Postingan

Menampilkan postingan dengan label Aktivis

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Sosok yang Tak Banyak Orang Tahu.. ILC dan Terkenang Pertemuan dengan Ratna Sarumpaet di Mina

Gambar
Ilustrasi jamaah Haji Indonesia (Dok. Merdeka.com) Moslemcommunity - Ada pemandangan haru melihat gaya dan sosok Ratna Sarumpaet dalam acara talk show Indonesia Lawyer Club (ILC) selasa malam silam. Sutradara film, penulis naskah, dan pemain teater tetap garang berapi, lugas, dan memukau. Tak ada tanda keraguan di mimiknya. Ratna tetap berani, tak ada beda semasa dia membela dan mementaskan ‘Marsinah’ di masa Orde Baru dahulu. Kala itu ikon Marsinah yang seorang buruh pabrik alrojo di Sidoarjo yang mati disiksa usai demontrasi menuntut perbaikan nasib, dijadikannya sebagai ikon perlawanan terhadap rezim. Ratna memang urat takutnya sudah lama habis. Dahulu, dia tenang-tenang saja ketika pementasannya Marsinah dibanyak kota dilarang dan dikepung tentara. Dia juga anteng-anteng saja, ketika pada suatu pagi di kawasan Ancol ditangkap aparat keamanan menjelang terjadinya aksi reformasi. Kala itu, hanya kakaknya, Mutiara Sani, yang pagi itu gamang ketika saya telepon bila adiknya ditangkap ...

'Cebong-Kampret' Istilah ini Tak Pernah Digunakan Neno Warisman, Ini Alasannya

Gambar
Neno Warisman (@Berita Hari Ini Dan Berita Sepakbola) Moslemcommunity.net - Ustazah Neno Warisman sepakat dengan ajakan untuk menghentikan sebutan cebong dan kampret. Neno mengaku tidak pernah menggunakan istilah tersebut. "Saya bicara sebagai seorang rakyat, di antara rakyat dengan rakyat itu tidak boleh terjadi. Makanya saya mengapresiasi Ustaz Bachtiar Nashir untuk menghentikan istilah itu supaya kita boleh beda pilihan karena semua sama, kamu mau memilih lagi, aku tak mau memilih lagi, itu sama sederajat," kata Neno di Taman Padang, Monas, Jakarta Pusat, Minggu (8/7/2018). Neno mengaku tidak pernah menggunakan istilah cebong dan kampret. Menurutnya, anggapan itu muncul karena masyarakat belum bisa mengungkapkan alasan terhadap pilihannya. "Saya memang dari awal tidak pernah sekalipun menggunakan kata tersebut. Saya itu sangat menyayangi manusia. Bagi saya, mereka belum tahu apa yang kita lakukan dan mungkin juga hal itu yang menjadi kekurangan kita, karena kita belu...

Duh! Jadi Korban yang juga Suka Di-Bully, Ratna Sarumpaet Ikut Bersuara tentang Istilah 'Kecebong-Kampret'

Gambar
Ratna Sarumpaet (Istimewa) Moslemcommunity.net - Ratna Sarumpaet berpendapat istilah 'kecebong' dan 'kampret' tidak pantas digunakan. Dia sendiri mengaku jadi korban yang paling banyak di-bully. "Itu sudah nggak pantas, apalagi kita kelas mahasiswa intelektual. Aku semarah marahnya, aku bilang jangan gitu dong. Kalau kaya gitu jadi kelihatan bodoh," kata Ratna Sarumpaet di Taman Pandang, Monas, Jakarta Pusat, Minggu (8/7/2018). Ratna mengatakan masyarakat Indonesia saat ini masih di tahap yang terlalu awal untuk menghormati demokrasi. Oleh sebab itu, kritik berujung jadi kemarahan. "Sebenarnya kita bisa saling mengkritik kok, tapi kan kemudian kritik itu jadi memunculkan kemarahan dengan kebencian akhirnya punya kebutuhan untuk bisa mencari nama yang bisa menghina orang," ujarnya. Ratna mengaku dirinya tidak terlalu menyoroti adanya istilah cebong dan kampret di masyarakat. Dia lalu cerita kerap jadi korban bully. "Kalau saya sih, saya kan sebe...

Aktivis 98 Akan Gelar Rembuk Nasional, Respon Terhadap Kondisi Tanah Air 10 Tahun Terakhir

Gambar
Eks aktivis 98 Benny Ramdhani - (Foto: Istimewa) Moslemcommunity.net - Eks aktivis 98 Benny Ramdhani mengatakan pihaknya akan menggelar Rembuk Nasional yang diinisiasi oleh Aktifis 98. Perhelatan ini adalah respon terhadap kondisi tanah 10 tahun terakhir. "Aktifis 98 melihat bahwa Indonesia sedang menghadapi ancaman yang sangat serius dari kelompok intoleran, radikal dan teroris," katanya kepada INILAHCOM, Selasa (19/6/2018) Senator Sulawesi Utara ini menjelaskan, kelompok ini sekalipun jumlahnya kecil, tapi mereka memiliki kekuatan daya hancur dan daya rusak yang sangat high eksplosive. "Tidak saja hanya kepada rusak dan hancurnya tatanan kehidupan masyarakat, harmoni sosial, kerukunan antar umat beragama, sistem demokrasi, tapi juga bagi eksistensi NKRI dan Ideoligi Pancasila," ujarnya. Ketua Bidang Organisasi Partai Hanura ini menyebut aktivis 98 tidak lagi hantu yang tidak bisa dilihat wujudnya dengan gerakan klandeisteinnya, tapi telah berwujud nyata bahkan be...

Pengakuan Mencengangkan dari Mantan Pejuang Pluralisme

Gambar
Moslemcommunity.net - Sebuah pengakuan dari Ahmad Dhani: Sejak 1998 saya akrab dengan Gus Dur, sejak itu pula Saya mendalami isi pikiran Gus Dur tentang ISLAM. Saya pun memahami HEGEMONI Nahdliyin. Mendukung MARWAH PBNU. Bersahabat dengan DIALEKTIKA KYAI NU. Hingga akhirnya saya terdampar ke dalam usaha PERJUANGAN PLURALISME UNTUK INDONESIA. Perjuangan Pluralisme sampai pada sesuatu yang SERIUS. Saya dan GUS DUR masuk ke dalam sebuah YAYASAN PLURALISME INTERNASIONAL yang ber nama LIB FOR ALL. Yayasan yang di biayai AMERIKA ini di pimpin oleh Sahabat saya HOLLAD C. TAYLOR. Saya dan GUS DUR jadi BOARD OF DIRECTOR. Membela Pluralisme mengantarkan saya pada panggung internasional dan juga membuat kagum Jenderal Jenderal Amerika yang mendengar Speech saya Tentang ISLAM PLURAL di Forum Diskusi yang di selenggarakan di Colorado Spring, Oktober 2006. Bukan karena Pidato saya yang mencengangkan, tapi karena Jenderal Jenderal Amerika itu memang ternyata kurang banyak baca tentang ISLAM. Hingga ...

Aktivis Non Muslim Tionghoa: Ada The Invisible Hands Krimanalisasi dan Persekusi Ustadz Abdul Somad

Gambar
Ustadz Abdul Somad (Facebook) Moslemcommunity.net - Sebelum ada kasus penolakan dakwah Ustad Abdul Somad di Bali, saya sudah pernah mendengarkan beberapa ceramahnya yang beredar di medsos dan saya suka karena beliau orangnya kocak, lucu, pandai, selain menguasai ilmu agama beliau punya keahlian bagaimana menyampaikannya kepada orang lain agar bisa didengar dan dipahami. Dakwahnya penuh dengan humor tetapi isinya tetap menyentuh hati. Saya saja yang bukan muslim senang mendengarkannya apalagi orang beragama Islam. Sewaktu Ustad Somad digeruduk di sebuah hotel di Bali saat akan memberi ceramah di masjid, saya terperangah sewaktu membaca beritanya karena memang sungguh sangat memalukan kejadian tersebut dan tidak bisa diterima dengan akal sehat manapun kalau kita Indonesia yang melindungi umat beragama yang berbeda tetapi perlakuan terhadap ulama seperti itu. Bukan saja menodai makna dari Bhineka Tunggal Ika tetapi juga sangat kasar apalagi pecalang pecalang di Bali masuk ke hotel sambil...

PEDAS! Jurnalis Senior: LUAR BIASA! Tak Ada Media yang Sebut Aksi Bela Palestina Radikal

Gambar
Moslemcommunity.net - Aksi Bela Palestina yang digelar di Monas, Jakarta Pusat, Ahad, 17 Desember 2017 memang sudah usai. Aksi ini dihadiri oleh ribuan massa, mulai dari warga biasa, ulama, hingga pejabat pun hadir di Monas. Seorang jurnalis senior memberi catatan tersendiri mengenai Aksi Bela Palestina ini Melalui akun facebooknya, Nanik Sudaryanti menyebut Aksi Bela Palestina sebagai aksi yang luarbiasa, karena aksi kali ini tidak dicap intoleran oleh stasiun TV dan media manapun. "Luar biasa! Hari ini TV itu tidak membuat liputan opini berkumpulnya kaum intoleran. Hari ini tidak ada satu pun time line yg menyebut kaum radikal, juga tidak ada yg bertanya siapa bandar atau besarnya biaya dari aksi hari ini.Bahkan saat Panitia mengklaim ada 10 juta umat yg datang pun tidak ada yg protes, atau berkomentar. Dan hebatnya lagi yg biasanya ngomong radikal juga datang dan bahkan ada di atas panggung. Oh ya juga gak ada yg nyebut ada bendera HTI," tulisnya, Ahad, 17 Desember 2017. ...

MENGHARU BIRU! Orasi Peggy Melati Sukma: Kita Bela Palestina Merdeka Sampai Titik Darah Penghabisan!

Gambar
Moslemcommunity.net - JAKARTA - Mantan bintang film dan sinetron terkenal Peggy Melati Sukma ikut hadir dan menyampaikan orasi di acara Aksi Bela Palestina yang digelar di Monas hari ini, Ahad (17-12-2017). Orasi Peggy Melati Sukma mendapat sambutan luar biasa dan mampu membakar semangat lautan massa yang tumpah ruah di lapangan Monas dan sekitarnya. Peggy yang pernah menjadi duta Indonesia utusan Menteri Pemberdayaan Perempuan RI untuk berbicara di PBB terkait Perlindungan Perempuan ini dengan suara lantang menegaskan pembelaannya untuk Palestina merdeka. Peggy mengenakan syal Palestina, ikat kepala Palestina dan cadar hijau. Disampingnya berdiri Neno Warisman. Setelah menyampaikan salam dan sholawat Nabi, Peggy menyampaikan orasi yang menggelegar: "Saya Peggy Melati Sukma berdiri disini sebagai anak bangsa Indonesia, sebagai seorang perempuan, sebagai seorang manusia dan sebagai seorang muslimah hamba Allah menyatakan bahwa tidak ada perintah yang tertinggi yang harus kita tuna...

KERAS! Natalius Pigai SINDIR aset 50 taipan Indonesia Sebagai Revolusi Nguntal, Apa Artinya?

Gambar
Natalius Pigai Foto : Istimewa Moslemcommunity.net - Majalah Forbes baru-baru ini merilis daftar orang terkaya di dunia, termasuk Indonesia untuk tahun 2017. Jika ditotal kekayaan 50 orang terkaya Indonesia saat ini mencapai 126 miliar dolar AS atau dengan kurs Rp 13.400 per dolar yakni Rp 1.688,4 triliun. Ini berarti lebih dari separuh APBN tahun 2017 yang tercatat Rp 2.080,5 triliun. Mantan komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai pun menyindir aset 50 taipan Indonesia tersebut sebagai revolusi nguntal. “Tidak ditujukan ke siapa-siapa, itu namanya revolusi nguntal. Bagi orang Jawa nguntal berkonotasi negatif yaitu menelan semua tanpa kunyah, rakus, maruk, tanpa perasaan,” kata Pigai kepada redaksi RMOL, Minggu (3/12). Menariknya lagi, lanjut Pigai, angka pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2017 diperkirakan hanya 5,2 persen. Sebaliknya, angka pertumbuhan aset 50 orang terkaya Indonesia versi Majalah Forbes tumbuh dari 99 miliar dolar AS tahun 2016 menjadi 126 miliar dolar AS atau melon...

Mengejutkan! Neno Warisman Menemukan Hal ini di REUNI AKSI 212

Gambar
Neno Warisman, di acara Reuni 212, di Lapangan Monas, Ahad (2/12/2017). (IST) Moslemcommunity.net - Jakarta. Ketua Gerakan Ibu Negeri (GIN) Neno Warisman mengatakan ada tiga warna keberpihakan yang ditampilkan pada aksi Reuni 212, dengan adanya kaum difabel, penyandang penyakit lupus, dan teman-teman dari komunitas Berani Hijrah Bait (hijrah dengan menghapus tato), Reuni 212 ingin memberikan warna lain, bahwa umat Islam memiliki keberpihakan terhadap tiga hal tersebut. “Para penyandang tuna netra, tuna daksa, para lansia, para dhuafa, orang-orang dengan penyandang lupus, mereka datang dengan sukarela ingin turut merasakan ghirah (semangat) yang sama dari Reuni 212 ini,” kata Neno, disela-sela acara Reuni 212, di Lapangan Monas, Jakarta, Sabtu (2/12/2017). Maka, lanjut Neno, ketika Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan selesai memberi sambutan langsung memberikan bunga sebagai hadiah, dan serentak GIN bersama Gerakan Perempuan Memilih Pemimpin dan Qupro Indonesia turut memberikan bunga k...

Parah! Para LIBERALIS Terus SERANG Anies Sandi, Meski Ketauan Minta Dana Bantuan dari Pemprov

Gambar
Meme sticker Gunawan Muhammad: Google Moslemcommunity.net - Liberal's Godless Agenda At the election night victory speech, President Donald Trump berkata, "I will be president for all Americans". I said, "Forget it...!!" Selama berminggu-minggu, Liberals frustrasi. Mereka hanya nangis, mengutuk, melt down dan mabok. Pasca 100 hari pertama Trump, mereka memutuskan fight back. Menjadi "obstructionist" (Pengganggu). Mereka praktekan Obstructionism: the practice of deliberately delaying or preventing a process or change, especially in politics. Lupakan omong kosong mereka di hari pertama pasca kalah. Mereka bilang mau bunuh diri massal atau pindah negara. Alih-alih bunuh diri, mereka bentuk organ-organ baru Anti Trump. Misalnya Run for Something, Color for Change dan sebagainya. Mereka rilis tekad: Tumbangkan Trump. Mengkapitalisasi celah sesempit apa pun. Gunakan new technology dan new targets. Mereka suspend semua normal rules in politics. Main kotor. ...

"ANIES-SANDI BIKIN MALU"

Gambar
Foto: Facebook Moslemcommunity.net -  Anies-Sandi mana berani menutup Alexis dan Diamond. Emangnya mereka berani melawan pengusaha hiburan kelas kakap? Eh... malah ditutup beneran. Maluuu. Anies-Sandi mah gubernur rasis dan pendukung Islam garis keras. Ga akan mungkin mengayomi kalangan minoritas. Eh... dia malah meresmikan gereja dan pura dengan penuh kehangatan. Maluuu. Anies-Sandi mah sok santun. Kita pancing saja emosinya pakai kasus walk out Ananda Sukarlan di acara Kanisius biar dia terprovokasi kayak Ahok dulu menghadapi anak UI. Eh... malah dicuekin, dimaafin dan dianggap enggak penting. Maluuu. Anies-Sandi boros nih bayar tim gubernur. Enggak kayak Ahok hemat. Eh... ketauan staf yang dulu dibayar pihak swasta. Maluuu. Anies-Sandi mana bisa mewujudkan rumah DP 0. Emangnya gampang cari lahan di Jakarta? Eh... malah mau dibangun beneran besok 2018 di Pondok Kelapa. Maluuu. Anies-Sandi mana bisa mewujudkan OK OCE. Paling cuma wacana gombal. Eh... Gerai OK OCE sudah lauching d...

Peggy Melati Sukma Sudah Lama Berhijrah, Tiba-Tiba Ubah Penampilan Sambil Minta Maaf

Gambar
Moslemcommunity.net - Para generasi 90-an pasti masih ingat aktris Peggy Melati Sukma. Namanya melejit ketika memerankan karakter centil di sinetron lawas "Gerhana". Sinetron tersebut tayang di stasiun televisi swasta RCTI mulai 1999 hingga 2003. Peggy beradu akting dengan berbagai bintang besar di sinetron "Gerhana". Seperti Pierre Rolland, Dina Lorenza, Soraya Abdullah, hingga pengacara Ruhut Sitompul. Kini, artis 41 tahun itu telah mengubah total penampilannya. Dulu, Peggy dikenal dengan rambut pendek khasnya serta baju tanpa lengan. Sekarang, Peggy telah memutuskan untuk berhijrah dan mengenakan hijab sejak 2013. Ia juga aktif menjadi pembicara di berbagai seminar hingga meluncurkan buku religius. Peggy pun beberapa kali mengunggah kegiatannya di akun Instagram pribadinya. Namun, tiba-tiba foto terbaru yang diunggah Peggy pada Jumat (10/11/2017) malah mengagetkan publik. Pasalnya, ada yang berbeda dari penampilan Peggy, yaitu ia kini juga mengenakan cadar. Di po...

Eks Jubir Ahok Bela Ananda Sukarlan, Begini Bantahan Keras Zeng Wei Jian

Gambar
Moslemcommunity.net -  EMMY BELA ANANDA (by Zeng Wei Jian) While I'm driving, Bu Nursyahbani Katjasungkana kirim naskah tulisan dari Ex Jubir Ahok-Djarot, Ny. Emmy Hafild. Judulnya, "Ananda Sukarlan & Hak Kebebasan Berpendapat". Saya baca. Whoaa...Ngawur. Tulisan Sampah. Nyesel saya bacanya. Full of hatred. Jadi polusi logic. Mutunya rendah. Ada bumbu "puffery" (false praise) di tulisan Emmy Hafild. Dia bilang Ananda Sukarlan pianis terkenal di dunia. That's Bullshit..!! Outside the tadpole pond (kolam cebong), No body knows him. Skill pianonya biasa aja. Ngga sebaik Levi Gunardi, Kwe Pin Nio, Yohanes Nugroho, Hendrata Prasetia. Kalo ngga percaya, tanya aja ke Mpu Pianis Iravati Soediarso. Jelas, in popular culture Anggun C Sasmi lebih ngetop dibanding Ananda Sukarlan. Di seluruh paragrafnya, Emmy Hafild tidak sebut nama lain. Hanya Ahok, Jarot dan Ananda Sukarlan. Dia gunakan istilah "pejabat" dan gubernur yang meraih kekuasaan dengan memecah ...

Mantap! Arie Untung: Taktik "Devide et Impera" ala Penjajah Hadapi dengan Rapatkan Shaf

Gambar
Foto: Islamedia Moslemcommunity.net - "Dulu penjajah, saat terdesak karena persatuan pejuang dan ulama, dipakailah taktik “devide et impera” (politik adu domba), yuk bersatu #rapatkanshaf," kata Arie Untung melalui akun twitternya, Rabu (8/11/2017). Sungguh benar apa yang disampaikan mas Arie Untung, artis yang sekaligus aktivis Islam ini. Kesadaran dan persatuan Umat Islam membuat Ahok yang didukung Penguasa dan para Naga akhirnya tersungkur dalam Pilkada DKI. Kekalahan yang tak disangka sama sekali. Rencana global menguasai Indonesia yang dimulai dari menaklukkan Ibu Kota Jakarta pun kandas. Kekalahan ini membuat mereka panik, maka operasi khusus pun dimainkan. OPERASI BELAH BAMBU, Cara klasik kolonial dalam MANAJEMEN KONFLIK. Antar umat diadu. Ulama dan tokoh tertentu ditolak. Pengajian didemo dibubarkan. Umat dihadap-hadapkan. Untuk melawan taktik ini tak ada cara lain selain Umat harus merapatkan shaf. Bersatunya Umat dan Ulama. Itu yang sudah ditunjukan dan dibuktikan d...

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia