Postingan

Menampilkan postingan dengan label Narkoba

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Bandar Narkoba Kelas Kakap! BNN: Narkotika Milik Anggota DPRD NasDem Merupakan Jenis Baru

Gambar
(Tersangka pemilik dan pengendali narkoba jaringan internasional yang juga anggota DPRD Langkat dari Fraksi NasDem Ibrahim Hasan) ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi Moslemcommunity - Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan uji laboratorium terhadap 105 kg sabu dan 30.000 butir ekstasi milik anggota DPRD Langkat dari F-NasDem, Ibrahim Hasan. Hasilnya, kedua jenis narkotika itu berkualitas paling bagus. "Dua temuan itu hasil pemeriksaan, baik sabu dan ekstasi tersebut, adalah jenis yang lebih kuat dan lebih enak untuk para pemakai atau pengguna," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari dalam keterangannya, Kamis (6/9/2018). Arman menjelaskan, dari pemeriksaan BNN, 30.000 pil ektasi milik Ibrahim memiliki kandungan pantylon dicampur dengan kafein. Menurut Arman, ekstasi tersebut merupakan jenis yang baru ditemukan di Indonesia. "Jenis ini baru pertama ditemukan di Indonesia," tambahnya. Tak hanya itu, BNN juga menemukan sabu jenis blue ice. Arman menjelaskan s...

Inilah Pelaku yang Menembak Bripka Faisal Hingga Tewas dan Kronologisnya

Gambar
Bripka Anumerta Faisal dibunuh Moslemcommunity - Bripka Anumerta Faisal pada Sabtu (25/6/2018) sekitar pukul 23.00 WIB, datang ke Pantai Bantayan Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara karena mendapat informasi ada komplotan yang diduga akan menyelundupan narkoba. Sesampai di pantai itu, Bripka Faisal bertemu dengan tujuh pria sedang duduk di warung bersama seorang warga setempat. Lalu Faisal meminta mereka untuk bertiarap. Enam langsung tiarap. Sedangkan Zulkifli alias Botak, tak bersedia tiarap. Dia hanya jongkok saja. Lalu Faisal langsung mengokang senpi laras panjang dan mengarahkan ke tengkuk Zulkifli, kemudian ia baru jongkok. Lalu tiba-tiba Zulkifli melawan dan merampas senpi laras panjang tersebut, lalu meminta bantuan pada temannya yang lain. Seketika itu juga enam pria lain langsung mengeroyok korban. “Mereka bertujuh memukul korban hingga korban terduduk di tanah. Lalu Mukhtar menarik senpi revolver di pinggang korban ketika korban hendak bangun. Lalu Zulkifli mengatakan ke Muktar...

Kombes Herry Heryawan Tangkap Cucu Konglomerat Ini, Begini Tanggapan Anggota Komisi III

Gambar
Instagram/richardmuljadi Moslemcommunity - Kedapatan hendak mengkonsumsi narkotika jenis kokain di dalam toilet restoran, Richard Muljadi, cucu seorang konglomerat terkenal ditangkap Kombes Herry Heryawan, perwira menengah (Pamen) Polda Metro Jaya yang diketahui saat ini tengah mengikuti pendidikan Sekolah Kepemimpinan Tinggi (Sespimti) Polri. Penangkapan ini mendapat apresiasi dari anggota Komisi III Ahmad Sahroni yang memandang peristiwa tersebut menggambarkan kesigapan anggota Polri yang merasa bertugas kapanpun dan di manapun. “Apresiasi patut kita berikan kepada Polri dalam hal ini Kombes Herry Heryawan. Bukan hanya karena yang ditangkap adalah cucu seorang konglomerat. Peristiwa ini bila kita lihat lebih jauh sebenarnya menggambarkan bagaimana sikap seorang anggota Polri kapanpun dan di manapun saat melihat kejahatan instingnya akan langsung bertindak,” ucap Sahroni dalam siaran persnya, Kamis (23/8/2018). Hal lain yang turut menjadi sorotan Sahroni, Hery Heryawan yang dikenal d...

Geger Ditangkap BIN saat Pakai Kokain, Begini Kehidupan Mewah Cucu Konglomerat

Gambar
Richard Muljadi dan Kartika Muljadi (Instagram/richardmuljadi) Moslemcommunity - TRIBUNJATENG.COM- Richard Muljadi ditangkap di sebuah restoran di SCBB, Rabu (22/8/2018) dini hari sekitar pukul 01.00. Perwira polisi yang meringkusnya adalah Kombes Herry Heryawan yang sudah malang melintang menangani kasus kriminal dan Narkoba besar. Dilansir dari wartakota.tribunnews.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, membenarkan penangkapan Rochard. "Iya betul, ditangkapnya dini hari tadi," ujar Argo kepada wartawan, Rabu (22/8/2018). Penangkapan itu terjadi secara kebetulan oleh Kombes Herry Heryawan. Kabar tersebut menyebar luas saat dibagikan oleh akun @wristbusters. "Saya mendengar bahwa Anda ditahan di Jakarta tadi malam, setelah mengancam pemilik restoran dan masih di penjara dan sekarang semua dalam pengaruh kokain ?? Anda lupa memasukkannya ke dalam cerita ig Anda Akan cocok di samping foto makanan Anda dari kehidupan mewah Anda diduga hidup. Sadarlah mofo d...

Sungguh Miris! Miliki Ratusan Kilogram Sabu, Anggota DPRD Ini Terancam Hukuman Mati

Gambar
BNN Saat Menggelar Konfrensi Press terkait pengungkapan kasus narkoba. (Foto: VIVA) Moslemcommunity - Badan Narkotika Nasional tidak menyangka pelaku pengedar sekaligus bandar besar narkoba dengan jaringan internasional seorang anggota DPRD Langkat, bernama Ibrahim Hasan (45). Ibrahim diamankan pihak kepolisian dengan barang bukti sabu seberat 105 kilogram dan 30 ribu butir pil ekstasi asal Malaysia. "Ini membuktikan bahwa kejahatan narkotika tidak memandang status, siapapun bisa terlibat. Kita sangat menyayangkan kalau anggota DPRD yang harusnya mengayomi kita justru menjadi bandar dan pengedar," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari, kepada wartawan di Medan, Selasa 21 Agustus 2018. Ibrahim Hasan, yang merupakan kader Partai Nasional Demokrat (Nasdem), diamankan saat melakukan sosialisasi pemilu pada pileg 2019 di Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin pagi, 20 Agustus 2018. "Bahwa salah satu dari pengendali, dan kita...

Terciduk! Anggota DPRD Langkat Pemilik 3 Karung Sabu Ditangkap Saat Sosialisasi Nyaleg

Gambar
Anggota DPRD Langkat diduga pemilik 3 karung sabu-sabu. ©2018 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah Moslemcommunity.net - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap anggota DPRD Langkat, Sumatera Utara, Ibrahim alias Hongkong pemilik tiga karung goni narkoba jenis sabu dan 30 ribu butir ekstasi. BNN mengungkap Ibrahim ditangkap saat tengah melakukan sosialisasi ke kampung-kampung untuk pencalonannya sebagai calon legislatif 2019-2024. "Saat ditangkap, yang bersangkutan sedang sosialisasi di kampung-kampung hari Senin (20/8) sehubungan dengan pencalonannya kembali sebagai anggota DPRD Langkat untuk masa bakti 2019-2024," kata Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari dalam pesan singkatnya kepada Antara di Jakarta, Selasa (21/8). Ibrahim alias Hongkong bersama beberapa orang yang mendampinginya, ketika akan ditangkap, mereka menyangka tim BNN adalah anggota Bawaslu. Dari penangkapan itu, di saku yang bersangkutan ditemukan kartu anggota DPRD Kabupaten Langkat. Sebelumnya, tim op...

Terciduk! Barbuk 1 bulan, BNN Musnahkan 31 Kg Sabu

Gambar
Ilustrasi. (faktualnews) Moslemcommunity.net - Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan barang bukti narkotika penyitaan rentan waktu 3 bulan yakni Maret-April 2018. Ada 31,6 kg sabu, 5.576 butir ekstasi dan 67,9 kg daun katinon. "Hari ini BNN kembali memusnahkan barang bukti ke tujuh kalinya. Total barang bukti yang akan dimusnahkan ada sabu seberat 31.615,62 gram, ekstasi sebanyak 5.576 butir, dan katinon seberat 67,9 kg," kata Kepala BNN Komjen Heru Winarko di gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (30/5/2018). Heru mengatakan seluruh barang bukti yang dimusnahkan hari ini adalah hasil sitaan 4 kasus berbeda. Hasil sitaan ini merupakan buah kerja keras BNN dibantu Polri dan Bea Cukai. Kasus pertama yakni 3 tersangka MAT, JA, dan PBD yang ditangkap. MAT ditangkap di Jakarta Utara, sementara dua lainnya ditangkap di Riau. "Berawal dari kecurigaan petugas Bea dan Cukai PT. Pos Pasar Baru terhadap 4 (empat) koli paket dari Eithopia yang dipecah menjadi 2 (dua) koli de...

Miris, Ini Alasan Kocak Pemuda Bertato yang Malah Ketagihan Tinggal di Tahanan

Gambar
Alasan yang diungkapkan pemuda bertato naga, tahanan Polsek Simokerto, membuat Kapolsek hingga wartawan tertawa. (YUAN ABADI/RADAR SURABAYA) Moslemcomm unity.net - Sebagai seorang tahanan, sikap Zakaria (18) tak lumrah. Berbeda dengan tahanan lain yang merasa sedih dan tertekan, pemuda yang tinggal di Jalan Simo Pohaman itu justru bahagia di tahanan. Alasannya membuat Kapolsek Simokerto Kompol Masdawati Saragih dan awak media yang meliputnya pada Minggu, 24 Desember 2017, tertawa. Ia mengaku betah di tahanan lantaran mendapat makan gratisan. Dia mengaku tak merasa tertekan di dalam tahanan selama mendapat makan gratis. Sebelum ditangkap, p "Sehari-hari saya selalu bingung nyari uang untuk membeli makan. Sebab meski bekerja, namun saya dibayar mingguan," ungkapnya dilansir JawaPos.com. Zakaria ditahan setelah terlibat kasus penyalahgunaan narkoba. Dia ditangkap usai membeli sabu di Jalan Kapasan Lor pada Senin, 18 Desember 2017. Saat ditangkap, ia terbukti mengantongi satu pa...

Ngeri, Polisi Sebut Tio Pakusadewo Pecandu Akut

Gambar
Tio Pakusadewo ditangkap karena kasus narkoba. (Seno/tabloidbintang.com) Moslemcommunity.net - Menurut keterangan Kasubdit II Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Dony Alexander, sudah 10 tahun terakhir Tio Pakusadewo menjadi pecandu narkotika jenis sabu. Bahkan polisi menyebut Tio Pakusadewo masuk dalam kategori pecandu berat. "Ya pokoknya sudah akut lah, tapi nanti kita liat asesment dia," kata Dony Alexander, di Polda Metro Jaya, Jumat (22/12). Tio Pakusadewo ditangkap karena kasus narkoba. (Seno/tabloidbintang.com) Sebenarnya Tio Pakusadewo sempat berhenti mengonsumsi narkoba beberapa bulan lalu. Namun dia kembali ke barang haram itu setelah mendapatkan cedera di bagian kaki, lantaran kecelakaan sepeda motor. "Kalau saya pikir selama 10 tahun, mungkin lebih. Tapi pas penangkapan sabu 1.06 gram itu jadi barbuk yang kita ajukan. Namun yanng sudah dia pakai selama 10 tahun saya tak bisa berspekulasi," papar Dony. Tio Pakusadewo ditangkap Dit Resnarkoba Polda ...

Video: BNN Geledah Rumah Bos Diskotek MG, Temuannya Mengejutkan

Gambar
Screenshoot Video Kompas Moslemcommunity.net - Lanjutan dari penggerebekan Diskotek MG Internasional, petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) menggeledah suatu rumah di Kompleks Perumahan Malibu Blok B 19 di Cengkareng, Jakarta Barat, pada Selasa malam (19/12). Rumah berlantai 3 itu diduga merupakan milik bos Diskotek MG Internasional yang masih buron hingga saat ini. Dengan dibantu pihak Polsek Cengkareng, penggeledahan rumah yang diduga milik bos Diskotek MG Internasional tersebut tetap dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN). Pada penggeledahan itu, petugas berhasil menemukan beberapa dokumen yang terkait dengan Diskotek MG. Dan yang mengejutkan, beberapa bahan kimia yang diduga merupakan bahan pembuatan narkoba cair juga diamankan. “Orangnya sudah tidak ada dan masih lidik. Namun berhasil diamankan beberapa dokumen termasuk dokumen terkait diskotek MG, racikan bahan pembuatan narkoba cair, dan juga paspor,” ucap Kapolsek Cengkareng, Komisaris Polisi Agung Budi Leksono, di Jakarta ...

Astaghfirullaah.. Bocah SD Asal Kendari Ini Racik Narkoba dari Jamur Kotoran Sapi, Efeknya Mengerikan!

Gambar
Moslemcommunity.net - Setelah beberapa waktu lalu Kendari dihebohkan dengan keberadaan pil PCC yang memabukkan siswa hingga mengalami halusinasi dan 2 orang kehilangan nyawa. Kini, seorang siswa SD di kota Kendari berinisial AM berhasil menemukan narkoba jenis baru yang diracik dari kotoran sapi. Siswa kelas 6 SD tersebut ditemukan tak sadarkan diri oleh warga di kelurahan Puwatu setelah mengonsumsi narkoba. Narkoba yang dikonsumsi AM diketahui terbuat dari jamur tahi (kotoran) sapi dimana ia meracik sendiri jamur yang tumbuh di tahi sapi di kandang mamalua yang berada di dekat rumahnya. Dari pengakuan AM, ia mendapat resep narkoba jamur tahi sapi ini dari temannya yang duduk di bangku SMP. Peristiwa tersebut sontak membuat kaget Badan Narkotika Nasional Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kepala BNN Kota Kendari, Muniarti langsung melakukan investigasi terhadap narkoba jenis baru tersebut. Dari hasil investigasi BNN, jamur pada kotoran sapi menjadi salah satu jamur setara sabu ...

BREAKING NEWS! BNN Gerebek Gudang Diduga Pabrik PCC di Semarang, MANTAP

Gambar
Sebuah gudang yang diduga tempat pembuatan pil PCC (Paracetamol Caffein Carisoprodol) di Jalan Halmahera Nomor 27, Semarang digerebek Badan Narkotika Nasional (BNN), Minggu (3/12/2017).  (tribunjateng/rival almanaf) Moslemcommunity.net - Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek sebuah rumah di Jalan Halmahera Nomor 27, Kota Semarang, Ahad. Rumah tersebut diduga sebagai pabrik tempat produksi pil PCC (Paracetamol Caffein Carisoprodol). Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Pol Irwanto mengatakan masih dilakukan pendataan berkaitan dengan barang bukti yang diamankan di lokasi tersebut. Selain di Jalan Halmahera, kata dia, penggerebekan juga dilakukan di sebuah rumah di Jalan Gajah Raya, Kota Semarang, yang diduga dipakai sebagai gudang penyimpanan. Irwanto menjelaskan penggerebekan dilakukan serentak di dua kota lainnya, yakni Solo dan Tasikmalaya. Di tiga kota tersebut, lanjut dia, diduga pabrik PCC tersebut beroperasi. "Masih dihitung, termasuk yang di Solo dan Tasikma...

Masih Ingat dengan Pria Yang Di Penjara Karena Obati Istrinya Pakai Daun Terlarang? Nasibnya Sekarang Begini

Gambar
Moslemcommunity.net - Pria ini bernama  Fidelis Arie Sudewarto, ia obati istirnya, Yeni Riawati yang menderita penyakit langka Syringomyeila dengan menggunakan ganja. Tapi nahas pada tanggal 25 Maret 2017, istrinya meninggal, tepat 32 hari setelah Fidelis ditahan. Dari siaran pers yang diterima TribunnewsBogor.com, majelis hakim menilai Fidelis memenuhi unsur dalam Pasal 111 dan 116 UU nomor 35 tentang Narkotika. Fidelis divonis majelis hakim delapan bulan penjara dan denda Rp 1 miliar subsider satu bulan dalam sidang putusan pada 2 Agustus 2017 lalu. Tapi ternyata ada kabar baik yang datang dari fidelis hari ini, kamis (16/11/2017). Fidelis akan mengakhiri masa hukumannya sejak ditangkap dan ditahan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sanggau pada 19 Februari 2017 yang lalu di Rutan Klas IIB Sanggau. Meski sebulan yang lalu Fidelis sudah bisa berkumpul dengan keluarganya dengan cuti bersyarat pada 15 Oktober 2017, namun statusnya masih sebagai narapidana. Didampingi tim kuasa hukum...

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia