Postingan

Menampilkan postingan dengan label Yogyakarta

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Yogyakarta Dini Hari Tadi Gempa 5,8 SR, Warga Terbangun dari Tidur Sempat Trauma

Gambar
Moslemcommunity - Gempa dengan kekuatan 5,8 Skala Richter (SR) mengguncang Yogyakarta pada Rabu (29/8) dini hari. Berdasarkan akun Twitter resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 01:36 WIB. Pusat gempa berada di 112 kilometer barat daya Gunungkidul dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tidak berpotensi tsunami. Guncangan gempa dini hari ini membuat masyarakat Yogyakarta terbangun dari tidurnya. Salah satunya adalah Marita Purnama, warga Tamanan Banguntapan Bantul. Ia mengatakan goyangan gempa sangat terasa karena ia tidur di tempat tidur kayu atau dipan. Suaminya pun ikut terbangun akibat gempa tersebut. "Saya langsung terbangun begitu merasa gempa. Agak trauma juga karena rasanya seperti gempa besar pada 2006 silam," ungkap Marita kepada Republika.co.id, melalui pesan singkatnya. Kendati gempa dirasakan cukup besar, ia mengatakan tidak ada tetangga di sekitarnya yang berhamburan ke luar rumah. "Ketika saya akan keluar kamar gempa kemudian berhenti," imbuhnya. Kondisi ...

Masya Allaah.. Penampakan Warga Salat Idul Adha di Parkiran Mandala Krida Yogya Pagi Ini

Gambar
Moslemcommunity.net - Ribuan warga dari berbagai elemen melaksanakan salat idul adha di halaman parkir Stadion Mandala Krida Yogyakarta pagi ini. Mereka mengatasnamakan diri Komunitas Rindu Islam (Kori). "Kami dari komunitas rindu Islam (Kori) Yogyakarta," kata penasehat Kori Yogyakarta, Ahmad Sudrajat, kepada wartawan di lokasi, Selasa (21/8/2018) pagi. Sudrajat mengatakan, Kori adalah komunitas masyarakat yang dipertemukan lewat media sosial. Karena memiliki keyakinan sama, akhirnya mereka berkumpul untuk melaksanakan salat idul adha pagi ini. "Kami meyakini wukuf di arafah kan jatuh pada tanggal 20 Agustus 2018 maka hari berikutnya atau hari ini kami meyakini sudah masuk 10 Dzulhijah," lanjutnya. Karena keyakinan tersebut, warga yang tergabung dalam Kori melaksanakan salat idul adha hari ini. Sementara Sudrajat tidak bisa mengidentifikasi jamaah yang hadir berasal dari ormas mana saja. "Ya tidak ada masalah, perbedaan itu sesuatu yang wajar," lanjutnya...

Merapi Erupsi Lagi, BMKG: Abu Vulkanik Mulai Menyebar ke Utara-Selatan

Gambar
Erupsi merapi dari KetepPass, Jumat (1/6/2018) pagi. (google) Moslemcommunity.net - BMKG mengupdate sebaran abu vulkanik Gunung Merapi yang mengalami erupsi pagi tadi. Saat ini pergerakan abu vulkanik menyebar ke arah utara dan selatan dari puncak Merapi. Berdasarkan citra satelit cuaca Himawari update pukul 08.30 WIB, pergerakan abu vulkanik menuju arah barat daya dari puncak. Namun update pukul 09.10 WIB, abu vulkanik mulai menyebar ke arah utara dan selatan. "Update terbaru, pergerakan debu vulkanik yang pagi tadi setelah letusan Merapi mengarah ke barat daya, saat ini bergerak ke arah utara dan selatan dari puncak Merapi. Mengikuti pergerakan angin," jelas Kepala BMKG Yogyakarta, I Nyoman Sukanta, melalui pesan singkat, Jumat (1/6/2018). Erupsi Merapi terjadi pada pukul 08.20 WIB. BPPTKG menjelaskan erupsi kali ini berdurasi 2 menit dan menghasilkan kolom letusan setinggi 6 km. (detik.com) [http://news.moslemcommunity.net]

Gempar.. Letusan Merapi Disertai Pijar Merah

Gambar
Asap sulfatara menyelimuti Gunung Merapi setelah meletus freatik. (ANT/Sigid Kurniawan) Moslemcommunity.net - Erupsi Gunung Merapi yang terjadi Kamis dini hari, 24 Mei 2018, pukul 02.56 WIB, disertai pijar merah. Pijar merah adalah tanda proses erupsi magmatik Gunung Merapi. Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Hanik Humaida menjelaskan, pijar merah merupakan hasil akumulasi gas di dalam magma. Ia mengatakan, pijar tersebut menunjukkan material dari dalam magma. "Sehingga kita bisa menyebutkan ini menuju proses erupsi magmatis. Proses (erupsi) magmatik," kata Hanik di kantornya, Kamis, 24 Mei 2018. Hanik belum bisa memastikan kapan terjadi erupsi magmatik Gunung Merapi. Ia menuturkan, BPPTKG sedang mengumpulkan data untuk menentukan indikasi kapan erupsi magmatik. "Ini menuju (erupsi Magmatik). Kalau (waktu erupsi) magmatik data yang lain akan bicara. Magma belum ada (terlihat)," tuturnya. Ia menegaskan, pijar...

Gempar! Status Merapi Naik Jadi Waspada, Warga Perlu Mengungsi?

Gambar
Erupsi Gunung Merapi. (Liputan6.com/Istimewa) Moslemcommunity.net - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) baru saja menaikkan status Gunung Merapi dari normal ke waspada. Hal ini dilakukan usai terjadinya sejumlah letusan freatik sepanjang Senin (21/5) kemarin. "Sehubungan dengan adanya peningkatan aktivitas tersebut di atas, Gunung Merapi dinaikkan dari normal menjadi waspada yang berlaku mulai 21 Mei 2018 pukul 23.00," kata Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, Senin (21/5) malam. Untuk itu, BPPTKG mengeluarkan sejumlah rekomendasi seperti menutup pendakian Gunung Merapi kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian terkait mitigasi bencana. Radius tiga kilometer dari puncak diminta dikosongkan dari aktivitas penduduk. Masyarakat yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, status Gunung Merapi akan segera ditinjau kem...

Gempar! Gunung Merapi Meletus Lagi? Pendaki Dibatasi Hanya Sampai Pasar Bubar

Gambar
Hujan abu di kawasan Bebeng, Srumbung, di bagian barat Gunung Merapi akibat letusan freatik Merapi pada Senin (21/5/2018) dini hari. (istimewa) Moslemcommunity.net - Gunung Merapi kembali mengalami letusan freatik pada Senin (21/5/2018) pukul 01.25 WIB. Letusan ini menyemburkan asap setinggi 700 meter. Terkait letusan freatik ini, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) merekomendasikan kegiatan pendakian Gunung Merapi hanya sampai di Pasar Bubar kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana. Selain itu, kondisi morfologi puncak Gunung Merapi saat ini rawan terjadi longsor sehingga sangat berbahaya bagi keselamatan pendaki. Saat ini hujan masih terjadi di seputar Gunung Merapi, sehingga masyarakat perlu menjaga kewaspadaan terhadap ancaman bahaya lahar. Letusan freatik Gunung Merapi kali ini tak sebesar letusan freatik pada Jumat (11/5/2018) lalu. BPPTKG melalui akun Twitternya menjelaskan, letusan yang...

Pemkot Yogyakarta Tegaskan Larangan Menyulut Petasan

Gambar
Pedagang petasan marak di bulan Ramadhan hingga Lebaran/ilustrasi. (foto: google) Moslemcommunity.net - Pemerintah Kota Yogyakarta menerbitkan surat edaran berisi larangan menyulut petasan selama bulan puasa agar pelaksanaan ibadah bisa berjalan dengan lancar. "Setiap tahun sudah ada edaran larangan menyulut petasan. Tetapi, tahun ini lebih kami tekankan lagi mengenai pengawasan di lapangan," kata Komandan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Yogyakarta Nurwidi Hartana di Yogyakarta, Selasa (15/5). Menurut dia, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Yogyakarta akan menguatkan peran Satuan Perlindungan Masyarakat di wilayah untuk melakukan pemantauan dan antisipasi jika ada masyarakat yang masih menyulut petasan selama bulan puasa. Ia berharap kehadiran personel perlindungan masyarakat (linmas) di wilayah akan mengurangi jumlah warga yang terbiasa menyulut petasan selama bulan puasa. "Kehadiran anggota linmas yang berseragam diharapkan membuat masyarakat menjadi sungkan saat mereka ...

Bandara Adisutjipto Yogyakarta Ditutup Sementara Untuk Penerbangan, Berikut Penjelasannya

Gambar
Bandara Adisucipto, Yogyakarta. (foto: tribunjogja) Moslemcommunity.net - Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura I Israwadi mengungkapkan penutupan Bandara Adisutjipto Yogyakarta diperpanjang akibat letusan freatik Gunung Merapi pada Jumat pagi (11/5). Letusan freatik Gunung Merapi terjadi pada sekitar pukul 07.32 WIB. "Barusan diperpanjang lagi (penutupan bandara) sampai 11.40 WIB," kata Israwadi kepada Republika.co.id, Jumat (11/5). Dia menjelaskan penutupan Bandara Adisutjipto sudah sesuai Notam B3564/18 Tanggal 11 Mei 2018 ditutup sejak pukul 10.42 WIB sampai 11.10 WIB. Penutupan bandara kemudian diperpanjang sampai 11.40 WIB. Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia, menerbitkan Notice to Airmen (Notam) nomor B3564/18. Penutupan tersebut dilakukan akibat dari gangguan debu vulkanik hasil letusan Gunung Merapi pagi ini. Manager Hubungan Masyarakat AirNav Indonesia, Yohanes Sirait mengatakan Notam tersebut di...

DAHSYATNYA, Siklon Dahlia Mengamuk, Tinggi Gelombang di Laut Jateng dan Yogya Capai 7 Meter!

Gambar
Cuaca buruk di laut (Antara) Moslemcommunity.net - Tinggi gelombang maksimum di laut selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta diprakirakan mencapai 6-7 meter. Pengguna jasa kelautan diminta berhati-hati berlayar dan bagi kapal kecil diminta untuk tidak melaut. "Peningkatan tinggi gelombang itu terjadi akibat pengaruh siklon tropis Dahlia yang saat ini berada di Samudera Hindia selatan Pulau Jawa," kata kata Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Cilacap, Teguh Wardoyo, Jumat (1/12/2017). Dia mengatakan tinggi gelombang 4-6 meter berpeluang terjadi di perairan selatan Cilacap, perairan selatan Kebumen, perairan selatan Purworejo, dan perairan selatan Yogyakarta. Tinggi gelombang 6-7 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia selatan Cilacap hingga Yogyakarta. Terkait dengan hal itu, pihaknya telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku sejak 1 Desember, pukul 07.00 WIB, hingga 2 Desember,...

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia