Postingan

Menampilkan postingan dengan label KPK

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Eaaa.. Programnya Dipuji Jokowi, Bupati Mesuji Kena OTT KPK

Gambar
Moslemcommunity -  Bupati Mesuji Khamami dikabarkan terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Diduga, OTT dilakukan terkait transaksi suap proyek-proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Mesuji. Ironinya, program swakelola proyek ala Bupati Mesuji Khamami pernah menuai pujian dari sejumlah kalangan. Bahkan, Presiden Joko Widodo pun mengapresiasi pelaksanaan proyek infrastruktur yang diaplikasikan di Mesuji. Khamami mengaku program swakelola proyeknya pernah mendapat apresiasi dan dukungan dari Presiden Joko Widodo dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Hal itu dikatakan Khamami saat menerima kunjungan Tribun Lampung di rumah dinasnya, Sabtu, 4 Agustus 2018 lalu. Dengan anggaran hanya Rp 700 miliar, Mesuji tercatat sebagai salah satu kabupaten di Lampung dengan nilai APBD terkecil. Untuk menghemat anggaran, Pemkab Mesuji membuat terobosan dengan menerapkan sistem swakelola dalam membangun infrast...

Duh! KPK Bongkar Brankas Walkot Blitar, Ternyata Ini Isinya

Gambar
Foto: deliknews Moslemcommunity - BLITAR- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kegiatan penggeledahan Rumah Dinas Walikota Blitar pada Selasa (4/9/2018) berakhir dengan dibawanya sebuah koper. Di mana sebelumnya penggeledahan petugas terlihat kesulitan hingga memanggil ahli kunci. Penggeledahan itu berjalan cukup lama sekitar 4 jam mulai pukul 13.30 hingga pukul 17.30. Saat penggeledahan berjalan awak media dilarang mendekat dan hanya diperbolehkan melihat dari kejahuan di depan pagar rumah dinas. Pada saat itu sempat terlihat seorang pria yang dikenal media ini seorang ahli kunci disekitaran Pasar Templek Kota Blitar dipanggil masuk. Tak lain untuk dimintai bantuan oleh KPK. Lalu sekitar pukul 17.30 keempat anggota KPK keluar rumah tampak membawa sebuah brankas. Dan oleh KPK brankas ini dibawa masuk ke mobil yang dikendari Inova hitam nopol W 1218 PY tersebut. Seusai itu rumah dinas ditutup dan dijaga kembali oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Blitar. Pejabat Satpol...

Duarrr! KPK Bakal Periksa Airlangga, Fokus Golkar Terpecah

Gambar
Airlangga Ketua Umum Golkar (Foto:  Merdeka.com) Moslemcommunity - Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta Adi Prayitno menyambut positif rencana pemeriksaan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab, adanya dugaan aliran suap proyek PLTU Riau-I ke Munaslub Golkar bisa langsung diklarifikasi oleh Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Agus Gumiwang selaku Ketua OC (Organizing Committee) Munaslub 2017 dan Nurdin Halid selaku Ketua Penyelenggara Munaslub Golkar 2017. "Pemanggilan ini positif sebagai upaya menemukan titik terang soal dugaan dana ke Munaslub. Biar clear semuanya dan Golkar tak terbebani," kata Adi kepada TeropongSenayan di Jakarta, Senin (3/9/2018). Pada bagian lain, Adi menyatakan, pemanggilan elite Golkar oleh KPK tidak membuat elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin turun pada Pilpres 2019 mendatang. Namun, terang dia, pemanggilan elite Golkar tersebut setidaknya memecah konsentrasi ke...

Setelah Sebelumnya Mangkir, Sekjen PPP: Romy Belum Terima Surat Panggilan KPK

Gambar
Foto: tribunnews Moslemcommunity - Sekjen PPP Arsul Sani mengungkapkan hingga kini Ketua Umum PPP, Romahurmuziy alias Romy untuk belum menerima surat pemanggilan ulang dari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Diketahui, penyidik KPK menjadwalkan ulang Romy sebagai saksi untuk tersangka Yaya Purnomo (YP) dalam dugaan suap terkait usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN-P Tahun 2018 pada Kamis (23/8). "Sampai saat ini Mas Rommy belum menerima surat panggilan ulang atau kedua untuk permintaan keterangan yang dibutuhkan," kata Arsul saat dikonfirmasi Republika.co.id, Rabu (22/8). Menurut Arsul, besok pagi perwakilan akan kordinasi dengan KPK untuk menanyakannya terlebih dahulu. "Karena kan kalau belum dijadwalkan bisa jadi penyidik yang bersangkutan masih ada kegiatan atau tugas lain," tutur Arsul. Sebelumnya, Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah mengimbau agar Romy memenuhi panggilan penyidik KPK. "Kami harap saksi bisa memenuhi panggilan tersebut...

Waduh! 2 Kader Jadi Tersangka, PDIP Tuding KPK Main Politik

Gambar
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Foto: Jawapos) Moslemcommunity.net - Dua kader PDIP baru-baru ini berstatus tersangka di KPK. Sekjen partai berlambang banteng itu, Hasto Kristiyanto, menuding KPK bermain politik. "Karena di masa lalu itu, oknum-oknum KPK tidak terlepas kepentingan politik di luarnya. Siapa yang bisa memastikan bahwa tidak ada pesanan terkait hal tersebut," kata Hasto di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (12/6/2018) usai acara mudik bersama. Kemudian, Hasto menuding Abraham Samad pernah menyalahgunakan kekuasaan saat memimpin KPK. Dia menyinggung Samad soal pencoretan daftar nama menteri. "Pengalaman Pak Abraham Samad mencoret daftar menteri sampai sekarang nggak ada dokumen yang menunjukkan adanya dokumen kerja. Saya pernah bertanya ke Pak Taufiqurrahman Ruki, ada nggak dokumen kerja untuk mencoret bakal calon menteri yang hampir 17 nama dicoret? Nggak ada, sehingga jangan sampai hal tersebut terulang," tutur Hasto. Sebelumnya Hasto juga c...

Walikota Blitar dari PDIP Yang Ditangkap KPK, Ternyata Pernah Hebohkan Publik Pidato Ajak Perangi Kaum Jenggot

Gambar
Moslemcommunity.net - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) tadi malam, Rabu (6/6/2018). Kali ini, lembaga antirasuah itu menangkap tangan Wali Kota Blitar Muhammad Samanhudi Anwar. Dalam OTT ini, Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi turut mengamankan uang sekitar Rp2 miliar. "Estimasinya sekitar Rp2 miliar," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis dini hari, 7 Juji 2018. Wali Kota Blitar Muhammad Samanhudi Anwar saat ini juga menjabat sebagai Ketua PDIP Kota Blitar. Pada Mei 2017 silam, walikota Blitar dari PDIP ini pernah hebohkan publik dengan pidato provokatif yang memusuhi jenggot. Hal ini disampaikan Walikota Blitar saat memberi sambutan di acara Konser Kebangsaan di alun-alun Kota Blitar, Rabu (17 Mei 2017). “Jangan takut jangan gentar gara-gara dia punya jenggot. Kita juga punya jenggot tapi hati nurani kita kuat. Saya ingin tanya, Anda masih takut tidak? tidak perlu ...

Lagi dan Lagi, OTT KPK: Bupati Purbalingga Diboyong Ke Jakarta

Gambar
Bupati Purbanlingga Tasdi - Istimewa Moslemcommunity.net - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi membawa Bupati Purbalingga Tasdi ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan sebagai terperiksa setelah diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (4/6/2018). Dari pantauan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin malam, Bupati Purbalingga Tasdi beserta tiga orang lainnya yang diamankan Tim KPK dalam OTT, yakni HdI (Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan), TGP (ajudan), dan ANB (swasta) tiba di Stasiun Purwokerto sekitar pukul 23.00 WIB setelah sempat singgah di Markas Kepolisian Resor Banyumas. Rombongan yang dikawal personel Polres Banyumas bersenjata laras panjang itu segera memasuki ruang tunggu VIP untuk menunggu kedatangan Kereta Api Gajayana yang akan membawa mereka ke Jakarta. Setelah menunggu sekitar 15 menit, rombongan segera keluar dari ruang tunggu VIP dan menuju KA Gajayana tiba di jalur satu Stasiun Purwokerto pada pukul 23.17 WIB. Dalam hal ini, Tim ...

KPK Tegaskan Parpol Jangan Daftarkan Caleg Berlatar Belakang Koruptor

Gambar
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo. (foto: ria anatasia) Moslemcommunity.net - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, memberikan dukungan terhadap upaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI membatasi narapidana kasus korupsi maju sebagai calon legislatif (caleg) di Pemilu 2019. Untuk itu, pihak komisi anti rasuah itu akan memberikan imbauan kepada partai politik supaya tidak mencalonkan caleg yang berlatarbelakang mantan narapidana kasus korupsi. “Bentuknya bisa pertemuan dengan KPU atau mengirim surat, banyak hal,” ujar Agus Rahardjo, dalam keterangannya di laman resmi KPU RI, Jumat (25/5/2018). Saat ini, KPU RI sedang mengatur pembatasan bagi narapidana ini tidak terbatas pada mantan koruptor, selain itu mantan narapidana yang dibatasi juga kasus kekerasan seksual terhadap anak serta bandar narkoba. Adapun, lembaga penyelenggara pemilu itu telah menyusun draft PKPU tentang Pencalonan di Pemilu 2019, yang memuat larangan narapidana kasus korupsi mendaf...

Lagi dan Lagi, Bupati Buton Selatan Langsung Diperiksa Penyidik KPK

Gambar
bupati buton selatan agus feisal hidayat. (foto: senayanpost) Moslemcommunity.net - Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat, Kamis (24/5) siang, tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjalani pemeriksaan. Agus yang diterbangkan dari Kendari sejak tadi pagi tiba di Gedung KPK pukul 13.43 WIB. Agus dibawa petugas KPK bersamaan dengan enam orang lainnya yang merupakan dari pihak swasta. Sejatinya ada 10 orang termasuk Agus yang diamankan saat OTT kemarin, Rabu (23/5) di Buton Selatan. KPK baru membawa tujuh orang untuk dibawa ke KPK pusat. 10 orang yang diamankan kemarin tersebut selain dari pihak swasta untuk sejumlah proyek Pemda Buton Selatan ada juga oknum dari lembaga survei. Agus tiba di Gedung Merah Putih KPK setelah dibawa dari Bandara Soekarno Hatta menaiki mobil Toyota Innova berwarna hitam. Ia terlihat mengenakan kemeja lengan panjang berwarna hijau lunak dan celana bahan yang juga berwarna hijau. Agus awalnya memakai masker penutup hidung sekal...

KPK Tanggapi Pernyataan Fredrich yang Ajak Pengacara Boikot KPK

Gambar
Fredrich Yunadi (Foto: Iswahyudy/detikcom) Moslemcommunity.net - KPK tak ambil pusing dengan ucapan Fredrich Yunadi yang meminta seluruh advokat melakukan boikot. Fredrich merupakan tersangka terkait kasus hilangnya Setya Novanto. "Pemeriksaan FY (Fredrich Yunadi) bukan pemeriksaan terhadap seluruh asosiasi advokat. Jadi perlu dipisahkan agar publik tidak kemudian mempersepsikan seluruh advokat seperti FY, karena itu 2 hal yang berbeda," kata Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (15/1/2018). Febri mengatakan kebetulan pekerjaan Fredrich adalah advokat yang diduga merintangi proses penyidikan Novanto. Namun, ia meminta agar publik tak menggeneralisasi seluruh advokat seperti Fredrich. "Memang FY profesinya advokat, ia diduga merintangi kasus e-KTP. Apakah seluruh advokat merintangi penyidikan e-KTP?" ucap Febri. "Logika sederhana tentu tidak, satu advokat yang kita proses. Jadi jangan sampai profesi a...

Saat Diperiksa Perdana sebagai Tersangka, Fredrich Yunadi Minta Advokat Boikot KPK

Gambar
Moslemcommunity.net - Mantan Kuasa Hukum terdakwa Setya Novanto (Setnov), Fredrich Yunadi, menjalani pemeriksaan perdana dalam kapasitasnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan merintangi proses penyidikan korupsi e-KTP. Fredrich sendiri telah tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjalani pemeriksaan penyidik lembaga antirasuah. Dia datang dengan mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK. Fredrich mengklaim, proses hukum yang menimpa dirinya merupakan bentuk kriminalisasi terhadap profesi advokat. Bahkan, dia menyerukan kepada seluruh pengacara untuk melakukan boikot ke KPK. "Jadi disini saya mengimbau advokat seluruh Indonesia boikot KPK," ujar Fredrich di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (15/1/2018). Fredrich menuding lembaga antirasuah telah melakukan pelecehan terhadap putasan Mahkamah Konstitusi (MK) dan undang-undang (UU) profesi advokat, lantaran telah menjadikan dirinya sebagai tersangka. "Mereka tidak ada bukti dan apa yang dika...

Mantan Pengacara SetNov, Fredrich Yunadi Diciduk Usai Mangkir Dari Panggilan Penyidik KPK

Gambar
Fredrich Yunadi saat tiba di Gedung KPK Sabtu (13/01) dini hari usai ditangkap penyidik KPK. (Dery Ridwansyah/JawaPos.com) Moslemcommunity.net - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penangkapan terhadap mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi Jumat (12/01) malam. Pengacara kawakan tersebut diciduk usai mangkir dari panggilan penyidik KPK, setelah dipanggil secara patut untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka. “Ditangkap di RS Medistra. Dia mau berobat,” tutur sumber JawaPos.com di Jakarta Sabtu (13/01) dini hari. Menurut juru bicara KPK Febri Diansyah, sebelum melakukan penangkapan, Fredrich katanya sudah dingatkan agar datang memenuhi panggilan pemeriksaan. Namun, karena hingga jam kerja berakhir tak juga mengindahkan panggilan pemeriksaan, penyidik memutuskan untuk melakukan pencarian terhadap Fredrich di beberapa lokasi di Jakarta, dengan membawa surat penangkapan. Akhirnya setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam, penyidik menemukan...

Akhirnya Setya Novanto Akui Segala Perbuatannya dan Resmi Ajukan Justice Collaborator ke KPK

Gambar
Foto SetNov (bisnisjakarta.co.id) Moslemcommunity.net - Terdakwa kasus e-KTP Setya Novanto mengajukan diri sebagai justice collaborator. Setya siap bekerjasama dengan KPK membongkar siapa saja yang terlibat dalam kasus e-KTP. Novanto juga artinya sudah mengakui segala perbuatannya. Konsekuensi dari menjadi justice collaborator ini, bisa mendapatkan keringanan hukuman lewat tuntutan yang diringankan KPK di persidangan. Majelis hakim juga akan menjadikan status justice collaborator sebagai pertimbangan saat memberi vonis. "Betul kami sudah terima surat justice collaborator dari kuasa hukum yang bersangkutan, hanya saja statusnya belum disampaikan ke pimpinan," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Rabu (10/1). Sementara itu Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam jumpa pers menyampaikan, dengan menjadi justice collaborator diharapkan kasus e-KTP semakin terbuka. "Soal JC, kita harapkan sepeti itu," tegas Basaria. Dalam kasus e-KTP i...

Begini Penjelasan KPK Tetapkan Dokter RS Medika dan Fredrich Yunadi Tersangka

Gambar
KPK tetapkan Fredrich Yunadi sebagai tersangka. ©2018 Merdeka.com Moslemcommunity.net - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan tersangka eks kuasa hukum Ketua DPR RI nonaktif Setya Novanto, Fredrich Yunadi dan dokter yang merawat Setya Novanto di RS Medika Permata Hijau, Jakarta Barat, Bimanesh Sutarjo. "KPK telah menemukan bukti yang cukup sengaja mencegah dan atau tidak langsung penyidikan dalam pengadaan proyek e-KTP. KPK meningkatkan tersangka sejalan dengan dua orang tersangka yaitu FY (Fredrich Yunadi) kemudian BST (Bimanesh Sutarjo) adalah seorang dokter," kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan di Gedung KPK, Rabu (10/1). Basaria menjelaskan konstruksi kejadian terkait Fredrich Yunadi dan Bimanesh. Mereka berdua, kata Basaria, diduga memasukkan tersangka kasus proyek e-KTP, Setya Novanto ke RS Media Permata Hijau. "FY dan BST diduga untuk memasukkan SN ke salah satu RS untuk rawat inap dengan data medis dimanipulasi untuk hindari panggilan dan riksa...

Bukan Hanya Fredrich Yunadi, Dokter RS Permata Hijau Ikut Jadi Tersangka Kasus Novanto

Gambar
Dr Bimanesh Sutarjo, dokter pada Rumah Sakit Medika Permata Hijau yang menangani pasien Setya Novanto akibat kecelakaan, dalam konferensi pers di Jakarta pada Jumat, 17 November 2017. Moslemcommunity.net - Bukan cuma menjerat Fredrich Yunadi, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menetapkan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo, sebagai tersangka dugaan merintangi proses hukum Ketua DPR, Setya Novanto. "Sudah naik sidik (penyidikan di KPK). Ada dokter juga (tersangka)," kata salah seorang pejabat KPK saat berbincang dengan awak media di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu, 10 Januari 2018. Bimanesh ditetapkan tersangka bersama-sama kuasa hukum Novanto, Fredrich Yunadi. Dikonfirmasi terpisah, Pengacara Fredrich, Sapriyanto Refa, membenarkan kliennya telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia juga menyebut, Fredrich dijerat bersama dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo. "Ya, dokter Bimanesh, jadi dia (Fredrich) be...

KPK Tetapkan Mantan Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi Tersangka, Pasalnya Karena Ini

Gambar
Foto Fredrich Yunadi (Kumparan) Moslemcommunity.net - Tim penyidik KPK dikabarkan menetapkan mantan pengacara Setya Novanto Fredrich Yunadi sebagai tersangka. Dia diduga merintangi penyidikan, dalam penanganan perkara kasus dugaan korupsi tersangka Setya Novanto. “Sudah naik ke penyidikan, Desember tahun kemarin ekspose (gelar perkaranya),” terang sumber JawaPos.com di Jakarta, Rabu (10/01). Terkait dugaan merintangi penyidikan yang dilakukan Fredrich, sumber tersebut mengatakan, Fredrich diduga berupaya merintangi penyidikan dengan cara mengatur skenario kecelakaan hingga sakit yang dialami Setya Novanto saat itu. Hal ini dilakukan Fredrich bersama pihak lain. Padahal Setya Novanto akan ditangkap tim penyidik usai beberapa kali mangkir dari panggilan pemeriksaan. Ketua DPR Setya Novanto saat akan dipindahkan ke RSCM, Jakarta. (Muhammad Ali/ Jawa Pos) Sumber tersebut mengatakan, atas dugaan perbuatan yang dilakukan Fredrich, dia diancam dengan Pasal 21 UU No.31 Tahun 1999 sebagaimana ...

Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri Harus Taat Hukum Jika Diperiksa KPK

Gambar
Foto Megawati: Tempo.co.id Moslemcommunity.net - Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri diingatkan untuk taat hukum jika dipanggil penyidik KPK untuk dimintai keterangan terkait kasus kasus korupsi Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). "Siapapun harus patuh pada hukum, tak terkecuali mantan presiden," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (29/12). Dengan begitu, katanya, Mega bisa memberikan klarifikasi sehingga tuduhan-tuduhan miring terlibat dalam kasus BLBI yang kerap dialamatkan kepadanya terjawab. "Kan bisa jadi forum klarifikasi. Jelaskan saja kalau memang tidak terlibat. Jangan takut," imbuh Adi. Meski begitu Adi mengingatkan kasus BLBI kerap dijadikan isu yang digoreng bahkan dijadikan alat penekan oleh kelompok tertentu jelang pemilu. Publik ingat betul dengan kabar Abraham Samad selaku Ketua KPK menggunakan penanganan kasus ini agar dipilih menjadi cawapre...

Tak Hanya Otto, Fredrich Yunadi Ternyata juga mundur sebagai kuasa hukum Setnov

Gambar
Moslemcommunity.net - Tidak hanya pengacara kondang Otto Hasibuan yang mengundurkan diri jadi pengacara Ketua DPR RI Setya Novanto. Fredrich Yunadi selaku pengacara yang sudah menangani kasus proyek e-KTP Setya Novanto sejak lama juga mengundurkan diri. Terhitung Kamis (7/12), Fredrich Yunadi dan Otto Hasibuan meminta izin untuk tidak menangani perkara yang membelit Novanto. Sekitar pukul 15.00 WIB di rutan KPK, Fredrich Yunadi dan Otto sudah berunding dengan Novanto untuk mengundurkan diri. Yunadi mengatakan kini perkara yang menjerat Novanto akan ditangani Maqdir Ismail. "Kemarin saya bersama Rekan Otto jam 15.00 WIB sudah rundingkan pengunduran diri dengan Pak Setya Novanto, dan sudah sepakat dilanjutkan oleh Maqdir Ismail," kata Fredrich Yunadi ketika dihubungi, Jumat (8/12). Namun Fredrich tidak mau membeberkan alasannya mengapa mengundurkan diri. Dia juga mengklaim bahwa hubungan dengan kliennya baik-baik saja. "Pokoknya kita mengundurkan diri secara baik-baik, ka...

Narogong Blak-blakan soal Novanto, Fredrich Tanggapi Begini

Gambar
Andi Narogong ditahan KPK. ©2017 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman Moslemcommunity.net - Terdakwa perkara korupsi e-KTP Andi Agustinus alias Andi Narogong membeberkan peran Setya Novanto terkait proyek pengadaan e-KTP. Pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, meminta Andi memberikan bukti, bukan hanya berbicara. "Ya, silakan saja dia mau membongkar, kan hak setiap orang. Tapi dalam hal ini kan 'katanya'. Dia harus bisa membuktikan," ujar Fredrich di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (30/11/2017). Andi Narogong, menurut Fredrich, harus membuktikan setiap keterangannya. "Seperti contoh yang tadi saya bilang, tadi Anda (misalnya) kasih saya uang, sekarang dari mana Anda bisa buktikan saya kasih uang. Dia harus bisa buktikan, bukan dengan mulutnya saja. Kalau kita belajarlah, bicara itu harus benar. Jangan ada saksi 'katanya'. Nggak baik," kata dia. Andi saat diperiksa sebagai terdakwa mengaku pernah bertemu di rumah Setya Novanto. ...

Ini Sosok Supriyono, Anggota DPRD Provinsi Jambi Yang Diduga Diciduk KPK

Gambar
Ini Sosok Supriyono, Anggota DPRD Provinsi Jambi Yang Diduga Diciduk KPK (dprd-jambiprov.go.id) Moslemcommunity.net - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Jambi. Ini merupakan OTT pertama KPK di Jambi sejak berdiri di era Megawati, belasan tahun yang lalu. Sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi, berdasarkan informasi, diciduk dalam OTT ini, di dekat sebuah hotel di kawasan Kebun Jeruk. Satu di antara nama yang santer disebut ditangkap KPK adalah Supriyono. Penangkapan ini diduga terkait dengan suap, dalam kaitannya dengan pembahasan anggaran. Siapa Supriyono? Dia merupakan politisi yang punya nama besar di Jambi, saat ini menjabat sebagai Ketua Harian DPW PAN Provinsi Jambi. Di DPRD Provinsi Jambi, Supriyono memiliki jabatan yang strategis. Dikutip dari laman www.dprd-jambiprov.go.id, Supriyono saat ini menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional. Pria yang mewakili Jambi VI meliputi Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur ...

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia