Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pendukung Jokowi

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Begini Reaksi Kubu Jokowi-Ma'ruf Amin Atas Temuan 25 Juta Pemilih Ganda

Gambar
Jokowi-Ma'ruf Amin di Gedung Joang '45. ©2018 Merdeka.com Moslemcommunity - Kubu Jokowi-Ma'ruf Amin bereaksi atas temuan 25 juta pemilih ganda oleh kubu Prabowo-Sandi. Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin,  Hasto Kristiyanto meminta agar temuan tersebut dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurutnya, kubu Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin telah mencermati soal data pemilih ganda yang disampaikan koalisi pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Bahkan, pihaknya mengklaim telah berteriak keras mengenai masalah daftar pemilih tetap (DPT) sejak pilkada lalu. "Kami mendorong agar tidak ada lagi persoalan DPT, sebagaimana terjadi pada 2009 yang lalu," kata Hasto di Jakarta, Selasa (4/9/2018). Lebih jauh Hasto mengungkapkan, pihaknya tengah menghimpun data yang ada di lapangan, guna memastikan temuan itu. "Kami juga mencermati tersebut. Karena misalnya dari keluarga saya sendiri, dulu Pilgub ikut memilih. Tiba-tiba kemarin tidak b...

ICMI: Ada "Oknum" Ulama Ceramah Di Mekkah Terang-Terangan Ajak Milih Jokowi Padahal Masih Berihram

Gambar
Dewan Pakar ICMI Pusat Anton Tabah Digdoyon(Foto: jiromedia.com) Moslemcommunity - Tanah air sempat dibuat heoh lantaran ada jemaah haji Indonesia mengibarkan spanduk dan mengenakan kaus #2019GantiPresiden di Tanah Suci. Tidak sedikit yang mengecam aksi tersebut lantaran melakukan kapanye di Tanah Suci, bukannya fokus beribadah. “Kalau kibarkan baju bertuliskan #2019GantiPresiden itu berarti sudah usai jalankan rukun haji, sudah tahalul dan tidak lagi berpakaian ihram. Sudah di luar rukun haji menurut saya tidak masalah baik secara syari maupun etika,” kata Dewan Pakar ICMI Pusat Anton Tabah Digdoyo, Minggu (26/8). Justru menurutnya, yang seharusnya dipermasalahkan adalah yang terang-terangan kampanye di sela-sela ibadah haji masih berpakaian ihram tapi tidak dipermasalahkan. “Itu lho ada oknum ulama Indonesia dalam ceramah di Mekkah yang viral di media, ia terang-terangan ajak milih Jokowi. Itu jelas kampanye dan konon msh pakaian ihram. Itu yang tidak boleh dan itu yang harus di...

Waduh! Airlangga Gagal Cawapres, Fadel: Golkar Pecah dan Suaranya Merosot

Gambar
Dewan Pembina Partai Golkar Fadel Muhammad (Foto: breakingnews) Moslemcommunity - Dewan Pembina Partai Golkar Fadel Muhammad menyatakan, partainya kecewa karena Ketua Umum Airlangga Hartarto gagal menjadi cawapres Jokowi pada Pilpres 2019. Selain pecah, suara partai bersimbol beringin ini juga terancam merosot. Fadel menyampaikan hal itu menanggapi terpilihnya Ma'ruf Amin sebagai cawapres Jokowi. Padahal, Golkar menginginkan Airlangga yang terpilih sebagai pendamping Jokowi. Setelah Airlangga gagal menjadi cawapres, kata Fadel, Partai Golkar mengalami perpecahan. Indikatornya adalah kader partai terbelah ke dalam dua agenda yang berbeda. "Sebagian ada yang fokus pada Pilpres untuk memenangkan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Satu lagi fokus pada Pileg untuk menjaga suara Golkar. Ini Golkar terancam merosot karena tidak memiliki kader yang menjadi calon presiden ataupun wakil presiden," kata Fadel saat dihubungi TeropongSenayan, Rabu (22/8/2018). Sebenarnya, kata man...

Fadli Zon Hapus Polling Karena Jokowi 'Dimenangkan' Bot Siluman

Gambar
Foto: Fadli Zon (Ari Saputra) Moslemcommunity -  Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon sempat membuat polling Pilpres 2019 di akun Twitter-nya. Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang. Polling itu lantas dihapus Fadli. Apa sebab Fadli menghapus polling tersebut? Menurut Fadli, polling itu diserbu 'bot siluman'. "Polling tadi terpaksa saya tutup karena ada aplikasi beli polling plus serbuan bot siluman," ujar Fadli seperti dikutip dari Twitter resminya, @fadlizon, Rabu (22/8/2018). Foto: Alasan polling Pilpres 2019 dihapus Fadli Zon (screenshot Twitter) Fadli lantas membuat polling lain lewat cuitan terbaru. Metodenya berbeda. Jika netizen hendak memilih Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, cuitan tersebut harus di-retweet. Kalau memilih Jokowi-Ma'ruf, tweet tersebut harus disukai. Di polling kali ini per pukul 10.44 WIB, pasangan Prabowo-Sandi terlihat unggul dengan sekitar 15.692 retweet. Jokowi-Ma'ruf baru mendapat 8.940 like. "Jadi ini aja gantinya...

Waduh! Projo: Baguslah Sri Mulyani Tak Masuk Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

Gambar
Sri Mulyani (Foto: Kompasiana) Moslemcommunity.net - Menkeu Sri Mulyani batal masuk Tim Sukses Jokowi-Ma'ruf Amin. Ormas Projo menilai hal ini sudah tepat. " Baguslah. Sudah seharusnya begitu. Menteri Keuangan kan punya tanggung jawab sangat besar dalam mengelola keuangan negara apalagi di tengah ketidak pastian kondisi ekonomi global," ujar Ketua Umum PROJO, Budi Arie Setiadi , kepada wartawan, Selasa (21/8/2018). Budi Arie memandang kondisi ekonomi dunia penuh guncangan, termasuk perang dagang antar negara besar. Belum lagi tekanan kurs , neraca perdagangan dan neraca transaksi berjalan serta defisit APBN yang perlu dikelola secara prudent. "Kami menilai sikap Menkeu sudah sangat tepat," jelas Budi. "Sangat bagus Menkeu dan seluruh jajaran pemerintahan yang mengelola anggaran besar untuk tidak menjadi partisan. Pemerintahan yang bersih dan bekerja nyata sudah tertanam di sanubari rakyat. Jangan dikotori dan dinodai kepentingan sempit dan jangka pendek,...

Luar Biasa! Mahfud MD Tolak Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'aruf, Berikut Alasannya

Gambar
(Foto: Istimewa) Moslemcommunity.net - PDIP mengungkap Mahfud MD telah ditawari menjadi ketua tim pemenangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. Namun ternyata Mahfud menolaknya. “Jadi ketika diminta untuk untuk menjadi Ketua Tim Pemenangan beliau nggak mau,” ungkap ujar Sekretaris Badan Pelatihan dan Pendidikan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari, Ahad 19 Agustus 2018 malam. PDIP membantah bila ada tudingan yang menyebut pihak Jokowi melupakan Mahfud MD setelah Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu tak dipilih menjadi cawapres. Eva memastikan Jokowi tetap memperhatikan Mahfud. “Jadi salah kalau kemudian seolah-olah kita mengabaikan beliau,” tuturnya. Eva menyebut alasan Mahfud menolak masuk timses adalah karena ingin fokus pada BPIP. Mahfud diyakini tak akan berpindah ke kubu lawan meski mendapat tawaran dari pihak Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. “Kita sudah menawari dan seterusnya dan Pak MMD sudah mengambil sikap begitu, ‘saya tidak akan partisan karena...

Prabowo - Sandi Menang Telak Di Polling Buatannya, Begini Komentar Iwan Fals

Gambar
Moslemcommunity.net - Iwan Fals membuat polling melalui akun Twitter pribadinya yang memiliki 1,81 juta follower. Hasilnya, Prabowo-Sandiaga Uno menang dengan angka 68 persen. Sedangkan Jokowi-Ma’ruf Amin hanya mendapat 27 persen. Selebihnya sebanyak 5 persen tidak memilih. 🤓 — 🤝 (@iwanfals) 10 Agustus 2018 Melihat hasil polling itu, Iwan Fals pun berkomentar dengan diawali cieee cieee. “Cieee cieee PraSan menang niyee...👏👏👏” kicaunya, Sabtu (11/8/2018). Cieee cieee PraSan menang niyee...👏👏👏 — 🤝 (@iwanfals) 11 Agustus 2018 Polling lainnya yang diadakan oleh sejumlah lembaga dan tokoh, baik pendukung Prabowo maupun pendukung Jokowi, hasilnya juga Prabowo-Sandiaga Uno menang mayoritas. Baca juga:  'Cebong-Kampret' Istilah ini Tak Pernah Digunakan Neno Warisman, Ini Alasannya Berikut ini hasil sejumlah polling yang semuanya dimenangkan Prabowo-Sandi: Indonesia Lawyers Club Jokowi – Ma’ruf Amin 26% Prabowo – Sandiaga Uno 63% Tidak memilih 11% Saat ini siapa yg anda pil...

Tak Jadi Dipinang Jokowi sebagai Cawapres, Mahfud MD Buka Suara

Gambar
Mahfud MD saat ditemui di sebuah restoran di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2018).(kompas) Moslemcommunity.net - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengaku sudah mendengar kabar bahwa Presiden Joko Widodo telah menetapkan nama Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2019. Sebelumnya, nama Mahfud disebut sebagai kandidat kuat yang akan mendampingi Jokowi sebagai cawapres pada Pilpres 2019. Setelah mengetahui bahwa dia tidak dipilih, Mahfud mengaku tidak kecewa dengan keputusan Jokowi dan sembilan partai koalisi pendukungnya. Baca juga:  Sindir Pendukung Khilafah dan 212, Mahfud Sebut karena 'Enggak Kebagian' Aja “Saya tidak kecewa, kaget saja, karena sudah diminta mempersiapkan diri, bahkan sudah agak detail,” kata Mahfud, dalam sebuah wawancara di Kompas TV, pada Kamis (9/8/2018) sore. Jokowi dan para partai pendukungnya mengungkap nama Ma’ruf Amin sebagai cawapres dalam sebuah pertemuan di restoran Plataran, Menteng, pad...

Pusat Hoax! Pendukung Jokowi Denny Siregar FITNAH Gerakan #2019GantiPresiden Dengan TERORISME, Ini Klarifikasi Keluarga

Gambar
Moslemcommunity.net - Aktivis media sosial, Denny Siregar baru-baru ini menyebarkan informasi lewat media sosial yang mengaitkan Ustadz Abu Jibril dengan gerakan Presidium #2019GantiPresiden dan Al Qaeda. Kabar tersebut kemudian diklarifikasi oleh pihak keluarga Ustadz Abu Jibril. Sebelumnya, aktivis pendukung Jokowi, Denny Siregar melalui akun Facebook pribadinya mengunggah status berjudul "ABU JIBRIL & TERORISME". Postingan itu diikuti dengan keterangan yang menyebut nama itu terkait dengan radikalisme dan terorisme. Tak hanya itu, dia juga menyebut nama Muhammad Jibriel Abdul Rahman dan situs arrahmah.com dalam unggahan tersebut. Dalam status yang sama akun Denny Siregar itu menyertakan gambar Maklumat Presidium #2019GantiPresiden yang memuat tanda tangan seseorang bernama Ustad Abu Jibriel. (Postingan Deklarasi Akbar yang menyertakan nama Ustad Abu Jibril Fuad -kiri) Menanggapi munculnya unggahan di media sosial itu, Muhammad Jibriel Abdul Rahman (putra Ustadz Abu Ji...

Netizen Temukan 5 KEANEHAN Acara Deklarasi Dukungan Ulama Muda Untuk Jokowi

Gambar
Moslemcommunity.net - Banyak cara dilakukan untuk menaikkan elektabilitas Jokowi yang konon sudah merosot hingga ke angka 20%. Contohnya acara Rembuk Aktifis 98 yang membuat geger dan ditertawakan warganet karena ternyata diikuti oleh beberapa warga lansia dan anak-anak. Tak kapok jadi bahan tertawaan warganet, sebuah acara serupa digelar di Sentul Internasional Convention Center (SICC). Acara Halalbilahal dan silaturrahmi nasional yang sekaligus menjadi Deklarasi Dukungan Solidaritas Ulama Muda Jokowi atau SAMAWI tersebut mencuri perhatian warganet. Setidaknya ada 5 fakta yang diungkap warganet dari Acara Deklarasi Solidaritas Ulama Muda Jokowi (SAMAWI) yang berlangsung Selasa, 10 Juli 2018 tersebut: 1. Politisasi Agama Istilah politisasi agama sebenarnya lebih banyak digaungkan oleh para pendukung Jokowi, bahkan tidak kurang Jokowi sendiri dan beberapa tokoh dilingkar kekuasaan menyebut istilah “Politisasi Agama” bagi kelompok yang besebrangan dengan mereka. Kontan, acara dengan gau...

Menteri Serba Bisa ‘LBP’ Tak Terima Jokowi Diserang Terus Isu Utang, Nantang Cium Kaki

Gambar
LBP (Foto: republikin) Moslemcommunity.net - Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan kembali pasang badan. Dia tak terima Presiden Jokowi terus diserang isu utang. Kemarin, dia menantang debat para pengritik. Taruhannya: yang kalah cium kaki. Tantangan Luhut idisampaikan saat menghadiri Sarasehan Nasional yang digelar di JS Luwansa, Jakarta, kemarin. Dia gerah dengan berbagai serangan berbagai tokoh yang ditujukan kepada Jokowi. Menurut dia, pertumbuhan utang pemerintah saat ini masih lebih rendah dibanding sebelum-sebelumnya. Apalagi penarikan utang saat ini lebih banyak dipakai untuk membangun infrastruktur. Bukan digunakan untuk yang tak produktif. Kata dia, utang pemerintah saat ini tidak lagi government to government. Tapi untuk proyek pembangunan. "Itu terjadi perubahan. Nah, orang bilang utang. Ini utang kita rendah," kata Luhut. Selain itu, Luhut juga menyebut pemerintah sudah mengelola utang dengan baik. Dia pun menerima dengan terbuka jika ada yang mengkritik soal utang ...

Ceileeeh, Ini Alasan Pendukung Jokowi Senang Alumni 212 Terdegradasi

Gambar
TGB (Foto: suarantb) Moslemcommunity.net - Pendukung Joko Widodo banyak berharap dukungan M. Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) kepada petahana bisa mendegradasi Persatuan Alumni (PA) Aksi 212. “PA 212 yang merupakan arus besar umat Islam untuk #2019GantiPresiden bisa terdegradasi dengan adanya dukungan TGB ke Jokowi,” ujar Direktur Eksekutif Globar Base Review (GBR) Rusdianto Samawa kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (12/7). Pasca memberi dukungan kepada Jokowi, saat itu pula seluruh relawan yang kental gerakannya dengan #2019GantiPresiden kini berbalik arah, tidak lagi mendukung TGB. Sambung Rusdianto, padahal aset terbesar TGB adalah kerelaan para pendukung yang membawanya untuk bersanding dengan calon presiden di luar Jokowi. “Sebetulnya kebatinan pendukung TGB dan umat Islam khususnya sudah dipahami oleh TGB sendiri. Namun, karena tekanan dan lain hal sehingga keburu-buru memberi dukungan,” pungkasnya. (RMOL) [http://news.moslemcommunity.net]

HNW Kritik Soal 'Tampang Ulama', Samawi Tak Terima

Gambar
Wakil Koordinator Samawi Jawa Timur Nawawi Maksum Moslemcommunity.net - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid mengomentari peserta Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) yang mendukung Presiden Joko Widodo tidak punya tampang ulama. Pihak Samawi menyatakan pernyataan Hidayat menyesatkan. "Pernyataan Pak Hidayat tentang tidak adanya tampang keulamaan itu jelas sangat menyesatkan dan menyakitkan," kata Wakil Koordinator Samawi Jawa Timur Nawawi Maksum, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/7/2018). Selain menyakitkan, komentar dari Hidayat itu dinilai menyesatkan. Nawawi mempertanyakan apakah keulamaan seseorang bisa diukur dari tampang. Menurut dia, pernyataan itu juga membuat ulama-ulama muda di republik ini kecewa. "Itu akan membuat kecewa seluruh ulama muda yang ada di nusantara ini dan itu akan memberikan perspektif bahwa dalam Islam itu ulama dilihat dari tampangnya," sebut Nawawi. Dia pun berharap Wakil Ketua MPR itu tak lagi banyak berko...

Wakwaw! Jokowi Turun Pangkat, KOMPAS Tulis Jokowi Didukung Ulama Muda Maju Sebagai "CAWAPRES"

Gambar
Screenshoot Twitter Moslemcommunity.net - "Solidaritas Ulama Muda Indonesia (Samawi) menyatakan dukungannya kepada Joko Widodo untuk maju sebagai cawapres dalam Pilpres 2019." Demikian isi twit akun resmi @kompascom pada Selasa 10 Juli 2018 kemarin. Ada yang aneh? Kompas menulis Jokowi "CAWAPRES". Hehe... Link: https://twitter.com/kompascom/status/1016651015397888001 Solidaritas Ulama Muda Indonesia (Samawi) menyatakan dukungannya kepada Joko Widodo untuk maju sebagai cawapres dalam Pilpres 2019. https://t.co/FssAxrRoQk — Kompas.com (@kompascom) 10 Juli 2018 gak jadi sebagai CAPRES nih ceritanya, saking semangatnya nulis, sampai2 dari capres jadi cawapres. haha #LOL — Aroel Sebastian (@Aroel_Sebastian) 10 Juli 2018 boro2 klojotan pengen ktawa malah😃 masa jungjunan lo cuman d dukung jadi cawapres turun pangkat dong😎 — #2019GANTIPRESIDEN (@UjangSpn) 10 Juli 2018 Hahahhhaaaa,,, gimana neh ,.. woi.... 😂😂😂😂😂😂 masa cawapres 😂😂😂😂😂😂😂😂😂 @jokowi ,,, a...

Momen-Momen Kemesraan TGB dengan Jokowi

Gambar
foto: kicknews.today Moslemcommunity.net - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, belakangan menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan. Hal ini menyusul keputusannya mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019. TGB menilai Jokowi merupakan tipe pekerja keras sehingga mampu membangun Indonesia lebih baik. Kedekatan TGB dengan Jokowi pun telah terlihat di beberapa kesempatan. Sehingga tak heran jika dia menilai Jokowi pantas meneruskan kembali jabatan sebagai presiden. Berikut momen kemesaraan TGB dengan Jokowi: 1. Ngevolg bareng Beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja KEK Mandalika, Lombok, NTB. Pada kesempatan itu, Jokowi didampingi oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi. Ketika di lokasi tersebut Jokowi tak menyia-nyiakan kesempatan untuk nge-vlog, memamerkan keindahan KEK Mandalika. Saat nge-vlog itu mantan Wali Kota Solo tersebut turut serta mengajak TGB. "Hari ini saya berada di Kawa...

Ambil Keputusan Tegas! TGB Dukung Jokowi, GNPF: Dia tak Bersama Kami Lagi

Gambar
Foto: Panjimas Moslemcommunity.net - Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Yusuf Martak menanggapi dukungan Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) untuk Presiden Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Dukungan tersebut secara otomatis membuat TGB tidak lagi masuk dalam nominasi tokoh untuk Pilpres 2019. Sebelumnya, TGB memang termasuk salah satu tokoh yang masuk nominasi Rakornas Alumni 212 untuk maju pada Pilpres 2019. Namun, Yusuf mengatakan, secara otomatis saat ini TGB sudah tereliminasi setelah mendukung Jokowi. "Otomatis, kalau dia tidak bersama kami," ucapnya saat ditemui seusai bersilaturahim dengan Presiden PKS di kantor PKS, Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (9/7). Di sisi lain, menurut dia, setiap orang mempunyai hak menyatakan dukungan kepada pihak lain. Karena itu, GNPF mempersilakan TGB mengutarakan dukungan untuk Jokowi. "GNPF tidak menentukan sikap, GNPF memandang setiap orang punya hak untuk mencalonkan...

Heboh! Kata Demokrat: Luhut Tak Bisa Jaga Rahasia, Kasihan TGB

Gambar
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan(KOMPAS) Moslemcommunity.net - Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebut TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) curhat soal dukungan ke Joko Widodo untuk jadi Presiden RI dua periode. Partai Demokrat (PD) yang menaungi TGB menyayangkan sikap Luhut membongkar cerita TGB. "Pak Luhut ini juga ngapaian curhatan orang kok disampaikan dan disiar-siarkan ke Publik. Bukannya curhat itu biasanya bersifat rahasia dan personal ya," kata Ketua DPP PD Jansen Sitindaon kepada wartawan, Selasa (10/7/2018). "Dan si penerima curhat harusnya menjaganya, bukan malah membongkarnya. Kalau istilah zaman now, ini namanya si penerima curhat tidak bisa menjaga rahasia. Kasihan yang curhat kan jadinya," imbuh Jansen. Jansen mengkritik Luhut soal sikap TGB di Pilpres 2019. Bagi Jansen, TGB seharusnya melaporkan sikap mendukung Jokowi ke partai sebelum disampaikan ke publik. "Mungkin Pak Luhut tidak tahu bahwa me...

Kata Luhut: Semalam TGB Ketemu Saya, Curhat 'Yang Salah Apa Bang'

Gambar
Moslemcommunity.net - Gubernur NTB TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) bertemu dengan Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan. Apakah ada pembahasan soal cawapres untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi)? Luhut mengungkap pertemuannya dengan TGB pada Senin (9/7) malam itu. Ia menyampaikan hal itu saat mengomentari soal TGB yang akan dijatuhi sanksi Partai Demokrat setelah menyatakan mendukung Jokowi menjadi presiden dua periode. "Tadi malam baik-baik Pak TGB, Pak TGB ketemu saya tadi malam, kami bincang-bincang, baik-baik saja," ujar Luhut di Sopo Marpingkir HKBP, Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (10/7/2018). Baca juga: Demokrat: TGB yang Dukung Jokowi Disanksi karena Masalah Etika Luhut kemudian mengatakan TGB curhat kepada dirinya. Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat itu mempertanyakan soal dampak dari dukungannya kepada Jokowi. "Dia orang baik, dia juga bilang, 'Yang salah, Bang, apa? Kan saya hanya mendudukkan supaya kita jangan bangsa ini jadi berkelahi...

Tegas akan Siapkan Sanksi bagi TGB, Apakah Artinya Demokrat Tak Dukung Jokowi?

Gambar
Kolase (tribunnews) Moslemcommunity.net - Partai Demokrat membuka kemungkinan akan memberikan sanksi kepada TGH Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB), yang mendukung Joko Widodo (Jokowi) menjabat sebagai presiden selama dua periode. Lantas apakah ini berarti Demokrat tidak mendukung Jokowi pada Pilpres 2019? Pernyataan ini disampaikan oleh Waketum Demokrat Syarief Hasan terkait ada-tidaknya sanksi bagi TGB. Sebab, Demokrat belum menyatakan sikapnya pada Pilpres 2019. "Sanksi pasti tetap ada dan itu akan dibahas Dewan Kehormatan," ujar Syarief kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/7/2018). Pembahasan soal capres hingga koalisi masih akan dibahas Demokrat siang ini di kediaman sang ketum, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Saat ini belum diketahui secara pasti arah koalisi dan capres yang akan diusung Demokrat. Soal sikap dukungannya kepada Jokowi, TGB memberikan alasan terkait percepatan pembangunan di NTB, khususnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika...

Kata NasDem: Cawapres Jokowi Pasti Buat Gempar Indonesia

Gambar
Sekjen Nasdem Johnny G Plate. (Leo/era.id) Moslemcommunity.net - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengantongi nama cawapres untuk mendampinginya di Pilpres 2019. Cawapres Jokowi disebut NasDem akan bikin gempar Indonesia. "Cluenya pasti (cawapres) itu pendamping hebat buat Pak Joko Widodo, pasti diterima dengan senang hati oleh semua partai koalisi, pasti membuat gempar Indonesia karena itu tokoh yang cocok untuk Indonesia 2019-2024," kata Sekjen Nasdem Johnny G. Plate di kantor DPP NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018). Siapa cawapres yang dikantongi Jokowi, Johnny tak menyebutnya. Dia hanya menegaskan cawapres yang dipilih bisa diterima semua kalangan. "Ini adalah tokoh yang profesional dari partai politik maupun non partai politik. Tokoh yang hebat," tegas dia. NasDem menurutnya menyerahkan keputusan nama cawapres kepada Jokowi. Cawapres pilihan Jokowi diyakini punya visi yang sama dengan NasDem terkait Indonesia "Kami meyakini juga tadi se...

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia