Postingan

Menampilkan postingan dengan label PKS

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Nur Mahmudi Jadi Tersangka Korupsi, Mengapa PKS Diam?

Gambar
Nur Mahmudi Ismail. (Foto: Netralnews) Moslemcommunity - Satrekrim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Depok menetapkan status tersangka terhadap mantan wali kota Depok, Nur Mahmudi Ismail dan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Harry Prihanto. Kedua mantan pejabat tersebut terkena kasus proyek fiktif pembebasan tanah pelebaran Jalan Nangka, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Tapos, Depok pada 2015 yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 10 miliar. "Untuk sementara baru dua orang yang ditetapkan tersangka," ujar Kanit Tipikor Polres Depok AKP Bambang di Mapolres Depok, Selasa (28/8). Bambang menerangkan, dasar penetapan tersangka setelah menerima hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat. Hasil laporan tersebut terdapat kerugian keuangan negara. Diketahui, kasus proyek fiktif ini ditangani Polres Depok sejak 2017 dan penyelidikan serta gelar perkara yang dilakukan pada Januari 2018 lalu. Sebanyak 87 saksi telah diperiksa. Proyek ...

PKS Sebut Langkah Jokowi Kurang Bijak

Gambar
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera. (Foto: Ist) Moslemcommunity - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta TNI-Polri untuk membantu menyosialisasikan kegiatan pemerintah adalah sebuah langkah tidak bijak. "Pernyataan ini tidak bijak dan offside," katanya kepada INILAHCOM, Minggu (26/8/2018) Ia menjelaskan, institusi TNI dan Polri seharusnya tidak fitarik masuk ke domain pemerintah. Polri dan TNI seharusnya dibiarkan berjalan sesuai aturan yang sudah ada. TNI Polri jangan dibebankan dengan sesuatu yang bukan tupoksi. "Institusi TNI dan Polri tidak perlu masuk pada domain tugas pemerintahan. Karena keduanya adalah institusi pilar negara," ujarnya. Sebagaimana diberitakan, Presiden Joko Widodo menyampaikan arahan khusus kepada perwira TNI-Polri untuk ikut menyosialisasikan program dan kerja-kerja pemerintah. Arahan untuk personel pertahanan negara dan penegak hukum itu disampaikan P...

Presiden PKS: Kalau 2019 Ganti Presiden Dilarang, Buat Apa Pilpres?

Gambar
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman. (Foto: Antara) Moslemcommunity - Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Sohibul Iman, menanggapi penolakan terhadap gerakan #2019GantiPresiden. Ia mempertanyakan untuk apa ada pilpres jika gerakan #2019GantiPresiden dilarang. "Logika inikah yang dipakai? Karena ada yang menolak #2019GantiPresiden ditengarai akan ada ancaman persatuan bangsa maka deklarasi dilarang. Adakah di negeri ini hal yang disetujui 100 persen rakyat Indonesia? Presiden Jokowi pun tak didukung 100 persen. Apa semua hal harus dilarang?" kata Sohibul melalui akun twitternya @msi_sohibuliman, Senin, 27 Agustus 2018. Ia menilai logika di atas hanya improvisasi middle leaders di kalangan Polri. Hal itu juga mencerminkan kesulitan Polri menerjemahkan perintah pimpinan. "Jika itu benar berarti kita sekarang mengarungi demokrasi tanpa logika publik yang sehat. Ini pertaruhan fatal berbangsa dan bernegara. Sangat miris," kata Sohibul. Menurutnya, Pol...

Heboh! PKS Jawab GP Ansor yang Sebut #2019GantiPresiden Gerakan Banci

Gambar
Deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya (Hilda Meilisa Rinanda/detikcom) Moslemcommunity - GP Ansor mengomentari gerakan #2019GantiPresiden dan menyebutnya sebagai gerakan banci. Lalu, bagaimana respons PKS yang turut menggaungkan gerakan itu? "Dalam negara demokrasi, setiap warga negara diberikan kebebasan untuk menyampaikan pendapatnya selama tidak melanggar konstitusi," kata Ketua Komisi Kebijakan Publik Majelis Pertimbangan Wilayah PKS DKI Ahmad Yani, Minggu (26/8/2018). PKS juga tak merespons berlebihan soal pernyataan tersebut. Namun mereka meminta aparat bersikap adil jika ada pertikaian dalam penolakan gerakan itu. "Negara kita adalah negara hukum dan hukum harus ditegakkan. PKS meminta pada pihak aparat keamanan untuk memberikan perlakuan yang adil dan sama terhadap semua warga negara. Hukum harus ditegakkan," ujarnya. Sebelumnya, Ketum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyebut gerakan #2019GantiPresiden sebagai gerakan politik dari orang-orang yang frustr...

PKS-PAN Dapat Apa dari Gerindra?

Gambar
Twitter @Gerindra Moslemcommunity - oleh Muhammad Hafil* Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) kembali berkoalisi dengan Partai Gerindra. Koalisi ini sudah dimulai sejak Pilpres 2014 lalu dengan mengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Meski kalah, ketiga partai ini kemudian kembali berkoalisi dengan nama Koalisi Merah Putih (KMP). Namun, selama empat tahun terakhir, hanya PKS yang tetap setia menjadi oposisi bersama Gerindra. PAN sendiri, sempat memutuskan untuk berpisah karena pada 2015 dengan bergabung bersama pemerintah Jokowi-JK. Satu tahun kemudian, PAN diberi jatah menteri yaitu menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dengan Asman Abnur sebagai menterinya. Meski berpisah, PAN tetap melanjutkan koalisi di tingkat daerah. Yaitu, pada Pilkada DKI 2017 dengan mengusung Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Pada Pilpres 2019, PAN kembali bergabung dengan koalisi bersama PKS, Gerindra, ditambah Partai Demokrat yang pada 2014 tidak mengusung...

Kasus Meiliana, PKS: Termasuk Penistaan Agama Ketika Singgung Adzan

Gambar
Jazuli Juwaini (Foto: dok. PKS) Moslemcommunity - Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini angkat bicara mengenai kasus Meiliana yang memprotes volume suara azan. Ia menyebut sikap Meiliana termasuk penistaan agama ketika seseorang telah menyinggung azan. "Ya (termasuk penistaan agama) ketika menyinggung orang azan, ya. Meskipun itu nanti yang paling pas menafsirkannya, apalagi kalau sudah sampai ke pengadilan ya tentu para hakim di pengadilan," kata Jazuli di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (23/8/201). Ia pun kemudian mengimbau masyarakat Indonesia tak menyentuh keyakinan antarumat beragama. Hal tersebut, dikatakan Jazuli, menjadi langkah yang paling nyata untuk meminimalkan permasalahan semacam itu. "Langkah yang paling riil dan konkretnya adalah jangan menyentuh keyakinan saudara-saudara kita yang sudah diakui agamanya di Indonesia ini," ujarnya. Tak hanya itu, Jazuli juga berpesan agar masyarakat tidak main hakim sendiri ketika menyikapi persoalan di lingkunganny...

Anies Kini Jadi Rebutan PKS dan Gerindra

Gambar
Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan. (Foto: Istimewa) Moslemcommunity - Pembagian kekuasaan (power sharing) dalam koalisi Gerindra-PKS-PAN-Demokrat pascapengumuman Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) belum rampung. Yang paling terkini, Gerindra mengharapkan Anies Baswedan menjadi kader partai itu jika PKS menginginkan kursi wakil gubernur DKI Jakarta. Sebelumnya, Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPRD DKI Prabowo Soenirman mengatakan boleh saja kader PKS mengambil kursi wagub DKI menggantikan Sandiaga Uno, asalkan Anies Baswedan masuk Gerindra. “Kami keukeuh ya Taufik, dengan catatan tadi, sampai seandainya PKS ngotot, maka kami berharap Anies menjadi kader Gerindra,” ujar Prabowo Soenirman. Adapun, Wasekjen DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade belum mau membenarkan perihal partainya yang ingin merangkul Anies Baswedan menjadi kader Gerindra. Menurutnya, pembahasan mengenai hal tersebut menunggu surat...

Hmm.. Beda Pendapat PKS dan Gerindra Soal Kartu NU untuk Prabowo

Gambar
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj (kedua kanan), Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas (kiri), dan pasangan Bakal Calon Presiden/Wakil Presiden Prabowo Subianto (kedua kiri)-Sandiaga Uno (kanan) berfoto bertumpu tangan di kantor PBNU, Jakarta, Kamis (16/8).  Foto: Antara/Rivan Awal Lingga Moslemcommunity.net - Direktur Pencapresan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suhud Aliyudin menilai pemberian Kartu Anggota Nahdlatul Ulama (KartaNU) dapat membuka keran pemilih dengan latar belakang Nahdliyin untuk pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Namun, Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mudjahid justru ragu KartaNU bisa memberikan efek elektoral kepada pasangan Prabowo-Sandi. Suhud mengatakan NU sangat luas tidak hanya kultural, tetapi juga struktural. Selain itu, Suhud menambahkan, sambutan hangat KH Aqil Siradj dan pemberian kartu anggota Ini menggambarkan NU bersikap netral pada Pilpres 2019, meski Rois Aam PBNU KH Ma'ruf Amin menj...

Waduuh! PKS: Mahfud Md Sangat Kompeten Masuk Tim Kampanye Prabowo-Sandi

Gambar
Foto: Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera Moslemcommunity.net - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai Mahfud Md sebagai sosok yang sangat kompeten untuk masuk ke dalam tim kampanye pemenangan Prabowo-Sandiaga. Hal ini diungkapkan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menanggapi pertemuan Sudirman Said dan Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu, dengan Mahfud Md di Yogyakarta. "Pak Mahfud MD tentu seorang yang sangat kompeten untuk masuk dalam tim kampanye Pak Prabowo," ujar Mardani kepada detikcom, Minggu (19/8/2018). Mardani mengaku PKS akan bergembira jika Mahfud Md kembali bergabung bersama tim pemenangan Prabowo-Sandiaga. PKS pun memaklumi jika Mahfud Md perlu waktu untuk bermusyawarah. "Tapi apapun keputusan Pak Mahfud, insya Allah kami mengapresiasi. Karena menjadi orang berkatakter seperti pak Mahfud Md sangat jarang," katanya. PKS juga memberi keleluasan kepada Mahfud Md jika ingin bergabung dengan tim pemenagan Prabowo-Sandiaga. "PKS memberi keluasan pada...

Diminta PKS Mundur Dari Caleg, Benarkah Aher Gantikan Sandiaga Uno?

Gambar
/net Moslemcommunity.net - Menurut kabar burung, Aher mundur dari caleg dan akan menjadi salah satu kandidat pengganti Sandiaga Uno sebagai wagub DKI. Benarkah? Setelah sebelumnya nama M Taufik dan Mardani Ali Sera diajukan oleh PKS dan Gerindra. Ahmad Heryawan (Aher) ujug-ujug diminta DPP PKS untuk mundur dari pencalegan DPR RI di Pemilu 2019 nanti. Tentu saja, hal ini cukup mengejutkan. Publik pun menjadi bertanya-tanya. Walau banyak juga yang biasa saja. Karena menganggap, adanya kemungkinan Aher diusulkan oleh PKS untuk menjadi wakil gubernur DKI menggantikan Sandiaga Uno. Seperti yang diberitakan, Sandiaga Uno telah memutuskan mundur dari posisi wakil gubernur DKI Jakarta untuk maju ke Pilpres 2019 sebagai cawapres mendampingi Prabowo. Sebelumnya, M Taufik yang berasal dari Gerindra ini, menjadi salah satu kandidat pengganti Sandiaga. Baca juga:  Heboh Diisukan Ganti Sandiaga Uno, Ini Tanggapan Mardani Ali Sera Namun, PKS menganggap harusnya pihaknya yang mendapatkan jatah ku...

Gerindra-PKS-Anies Rapat Bahas Pengganti Sandiaga usai Idul Adha

Gambar
Anies-Sandiaga. (Foto: Antara) Moslemcommunity.net - Partai Gerindra, PKS, dan Gubernur Jakarta Anies Baswedan bakal bersama-sama membahas penentuan wakil gubernur pengganti Sandiaga Uno. Pembahasan itu akan dilaksanakan usai Idul Adha. "Akan dirapatkan bersama oleh Gerindra dan PKS bersama Mas Anies sebagai Gubernur, yakni usernya," kata anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade, kepada detikcom, Sabtu (11/8/2018). Anies akan diajak bicara karena Anies merupakan 'pengguna jasa' dari wakil gubernur yang baru nanti. Pendapat Anies akan dipertimbangkan dengan masak-masak oleh Gerindra dan PKS. "Kita akan rapat bersama dan mendengarkan masukan Mas Anies, siapa kira-kira tokoh yang paling cocok dan mampu bekerja sama dengan Mas Anies dalam empat tahun sisa masa jabatan wakil gubernur," tutur Andre. Namun rapat bersama itu baru akan digelar sekitar dua pekan mendatang. "Akan didiskusikan habis lebaran haji," kata Andre. Lebaran haji a...

Heboh Diisukan Ganti Sandiaga Uno, Ini Tanggapan Mardani Ali Sera

Gambar
Sandiaga Uno-Mardani Ali Sera. ©2016 Merdeka.com Moslemcommunity.net - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno resmi mengundurkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Hal itu resmi diajukan bersamaan dengan penyampaian surat pengunduran dirinya ke DPRD DKI Jakarta. Salah satu nama yang diisukan menjadi kandidat Sandiaga Uno adalah Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera. Pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sendiri diusung oleh PKS dan Partai Gerindra pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 lalu. Menanggapi hal itu, Mardani Ali Sera memilih untuk menyerahkan sepenuhnya kepada partai. Mengingat yang memiliki kewenangan adalah pimpinan partai pengusung. Sementara dirinya, kata Mardani, hanya sebagai prajurit partai yang harus melaksanakan keputusan partai. Namun dirinya enggan menyatakan siap, karena takut dirinya tidak mampu. "Kalau itu (ditunjuk), seperti biasa, sami'na wa atho'na (kami mendengar dan kami taat), kalau pimpinan sudah...

Memanas! Situs PKS Diretas, Muncul Kalimat 'Halo Jenderal Kardus!'

Gambar
Partai Keadilan Sejahtera/PKS (ilustrasi).  Foto: Antara/Ujang Zaelani Moslemcommunity.net - Dinamika terus berlangsung di antara partai-partai koalisi Prabowo Subianto setelah wakil sekretaris jenderal DPP Partai Demokrat Andi Arief menyebut mantan perwira TNI-AD itu 'jenderal kardus'. Teranyar, situs Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diretas. Saat dibuka melalui ponsel-pintar, Kamis (9/8) pagi, laman utama http://pks.id menampilkan kata-kata berikut. “Halo jenderal kardus. Halo jenderal kardus !!! Jenderal kami jadi ingat terkait tragedi 1998, mundurlah dari partaimu, apa yang dikatakan Andi Arief adalah benar adanya, Sandiaga sogok PAN & PKS 500 milyar! hidup jenderal kardus!” Situs tersebut diduga dibajak akun atas nama “@kakekdetektif”. Lebih lanjut, halaman depan situs PKS itu juga menyertakan tautan yang mengarah ke “informasi” tentang siapa sosok calon wakil presiden yang akan mendampingi ketua umum Partai Gerindra itu di Pilpres 2019. “Info cawapres Jenderal Kardus ...

Beranikah PKS Tinggalkan Prabowo dan Bentuk Poros Baru?

Gambar
Moslemcommunity.net - Tepat sepekan jelang dibukanya masa pendaftaran pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2019, PKS melancarkan manuver politiknya. PKS mulai berani merencanakan pembentukan poros baru koalisi jika kesepakatan dengan Gerindra tak tercapai. “Sedang kita rintis (poros baru) kalau tidak ada titik temu antara Gerindra dengan PKS. Ini kita antisipasi dengan poros keumatan, jadi masih dinamis,” kata Direktur Pencapresan DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suhud Aliyudin usai menghadiri sebuah diskusi publik di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (28/7). Suhud mengungkapkan, PKS juga menjalin komunikasi dengan parpol yang telah menyatakan mendukung Joko Widodo (Jokowi) sebagai bentuk antisipasi bila partainya merasa tidak nyaman dengan keputusan yang dibuat Gerindra. Bahkan, kata dia, PKS sudah melakukan pertemuan dengan elite PKB. Seperti diketahui, sebagai sekutu setia Gerindra, PKS tetap masih bisa kehilangan posisi cawarpres pada Pi...

Suryo Prabowo Komentari Tifatul yang "Keukeuh" Cawapres harus dari PKS: Sama Saja Jadikan Jokowi Dua Periode…

Gambar
Kolase tribunwow Moslemcommunity.net - Mantan Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia, Suryo Prabowo turut berkomentar terkait pernyataan anggota majelis syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tifatul Sembiring. Tifatul mengatakan calon wakil presiden (cawapres) harus berasal dari PKS dan tidak bisa ditawar lagi. Terkait hal tersebut, Suryo Prabowo mengatakan jika PKS belum tentu menang namun sudah memaksa ke Partai Gerindra. Pernyataan itu disampaikan Suryo Prabowo melalui akun Twittermiliknya, @marierteman, Selasa (10/7/2018). Suryo Prabowo juga menambahkan jika harus seperti itu sama saja dengan membiarkan Joko Widodo (Jokowi) melaju kebali menjadi presiden dua periode. “hihihihi ….. mulai dah ! belum tentu menang @PKSejahtera udah eyel-eyelan main maksa ke @Gerindra , kalau seperti ini modelnya ya ….. sama saja dengan membiarkan pak Jokowi 2 periode,” tulis Suryo Prabowo. Sebelumnya, dilansir dari Tribunnews, Tifatul menyatakan kesepakatan awal dengan Gerindra memang PKS akan ...

HNW Kritik Soal 'Tampang Ulama', Samawi Tak Terima

Gambar
Wakil Koordinator Samawi Jawa Timur Nawawi Maksum Moslemcommunity.net - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid mengomentari peserta Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) yang mendukung Presiden Joko Widodo tidak punya tampang ulama. Pihak Samawi menyatakan pernyataan Hidayat menyesatkan. "Pernyataan Pak Hidayat tentang tidak adanya tampang keulamaan itu jelas sangat menyesatkan dan menyakitkan," kata Wakil Koordinator Samawi Jawa Timur Nawawi Maksum, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/7/2018). Selain menyakitkan, komentar dari Hidayat itu dinilai menyesatkan. Nawawi mempertanyakan apakah keulamaan seseorang bisa diukur dari tampang. Menurut dia, pernyataan itu juga membuat ulama-ulama muda di republik ini kecewa. "Itu akan membuat kecewa seluruh ulama muda yang ada di nusantara ini dan itu akan memberikan perspektif bahwa dalam Islam itu ulama dilihat dari tampangnya," sebut Nawawi. Dia pun berharap Wakil Ketua MPR itu tak lagi banyak berko...

GNPF Ulama segera Jalankan Pesan HRS, Apakah Itu?

Gambar
GNPF Ulama (pikiranumat) Moslemcommunity.net - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama bersilaturahim ke kantor Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (9/7). Ketum GNPF Yusuf Martak mengatakan, kunjungan itu dilakukan setelah melakukan pertemuan dengan Habib Rizieq di Makkah. "Ini merupakan hasil pertemuan dengan Habib Rizieq di Makkah, dengan PKS, Gerindra Pak Prabowo, dan Amien Rais serta beberapa partai lain yang sudah bertemu di Makkah," ujar Yusuf saat ditemui seusai bertemu Presiden PKS, Sohibul Iman. Yusuf mengatakan, silaturahim ini dilakukan atas pesan Habib Rizieq agar pihaknya memberikan ruang sebesar-besarnya bagi partai untuk mengusung pemimpin yang akan bertarung dalam Pemilu 2019 mendatang. "Yang kita jalankan adalah pesan Habib Rizieq, memberikan ruang sebesar-besarnya bagi partai karena partai mempunyai satu dinamika, punya tingkat lobi dan sebagainya, kita berikan kebebasan. Kita tinggal menung...

Banyak Caleg PKS yang Mundur, Fahri Hamzah Khawatir PKS Tak Ada Lagi Tahun 2019

Gambar
Fahri Hamzah (cnnIndonesia) Moslemcommunity.net - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah khwatir jika Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dibubarkan di tahun 2019 melalui pemilu. Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter @Fahrihamzah yang ia tulis pada Minggu (8/7/2018). Di awal cuitannya, Fahri Hamzah mengaku dirinya membaca berita yang membahas banyaknya caleg PKS yang mengundurkan diri. Kemudian, ia sebagai pendiri merasa sedih dengan kejadian tersebut, bahkan ia khawatir jika di 2019 PKS dibubarkan melalui pemilu. Fahri Hamzah lantas membocorkan soal permainan PKS yang menurutnya sangat kasar, seperti pencopotan orang-orang yang dekat dengannya dan Anis Matta. Simak cuitan Fahri Hamzah selengkapnya: "Pagi2 membaca berita banyak caleg PKS yg mundur jadi sedih. Akan jadi apa partai ini di tangan pemimpin yang bermain-main mengelola partai. Saya khawatir tahun 2019 PKS tak ada lagi. Dibubarkan melalui pemilu. Sebagai pendiri dan deklarator tentu saya sedih. #SavePKS Permainannya nampak...

Ramai yang Gerah dengan Sebutan 'Cebong-Kampret', PKS Ambil Sikap

Gambar
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera--MI/RAMDANI (media Indonesia) Moslemcommunity.net - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) setuju dengan pernyataan KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) yang meminta tidak ada lagi sebutan 'kecebong' atau 'kampret' bagi pendukung tokoh politik. Menurutnya, media sosial harus memiliki etika, tidak boleh ada istilah cebonger atau kampreter. "Saya setuju, media sosial itu harus beretika, tidak boleh ada cebonger, tidak boleh ada kampreter. Kita itu harus menjadi kontestasi karya, kontestasi gagasan, saya dukung Aa Gym, setuju," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada detikcom saat dihubungi Minggu (8/7/2018) malam. Meski demikian, Mardani meminta agar pemerintah juga ikut andil dalam menyejukkan kontestasi politik. Menurutnya, pemerintah tidak boleh hanya berpihak pada satu kelompok, dalam hal ini kelompok yang pro dengan pemerintah. "Karena itu saya juga protes kenapa pihak Istana suka mengundang kelompok yang disebut cebonger ke sana...

Sudrajat-Syaikhu Melejit Begini Reaksi Ridwan Kamil

Gambar
Sudrajat-Ahmad Syaikhu. ©2018 Merdeka.com Moslemcommunity.net - Pasangan nomor urut tiga Sudrajat-Ahmad Syaikhu secara mengejutkan berada di posisi dua penghitungan cepat (quick count) Pilgub Jabar. Sebagai pemegang suara terbanyak, Ridwan Kamil mengaku tak menyangka dengan pencapaian rivalnya tersebut. Jelang pemungutan suara 27 Juni 2018, pasangan Sudrajat-Syaikhu masih menempati posisi ketiga hasil survei. Namun saat pemilihan, suara pasangan berjargon Asyik ini melejit ke posisi kedua atau menyalip pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Menurut Emil, sapaan Ridwan, pencapaian pasangan nomor urut tiga itu di luar dugaan. Sebab, sambung dia, perolehan suara Sudrajat-Syaikhu naik hampir tiga kali lipat dari hasil survei jelang pemilihan. "Saya tidak tahu metode apa yang digunakan pasangan nomor tiga yang luar biasa. Karena pembacaan hasil survei di detik terakhir jauh sekali, meningkatnya sampai dua tiga kali lipat," kata Emil usai mengunjungi kedaiaman Solihin GP di Cisitu, K...

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia