas, apalagi kita kelas mahasiswa intelektual. Aku semarah marahnya, aku bilang jangan gitu dong. Kalau kaya gitu jadi kelihatan bodoh," kata Ratna Sarumpaet di Taman Pandang, Monas, Jakarta Pusat, Minggu (8/7/2018). Ratna mengatakan masyarakat Indonesia saat ini masih di tahap yang terlalu awal untuk menghormati demokrasi. Oleh sebab itu, kritik berujung jadi kemarahan. "Sebenarnya kita bisa saling mengkritik kok, tapi kan kemudian kritik itu jadi memunculkan kemarahan dengan kebencian akhirnya punya kebutuhan untuk bisa mencari nama yang bisa menghina orang," ujarnya. Ratna mengaku dirinya tidak terlalu menyoroti adanya istilah cebong dan kampret di masyarakat. Dia lalu cerita kerap jadi korban bully. "Kalau saya sih, saya kan sebe...

Tanggapi Seruan Aa Gym untuk Tak Lakukan Panggilan 'Kecebong-Kampret', Ini Kata Sandiaga

Gambar
Sandiaga Uno Moslemcommunity.net - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno setuju dengan pernyataan Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) agar masyarakat tak menggunakan panggilan 'kecebong-kampret'. Sandiaga juga mengaku tidak menyukai penyematan panggilan tersebut ke kelompok politik tertentu. "Setuju, saya paling nggak suka itu kata-kata itu. Saya paling sebel banget dengar kata kecebong-kampret. Menyebut nama-nama yang merendahkan. Kita sepakat banget sama Aa Gym," kata Sandiaga di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (8/7/2018). Sandiaga mengaku tidak pernah menggunakan kata-kata tersebut. Penggunaan kata tersebut, menurutnya, dapat membuat warga semakin terpecah dan berdampak negatif. "Saya nggak pernah menggunakan kata-kata tersebut dan itu kata-kata yang medegradasi kita. Membuat kita tambah pesimis dan begitu kita berfikir pesimis kita berfikir negatif," jelas Sandiaga. Sandiaga mengajak warga menggunakan kata-kata yang sopan dan bijak. Dia meminta warga mement...

Ini Kata Aa Gym Minta Kenapa Jangan ada Panggilan 'Kecebong' dan 'Kampret'

Gambar
Aa Gym (Istimewa) Moslemcommunity.net - KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) meminta kepada masyarakat jangan menyebut orang dengan gelar yang buruk, termasuk memanggil 'kecebong' atau 'kampret'. Dua sebutan itu sering disematkan oleh para pendukung tokoh politik tertentu. "Jadi jangan panggil dengan gelaran yang buruk. Yang satu panggil kecebong, yang satu panggil kampret," kata Aa Gym, dalam acara Kajian Tauhid, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (8/7/2018). Aa Gym pun sering bertanya kepada hadirin yang hadir untuk mengingatkan hal tersebut. Masyarakat pun mengulang apa yang dikatakan oleh Aa Gym. "Jangan memanggil orang dengan gelar buruk," ucap masyarakat berbarengan. Sebutan 'kecebong' dan 'kampret' muncul setelah Pilpres 2014. Saat itu Joko Widodo (Jokowi) berhadapan dengan Prabowo Subianto. Masing-masing pendukung pun saling melekatkan sebutan itu ke pendukung rivalnya. Dalam acara tersebut dihadiri pula oleh Gubernur Nusantara T...

Begini Cara Menghadapi Kaum Cebong, Mau Tahu? Atau Mau Banget?

Gambar
Moslemcommunity.net - Oleh: Irkham Fahmi al-Anjatani Banyak di antara kita yang sering dibuat gemes oleh kaum cebong, termasuk saya sendiri. Percuma kita berdebat dengan mereka menggunakan data dan fakta, mereka tidak akan mau menerimanya. Semua akan dibilang hoax oleh mereka, tanpa bisa membuktikan yang aslinya. Cara mereka bermujadalah dengan cara debat kusir, ngelantur kemana-mana. Kadangkala juga mereka muter-muter dalam menyampaikan pernyataan, tanpa argumentasi. Tidak jarang pula mereka menyampaikan ungkapan-ungkapan kasar layaknya preman jalanan. Semua bertolak belakang dengan pemampilannya yang sok intelek dan sok santri. Penolakan terhadap syariat Islam, misalnya, mereka hanya berdasarkan alasan politis, bukan alasan syar'i, yakni 'menerapkan syariat Islam sama saja dengan merongrong Pancasila dan NKRI'. Terus saja mereka memutar-mutar pernyataan itu, sebuah alasan politis yang jauh dari alasan-alasan syar'i. Kaum cebong tidak akan mau menerima nasehat. Yang a...

KOCAK! Maksud Hati Ajak Mentri Susi Nyinyiri Anies Baswedan, Apa Daya Terpaksa Gigit Jari

Gambar
Ss Twitter Moslemcommunity.net - Hujan deras yang melanda Jakarta Ahad 10 Desember 2017 malam menyebabkan beberapa titik mengalami banjir. Kemunculan banjir ini kemudian dijadikan bahan bullyan oleh para pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Berbondong-bondong mereka menyalahkan Gubernur DKI Jakarta saat ini, Anies Baswedan. Anies dinilai tidak becus mengurus Jakarta, padahal Anies baru menjabat selama 2 bulan. Komentar-komentar negatif pun turut dilayangkan oleh akun twitter @yusuf_dumdum. Ia menyebut Anies-Sandi memang jenis telah menerima tantangan Menteri Susi Pudjiastuti untuk benahi danau ibukota, tapi mereka malah membuat satu ibukota menjadi danau. "Anies dan Sandi memang jenius, ditantang Bu @susipudjiastuti benahi danau Ibukota, eh malah satu Ibukota yang dijadikan danau. Bukan jadi indah malah banjir kotanya, kelelep warganya. Trus Jokowi dan Ahok yang jadi kambing hitamnya. Lol," tulisnya dengan memention akun Menteri Susi @susipudjiastuti, Rabu 13 Desembe...

Semangat TOKOH JIL Menggebu, Apa Daya Tanpa Data Valid dan Fakta Hasilnya pun ZONK!

Gambar
Moslemcommunity.net - Semangat tokoh-tokoh JIL untuk mengkritik Gubernur DKI Anies Baswedan kerap berbalik menjadi bahan tertawaan. Mungkin karena begitu semangatnya, mereka tidak melihat data dan fakta terlebih dahulu. Salah satunya dialami Guntur Romli, baru-baru ini. Ia mempertanyakan keberpihakan Anies kepada rakyat terkait dana parpol. “Di mana keberpihakan, Anies bagi-bagi duit untuk parpol-parpol dengan angka fantastis 17,7 Miliar! Bandingkan zaman Ahok hanya 1,8 Miliar. Ke mana-mana ngeluh2 PAUD, eh yang cepat2 dicairkan hibah parpol di 2017 ini,” kicaunya melalui akun Twitter @gunromli, 30 November lalu. Rupanya, peningkatan dana parpol menjadi 17,7 Miliar itu diteken oleh Djarot di APBD-P 2017. Pada Selasa (12/12/2017), Kumparan merilis berita berjudul Bukti Dana Parpol Rp 17,7 M Diteken Djarot di APBD-P 2017. Tak pelak, “serangan” Guntur Romli itu pun ditertawakan oleh Pendiri Indonesia Tanpa JIL (ITJ) Akmal Sjafril. “OK, sebelum menutup kegiatan di Twitter malam ini, mari ...

KOCAK ABIS! Begini Fitnah Murahan ala Cebong

Gambar
Moslemcommunity.net - Cebong Kalau Gak Fitnah Gak Makan Mereka... Mereka fitnah Gubernur DKI Anies Baswedan terkait banjir. Foto banjir di Sumatera Utara mereka pakai untuk memfitnah Gubernur Anies. "Terimakasih Pak Gubernur banyak org Jakarta yg punya kolam renang pribadi. Ini Gubernur yg amanah, kalau Ahok biasa memberikan kail nya tapi Anis menyediakan kolamnya..." -- demikian ditulis akun fb Arjuna Sumanto di Grup 'Jokowi Presiden RI 2019'. PADAHAL FOTO YANG DIJADIKAN BAHAN FITNAH ADALAH FOTO KEJADIAN BANJIR DI SUMATERA UTARA... HERANNYA STATUS FITNAH CEBONG INI BANYAK YG KASIH "LIKES" DAN "SHARE". Ini link beritanya dan foto aslinya.... [Antara, Minggu, 10 Desember 2017] BANTU EVAKUASI WARGA KORBAN BANJIR Seorang warga mengevakuasi tetangganya yang terjebak banjir di rumahnya, kawasan pinggiran Sungai Deli, Kecamatan Medan Maimun, Medan, Sumatera Utara, Selasa (7/11). ANTARASUMUT/Irsan Mulyadi/17. Link: https://sumut.antaranews.com/foto/17143...

Frustasi Tak Mampu Bendung Umat Islam, Tingkah Metro Tv Klejotan Tak Karuan, Masih Mau Nonton Metro Tv?

Gambar
Tonton videonya scrool ke bawah Moslemcommunity.net - Mereka tak mampu membendung langkah kaum muslimin yg berduyun-duyun, maka yg bisa mereka lakukan adalah membelokan opini, membuat framing seenak jidat mereka sendiri. Metro Tipu, media Hari Tanu semua sama bikin Framing sesuai kepentingan mereka sendiri. Tapi satu yg mereka lupa... Mereka membuat makar padahal Allahlah sebaik-baik pembuat makar. Mereka lupa kalo umat tak lagi bertumpu pada mereka, umat tak lagi percaya pada mereka. Umat kini punyq media sendiri, media yg hadir disetiap genggaman mereka, medsos. Ayo terus lawan pembelokan Opini yg mereka lakukan, dengan cara share sebanyak mungkin Opini lurus dr kegiatan Reuni 212 ini. Karna bisa jadi revolusi itu diujung jempol kita.[Imam Mawardi] #INTOLERANSI Kamu masih mau nonton Metro TV? Ketika jutaan umat Islam berkumpul memadati setiap jengkal jalan, disana pasangan calon pengantin Kristiani diberi jalan, dipayungi dari hujan, bagi MetroTV, Umat dengan kepedulian pada sesama ...

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia