Postingan

Menampilkan postingan dengan label Nasdem

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Ribut dengan NasDem, Bendera PSI Dibuang ke Tempat Sampah, Camat Dipolisikan

Gambar
Moslemcommunity - Dua partai pendukung capres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin saling serobot pasang bendera partai di Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara, Selasa (26/3/2019) dini hari. Dua partai politik (parpol) itu yakni Partai NasDem dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Insiden itu menyebabkan bendera PSI yang sudah dipasang di sepanjang jalan di wilayah Kecamatan Mapanget, dicopot oleh petugas. Salah satu oknum yang diduga ikut mencopot bendera PSI adalah oknum camat. Dalam video yang diunggah politisi PSI, Mohamad Guntur Romli, tampak seorang pria diduga camat berdebat dengan seorang wanita yang diduga politisi PSI. Sang camat menyebut Partai NasDem lebih dulu memasang bendera partai. Sebaliknya, politisi PSI juga mengklaim mereka yang lebih dulu memasang bendera di sepanjang jalan. “NasDem saya tahu lebih dulu (memasang bendera). Oh ini bagaimana, sama-sama dukung. Pokoknya dorang (Nasdem) lebih dulu,” ucap seorang pria diduga camat. Sementara wanita yang merekam...

Bandar Narkoba Kelas Kakap! BNN: Narkotika Milik Anggota DPRD NasDem Merupakan Jenis Baru

Gambar
(Tersangka pemilik dan pengendali narkoba jaringan internasional yang juga anggota DPRD Langkat dari Fraksi NasDem Ibrahim Hasan) ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi Moslemcommunity - Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan uji laboratorium terhadap 105 kg sabu dan 30.000 butir ekstasi milik anggota DPRD Langkat dari F-NasDem, Ibrahim Hasan. Hasilnya, kedua jenis narkotika itu berkualitas paling bagus. "Dua temuan itu hasil pemeriksaan, baik sabu dan ekstasi tersebut, adalah jenis yang lebih kuat dan lebih enak untuk para pemakai atau pengguna," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari dalam keterangannya, Kamis (6/9/2018). Arman menjelaskan, dari pemeriksaan BNN, 30.000 pil ektasi milik Ibrahim memiliki kandungan pantylon dicampur dengan kafein. Menurut Arman, ekstasi tersebut merupakan jenis yang baru ditemukan di Indonesia. "Jenis ini baru pertama ditemukan di Indonesia," tambahnya. Tak hanya itu, BNN juga menemukan sabu jenis blue ice. Arman menjelaskan s...

Ngeri, Ternyata Eks Politisi Nasdem Merupakan Bandar Narkoba Internasional

Gambar
Moslemcommunity - Badan Narkotika Nasional kembali meringkus anak buah Ibrahim Hasan alias Hongkong (45), bernama Firdaus alias Daus (44) saat tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, dari Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu 22 Agustus 2018. Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari mengatakan Daus terlibat pada penyelundupan narkoba dengan barang bukti sabu seberat 105 Kilogram dan 30 ribu Pil Ekstasi yang diamankan di sebuah Kapal Motor di Perairan Selat Malaka, Minggu 19 Agustus 2018. "Daus adalah suruhan Ibrahim alias Hongkong untuk mengantar sabu dengan speedboat dari Pulau Pinang, Penang, Malaysia ke tempat serah terima di tengah laut," ucap Arman kepada wartawan di Medan, Rabu 22 Agustus 2018. Daus sendiri sudah mengetahui bahwa Ibrahim bersama 5 orang pelaku masing-masing berinsial masing-masing R, I, AR, J dan A sudah diamankan oleh petugas BNN. Ia pun, mencoba mengelabui petugas BNN yang melakukan pengejaran terhadap dirinya. "Daus berupaya men...

Kata NasDem: Cawapres Jokowi Pasti Buat Gempar Indonesia

Gambar
Sekjen Nasdem Johnny G Plate. (Leo/era.id) Moslemcommunity.net - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengantongi nama cawapres untuk mendampinginya di Pilpres 2019. Cawapres Jokowi disebut NasDem akan bikin gempar Indonesia. "Cluenya pasti (cawapres) itu pendamping hebat buat Pak Joko Widodo, pasti diterima dengan senang hati oleh semua partai koalisi, pasti membuat gempar Indonesia karena itu tokoh yang cocok untuk Indonesia 2019-2024," kata Sekjen Nasdem Johnny G. Plate di kantor DPP NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018). Siapa cawapres yang dikantongi Jokowi, Johnny tak menyebutnya. Dia hanya menegaskan cawapres yang dipilih bisa diterima semua kalangan. "Ini adalah tokoh yang profesional dari partai politik maupun non partai politik. Tokoh yang hebat," tegas dia. NasDem menurutnya menyerahkan keputusan nama cawapres kepada Jokowi. Cawapres pilihan Jokowi diyakini punya visi yang sama dengan NasDem terkait Indonesia "Kami meyakini juga tadi se...

GAWAT! Anggota Komisi IX Menyatakan 'Susu' di Produk Kental Manis Penipuan Publik!

Gambar
Moslemcommunity.net - Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi NasDem Irma Suryani Chaniago menyatakan pihaknya telah mengkritisi persoalan susu kental manis sejak 2 tahun lalu. Dia mengatakan kata 'susu' di produk kental manis merupakan penipuan publik. "Sudah dari dua tahun lalu kami di komisi IX mengkritisi hal tersebut. Karena selain tidak mengandung susu sapi, ternyata produk susu kental manis ini mengandung lebih dari 40% gula, sehingga selain merusak gigi, produk ini juga tidak memiliki kandungan gizi susu. Karena yang dikandung hanya 8% lemak susu. Tentu ini dapat di kategorikan penipuan publik!" kata Irma kepada detikcom, Rabu (5/7/2018) malam. Dia meminta kata susu dihilangkan dari produk kental manis. Menurutnya, tak ada kandungan susu dalam produk kental manis tersebut. "Jadi harus diganti taglinenya. Jangan ada kalimat susu karena faktanya tidak mengandung susu," ujarnya. Sebelumnya, produk kental manis bikin heboh. Hal itu terkait dengan sejumlah ...

PKS Tanggapi Klaim Ketokohan Jokowi yang Disetarakan dengan Erdogan

Gambar
Foto: Presiden Jokowi saat di Turki. (Pool). Moslemcommunity.net - Politikus NasDem Teuku Taufiqulhadi menyebut ketokohan Presiden Joko Widodo setara dengan Recep Tayyip Erdogan. PKS meminta Jokowi membuktikan klaim itu. "Kami senang kalau Pak Jokowi jadi Erdogan, tapi buktikan pertumbuhan ekonominya melonjaknya luar biasa. Kalau sekarang yang terbukti ekonomi masyarakat kecil, tidak berkembang, pedagang banyak yang tutup. Itu harus dibuktikan," ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Selasa (26/6/2018). Menurut Mardani, ada beberapa faktor yang harus dibuktikan Jokowi sebelum diklaim punya ketokohan seperti Erdogan. Mardani menyoroti isu umat. "Kalau Pak Jokowi mau membela ulama, kemudian mau habis-habisan membela Palestina, menerima pengungsi Rohingya sebagaimana 3 hal itu dilakukan oleh Erdogan bagus," kata Mardani.  "Kalau kami lihat sekarang masih kurang kalau mau setara Erdogan. Harus lebih kelihatan keberpihakannya kepada umat Islam di duni...

Menurut NasDem Sosok Erdogan dinilai Mirip dengan Jokowi, Ini Sebabnya

Gambar
Jokowi dan Erdogan bertemu di Turki. Foto: Bagus Prihantoro/detikcom Moslemcommunity.net - Kemenangan Recep Tayyip Erdogan di Pilpres Turki turut dikomentari Partai NasDem. Sosok Erdogan dinilai NasDem mirip dengan Presiden Joko Widodo. Anggota Dewan Pakar NasDem Teuku Taufiqulhadi mengatakan, kemenangan Erdogan dalam pemilihan presiden Turki secara mutlak disebabkan dua faktor utama. Pertama, kata dia, karena prestasi. Kedua, karena Erdogan sipil. "Di negara yang sangat lama dikuasai oleh militer tersebut, kehadiran Erdogan sebagai seorang sipil yang berprestasi sangat penting. Erdogan menjadi kebanggaan dalam konteks supremasi sipil," kata Taufiqulhadi dalam keterangannya, Selasa (26/6/2018). Taufiqulhadi mengatakan Erdogan membangun Turki dengan sepenuh hati dan membuat negara itu kini diapresiasi pihak luar sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi yang impresif. Selain itu, Taufiqulhadi menyebut Erdogan dihargai karena kemampuan menguasai ilmu agama yang baik, salah sat...

Bela Mendagri Soal THR, NasDem: Uang Rakyat Memang untuk Rakyat!

Gambar
rma Suryani Chaniago (Foto: Istimewa) Moslemcommunity.net - NasDem sebagai partai koalisi pemerintah membela Mendagri Tjahjo Kumolo soal polemik THR PNS daerah. NasDem berpendapat THR merupakan hak dan sudah sepantasnya diberikan. "Tentu saya bela Mendagri, uang rakyat kan memang untuk rakyat, memang PNS bukan rakyat?" kata Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago lewat pesan singkat, Rabu (6/6/2018). Irma malah bertanya-tanya apa yang membuat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini keberatan dengan pemberian THR PNS daerah yang dialokasikan dari APBD. Sebab, kata Irma, Menkeu Sri Mulyani sudah menjelaskan THR PNS daerah diambil dari pos Dana Alokasi Umum.  "Sebenarnya jika untuk rakyat kenapa sih keberatan? Lagi pula Menkeu sudah bilang bahwa THR masuk dalam APBD pada Pos DAU," ujar Irma. "Sebaiknya Bu Risma check dulu Dana DAU-nya baru komentar," sambungnya. Irma juga menyindir kepala daerah yang mengaku keberatan hingga jungkir balik menyiapkan THR PNS daerah...

Saat Fraksi PDIP-Nasdem Tolak Penjualan Saham Pabrik Bir

Gambar
Pemprov DKI melepas sahamnya di perusahaan bir Foto: republika Moslemcommunity.net - Oleh: Mas Alamil Huda Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menolak rencana Pemprov DKI yang akan menjual saham di PT Delta Jakarta. Dia menilai, Pemprov DKI terkesan memaksakan pelepasan saham tersebut meski perusahaan pembuat bir masuk kategori sehat. "Mengapa dijual? Saya sebagai anggota DPRD tidak setuju. Kalau mau jual itu perusahaan yang tidak sehat. Banyak di pemda itu perusahaan mati. Kalau yang sehat, ngapain (dijual)?" kata Bestari saat dihubungi, Kamis (17/5). Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengumumkan pelepasan saham di PT Delta Djakarta sebesar 26,25 persen. Saham milik Pemprov DKI itu dimiliki sejak 1970-an. "Pemprov memastikan akan melepas 26,25 persen saham di Perusahaan PT Delta Djakarta, perusahaan pembuat bir. Jadi, 26,25 pasti dilepas, bukan akan. Ini komitmen kita," kata Anies saat konferensi pers di Balai Kota DKI, Rabu (16/5) malam WI...

Wanda Hamidah Nyinyiri APBD DKI, Tuding Kurang Berpihak ke Masyarakat

Gambar
Foto Wanda Hamidah: (mediaindonesia.com) Moslemcommunity.net - Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menyoroti sejumlah hal dari rancangan peraturan daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2018. Tanggapan itu dipaparkan dalam pernyataan sikap yang dirilis oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem DKI Jakarta. "Kami berkesimpulan bahwa isi APBD DKI Jakarta tidak prudent (hati-hati) dan cenderung kurang berpihak kepada kepentingan masyarakat Jakarta pada umumnya. Kami mendesak Menteri Dalam Negeri untuk mengoreksi secara menyeluruh isi dari APBD DKI Jakarta," ungkap Ketua DPW Partai Nasdem DKI Jakarta Wanda Hamidah. Poin pertama yang dikritisi adalah kurang jelasnya mekanisme program rumah DP nol rupiah. Menurut Wanda, harus ada kejelasan konsep mengenai status kepemilikan rumah, legalitas lahan yang dipergunakan, serta klarifikasi soal definisi yang menyebut bahwa program rumah DP nol rupiah berbentuk hunian vertikal. Sorotan lain menyoal ti...

Pantang Mundur, Pelapor Viktor Laiskodat Ajukan Praperadilan!

Gambar
Viktor Laiskodat (dok. Republika) Moslemcommunity.net - Pelapor ujaran kebencian yang dilakukan ketua Fraksi Nasdem, Viktor Laiskodat, Iwan Sumule, berencana mengajukan gugatan praperadilan atas penghentian penyelidikan oleh Bareskrim Polri. Iwan yang juga politikus Partai Gerindra mengaku tidak pernah ada pemberitahuan dari penyidik soal penghentian proses penyelidikan terhadap politikus Nasdem tersebut. “Kami akan mengajukan praperadilan,” ujar Iwan, Rabu (22/11). Sebelum mengajukan gugatan, Iwan akan meminta surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) dan surat penghentian penyidikan (SP3). “Kami akan meminta SP2HP dan SP3 dari Bareskrim Polri yang menyatakan bahwa kasus Viktor dihentikan,” kata dia. Dengan dua surat tersebut, Ketua DPP Partai Gerindra itu akan mengkaji alasan Bareskrim menghentikan laporan yang telah dibuatnya pada 4 Agustus 2017 dengan nomor polisi LP/773/VIII/2017/BARESKRIM. Selanjutnya, membawa kasus ini ke praperadilan. Langkah ini sebagai bentuk...

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia