Postingan

Menampilkan postingan dengan label Jokowi-Ma'ruf

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Rocky Gerung: Jokowi Orang Pertama Yang Dihukum Bila Hoax Dijerat UU Terorisme

Gambar
Moslemcommunity - Pakar filsafat dan politik, Rocky Gerung menyebut Presiden Joko Widodo adalah orang pertama yang harus dikenakan Undang-undang Terorisme, apabila undang-undang tersebut diterapkan pada pelaku penyebaran berita bohong atau hoax. "Kalau sekarang dipakai Undang-undang Terorisme, coba konsekuen, siapa pembuat hoax terbaik dan terbanyak? Ya presiden. Dari awal, Presiden sudah bikin hoax tentang Esemka. Maka, perlakukan Undang-undang Terorisme pertama pada Presiden. Itu konsekuensi dari cara berpikir hukum yang otoriter, akan kena dirinya sendiri," kata Rocky dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne, Selasa malam, 26 Maret 2019. Selain Jokowi, menurutnya, calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin juga bisa dikenakan UU ini, karena pun telah melakukan penyebaran hoax juga seperti Jokowi. Sebab, kata dia, Ma'ruf telah mengamini akan ada produksi Esemka pada Oktober lalu. "Siapa lagi yang mesti kena, ya selain Presiden, ya Pak Ma'ruf Ami...

Tokoh Ini Sampe Menangis, Acara Istighosah Kubro Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Diterjang Puting Beliung, Kaca Sampai Pecah

Gambar
Moslemcommunity - Angin puting beliung menerjang acara Istighosah Kubro Untuk Keselamatan Bangsa dan Pembekalan Relawan Jaringan Kiai Santri Nusantara (JKSN) Pamekasan Untuk Pemenangan Jokowi-Makruf Amin, yang di gelar di Gedung Islamic Center Pamekasan, Senin (4/2/2019). Dilansir Tribunnews, acara tersebut berlangsung meriah karena dihadiri ribuan jamaah dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak dan orang tua. Sebelum acara berlangsung, para jamaah melakukan doa bersama sembari menunggu kedatangan Khofifah. Khofifah baru tiba di Gedung Islamic Center Pamekasan sekitar pukul 16.00 WIB disertai dengan hujan yang deras. Saat Khofifah melangkahkan kaki, ribuan jamaah menyambut dengan antusias untuk bersalaman. Para Banser mengawalnya dengan ketat karena hujan deras mengguyur Gedung Islamic Center Pamekasan hingga air masuk kedalam gedung. Setiba Khofifah duduk di panggung utama, saat acara istigosah akan dimulai, angin puting beliung disertai hujan deras tiba-tiba menerjang lokasi acar...

Begini Reaksi Kubu Jokowi-Ma'ruf Amin Atas Temuan 25 Juta Pemilih Ganda

Gambar
Jokowi-Ma'ruf Amin di Gedung Joang '45. ©2018 Merdeka.com Moslemcommunity - Kubu Jokowi-Ma'ruf Amin bereaksi atas temuan 25 juta pemilih ganda oleh kubu Prabowo-Sandi. Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin,  Hasto Kristiyanto meminta agar temuan tersebut dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurutnya, kubu Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin telah mencermati soal data pemilih ganda yang disampaikan koalisi pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Bahkan, pihaknya mengklaim telah berteriak keras mengenai masalah daftar pemilih tetap (DPT) sejak pilkada lalu. "Kami mendorong agar tidak ada lagi persoalan DPT, sebagaimana terjadi pada 2009 yang lalu," kata Hasto di Jakarta, Selasa (4/9/2018). Lebih jauh Hasto mengungkapkan, pihaknya tengah menghimpun data yang ada di lapangan, guna memastikan temuan itu. "Kami juga mencermati tersebut. Karena misalnya dari keluarga saya sendiri, dulu Pilgub ikut memilih. Tiba-tiba kemarin tidak b...

Sangat Tak Etis dan Labrak Aturan, Ada Rektor Masuk Timses Jokowi-Ma’ruf

Gambar
Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin (kanan) tiba di gedung KPU (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak) Moslemcommunity - Pencatutan beberapa tokoh hingga akademisi sebagai bagian dari tim sukses pasangan calon Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Kaltim menuai polemik. Mengingat beberapa calon yang disebut notabene berstatus aparatur sipil negara (ASN). Ini tentu saja melanggar asas netralitas ASN. Pengamat politik dan hukum Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda Herdiansyah Hamzah menuturkan, dalam Pasal 69 ayat (2) huruf f Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu, menyebutkan secara eksplisit bahwa pelaksana dan/atau tim kampanye dalam kegiatan kampanye, dilarang melibatkan ASN. Selain itu, Undang-Undang (UU) ASN juga mensyaratkan ASN harus bebas dari intervensi kepentingan politik manapun. Yang disayangkan, lanjut dia, adalah penyebutan beberapa ASN sebagai bagian dari tim sukses. Hal itu dinilai tidak etis dan terkesan berupaya menarik-narik ASN ke ranah politik praktis. “Harusny...

Wow.. Ma'ruf Amin Sebut Ustadz Yusuf Mansur Masuk Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf

Gambar
Paytren mendapat sertifikat syariah. ©2017 merdeka.com/arie basuki Moslemcommunity - Koalisi Indonesia Kerja (KIK) kembali menggaet tokoh-tokoh tenar untuk masuk ke dalam tim pemenangan bakal capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin. Kali ini, Ustaz Yusuf Mansur dipastikan masuk ke dalam struktur anggota tim sukses tersebut. "Ya, ya. Pokoknya Yusuf Mansur ikut (ke tim sukses). Ikut bersama," kata Bakal Cawapres KH Ma'ruf Amin di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (30/8/2018). Namun, ketika ditanyai lebih detail ihwal posisi Ustaz Yusuf, Rais Aam PBNU itu mengaku tak mengingatnya. "Saya lupa. Lupa ya," ujarnya. Sebagaimana diketahui sebelumnya, secara KIK berhasil menarik kader Partai Demokrat Deddy Mizwar menjadi Juru Bicara (Jubir) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dalam perhelatan Pilpres 2019 mendatang. "Kami telah memutuskan dan sesuai dengan hasil koordinasi dengan bapak Jokowi bahwa bapak Deddy Mizwar itu sebagai salah sa...

Demiz jadi Jubir Jokowi-Ma'ruf, Begini Respon Tak Terduga Sandiaga

Gambar
Deddy Mizwar (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) (Istimewa/FokusJabar.co.id) Moslemcommunity - Bakal calon wakil presiden (cawapres), Sandiaga Salahuddin Uno angkat bicara soal kabar mantan gubernur Jawa Barat (Jabar), Deddy Mizwar (Demiz) yamg ditunjuk sebagai salah satu juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf. Sandiaga pun mengaku telah memberi selamat atas dipilihnya Demiz tersebut. "Kemarin saya sudah berikan selamat, pernyataan yang betul-betul membuat kita sejuk. Pak Deddy Mizwar orangnya sejuk dan membut kita juga sejuk," kata Sandiaga saat mengunjungi Pasar Beringharjo Yogyakarta, Kamis (30/8). Sandiaga menuturkan, dengan dipilihnya Demiz sebagai juru bicara dari kubu Jokowi-Ma'ruf akan menciptakan persahabatan. Tidak hanya bagi pasangan yang akan berkontestasi di Pilpres 2019, namun juga di pendukung. "Insya Allah membuat kita teduh, statementnya membuat kita bersahabat. Ini pilpres akan jadi naik ke depan," kata Sandiaga. Sementara itu, Sandia...

Mengapa Deddy Mizwar Jadi Jubir Jokowi-Ma'ruf?

Gambar
Mantan Wagub Jabar, Deddy Mizwar.(INT) Moslemcommunity - Oleh: Fauziah Mursid, Arie Lukihardianti Partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK) membajak Deddy Mizwar (Demiz) dari Partai Demokrat untuk menjadi salah satu juru bicara. Tim kampanye nasional bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengatakan, mereka menggandeng Demiz untuk menciptakan komunikasi publik yang lebih adem dan tidak provokatif di pemilihan presiden 2019. Wakil Ketua Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Arsul Sani mengungkapkan, penunjukan Demiz lebih untuk menciptakan Pemilu 2019 yang lebih sejuk. "Kami lebih mengutamakan peran Kang Demiz sebagai jubir, utamanya adalah untuk menciptakan komunikasi publik yang terkait kontestasi pilpres itu yang lebih dingin, yang lebih adem, tidak provokatif. Nah, itulah kami pilih sosok Kang Demiz," ujar Arsul di Media Center KIK, Menteng, Jakarta, Selasa (28/8). Menurut Arsul, ajakan Deddy Mizwar untuk membantu pemenangan Jokowi-Ma'ruf buka...

Hasil Survei Alvara Lebih Kecil Dibanding Pasangan Jokowi-Ma'ruf, Sandiaga: Wah Bagus Sekali!

Gambar
Sandiaga Uno. (Foto: Jitunews/Johdan A.A.P) Moslemcommunity - Pasangan bakal capres/cawapres 2019 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meraih 35,2% di survei Alvara. Sandiaga bersyukur. "Wow dalam tiga hari naik 5%? wah bagus sekali menurut saya, terimakasih teman Alvara," kata Sandiaga kepada wartawan di Trade Mall Koja, Jakarta Utara, Minggu (26/8/2018). Sandi terkejut mendengar namanya yang naik di survei Alvara. Meski masih berada di bawah pasangan Jokowi-Ma'ruf, Sandiaga tetap senang. "Saya kaget ini kalau 35% kan baru kita (beberapa) hari yang lalu masih di bawah 30%. Jadi luar biasa," imbuhnya. Kenaikan angka itu disyukurinya. Ia menyebut belum melakukan kampanye tetapi angka survei sudah terlihat naik. "Itu luar, belum bergerak kita sudah 5% dalam beberapa hari ini. Ini melihat bahwa masyarakat menangkap pesan ekonomi kita," kata Sandi. Sebelumnya, Alvara merilis survei yang dilakukan pada 12-18 Agustus 2018. Survei dilakukan pada 1.500 responden ber...

Pengamat: Tercium Gejolak Perpecahan di Tubuh Golkar dan NU

Gambar
Karyono Wibowo (Foto: Aktual) Moslemcommunity - Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menduga ada gejolak perpecahan di internal partai Golkar pasca-diumumkannya Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo. "Ungkapan Fadel Muhammad menunjukkan bahwa perpecahan di tubuh Golkar perlu menjadi perhatian serius oleh tim koalisi bakal calon presiden Jokowi - Ma'ruf," katanya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (25/08/2018). Selain Golkar, menurutnya, yang perlu menjadi perhatian serius adalah adanya dinamika di internal Nadhatul Ulama (NU). "Sejumlah faksi yang ada di kalangan NU mulai menggeliat, ada pro dan kontra di dalam NU tak bisa dianggap remeh karena sejumlah sinyal yang memberi tanda ketidakkompakan di kalangan nadhiyin cukup kuat," ungkapnya. Menurutnya lagi, munculnya dinamika perbedaan pandangan di tubuh Golkar dan NU bisa disebabkan dua alasan yaitu antara kekecewaan politik (political disapointment) d...

Dinilai Tidak Elok, Konsistensi Sikap PDIP terhadap Habib Rizieq Dipertanyakan

Gambar
Foto: faktakini.com Moslemcommunity - Kadiv Humas dan Advokasi Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mempertanyakan sikap koalisi pendukung capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin soal adanya kesan berharap dukungan dari Habib Rizieq Shihab. Menurutnya, tidak elok PDIP sebagai partai pengusung berharap dukungan Rizieq. "Kita sedikit malu melihat gerakan politiknya PDIP yang berharap didukung Habib Rizieq. Kita tahu selama ini PDIP sangat anti dengan Rizieq. Bahkan, berbeda pendapat sehingga tidak mudah dengan kelompok Habib Rizieq," tutur dia, Selasa (21/8). Ferdinand berpandangan, jika memang PDIP berharap dukungan Rizieq, berarti partai banteng moncong putih itu tidak konsisten dalam bersikap selama ini. Dengan begitu, lanjut dia, PDIP ingin menghalalkan segala cara untuk memenangkan kontestasi pilpres ini. "Tidak elok PDIP berharap dukungan Habib Rizieq yang selama ini terkonotasi sebagai kontra opini atau lawan politiknya. Masa berharap kepada l...

Waduh! Projo: Baguslah Sri Mulyani Tak Masuk Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

Gambar
Sri Mulyani (Foto: Kompasiana) Moslemcommunity.net - Menkeu Sri Mulyani batal masuk Tim Sukses Jokowi-Ma'ruf Amin. Ormas Projo menilai hal ini sudah tepat. " Baguslah. Sudah seharusnya begitu. Menteri Keuangan kan punya tanggung jawab sangat besar dalam mengelola keuangan negara apalagi di tengah ketidak pastian kondisi ekonomi global," ujar Ketua Umum PROJO, Budi Arie Setiadi , kepada wartawan, Selasa (21/8/2018). Budi Arie memandang kondisi ekonomi dunia penuh guncangan, termasuk perang dagang antar negara besar. Belum lagi tekanan kurs , neraca perdagangan dan neraca transaksi berjalan serta defisit APBN yang perlu dikelola secara prudent. "Kami menilai sikap Menkeu sudah sangat tepat," jelas Budi. "Sangat bagus Menkeu dan seluruh jajaran pemerintahan yang mengelola anggaran besar untuk tidak menjadi partisan. Pemerintahan yang bersih dan bekerja nyata sudah tertanam di sanubari rakyat. Jangan dikotori dan dinodai kepentingan sempit dan jangka pendek,...

Dhuuaar! Sri Mulyani Batal Masuk Tim Sukses Jokowi-Ma'ruf Amin

Gambar
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (FOTO: AFP) Moslemcommunity.net - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku akan menjalankan perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tetap fokus menjaga tanah air. Hal tersebut juga sekaligus merespon soal nama Sri Mulyani Indrawati masuk ke dalam daftar tim kampanye nasional calon presiden Joko Widodo dan calon wakil presiden KH Ma'ruf Amin. "Presiden telah meminta agar Menkeu fokus pada tugas negara saat ini," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti kepada detikFinance, Jakarta, Selasa (21/8/2018). Nufransa menyebut, Sri Mulyani masih dibutuhkan oleh Presiden Jokowi untuk mengawal ekonomi nasional dari ketidakpastian global. Apalagi, daftar tim kampanye nasional capres Joko Widodo dan cawapres KH Ma'ruf Amin masih bersifat sementara dan belum ditetapkan. "Mengenai terdapat nama Sri Mulyani, kondisi ekonomi global yang sangat dinamis dan pengelolaan APBN dan Keuangan...

Ijtima Ulama II Arahnya Prabowo-Sandi, Kalau ke Jokowi Tak Mungkin

Gambar
Upacara HUT RI ke-73, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di UBK, Jakarta. (Foto: Antara) Moslemcommunity.net - Ijtima Ulama akan kembali digelar di Az-Zikra, Sentul, pada Minggu, 26 Agustus 2018. Forum ijtima ulama kedua ini akan menentukan lanjut atau tidak dukungan barisan ulama di bawah Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) terhadap Prabowo Subianto. "Bahwa ijtima ulama II memang kami siapkan untuk evaluasi dan kontrak politik dukungan terhadap Prabowo," kata Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) gerakan 212, Novel Chaidar Hasan Bamukmin kepada wartawan, Senin malam, 20 Agustus 2018. Novel menjelaskan, dari pembicaraan internal, meski belum resmi kemungkinan arah dukungan tetap ke Prabowo. Menurutnya, tak masalah walau Prabowo memilih Sandiaga Uno sebagai calon wakil presidennya. "Insya Allah ke arah mendukung Prabowo-Sandi. Kalau ke Ma'ruf Amin enggak mungkin karena faktor Jokowinya," ujar Novel. Terkait figur Sandi, ia menekankan tak ada masalah dengan eks ...

Momen 'Sakral' HUT RI Justru Jadi Ajang Sindir Kubu Jokowi-Prabowo

Gambar
  Jokowi-Prabowo. ©2014  merdeka.com/imam buhori Moslemcommunity.net - Saat ini suhu politik Indonesia sedang panas menjelang pilpres 2019 dengan dua pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Walau belum memasuki masa kampanye, kedua kubu Prabowo dan Jokowi sudah saling serang untuk menjatuhkan lawannya. Berbagai komentar dan sindiran keluar dari mulut pendukung kedua kubu tersebut, seolah tidak kenal tempat dan waktu. Di saat perayaan HUT RI yang seharusnya hikmat dan nikmat, mereka jadikan momentum untuk saling menyerang. Berikut ini saling sindir kubu Prabowo-Jokowi di momen sakral HUT RI: 1. Sekjen PDIP sindir jadi Cawapres bayar Rp 1 T Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar upacara HUT ke-73 RI. Upacara itu berlangsung di Kantor PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jumat (17/8). Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto yang bertugas sebagai inspektur upacara memberikan pidatonya. Dalam pidatonya, Hasto sempat men...

Dirayu Jadi Ketua Timses Jokowi, Mahfud Md Tolak Tawaran.. Ternyata Ini Alasannya

Gambar
Mahfud MD.(KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA ) Moslemcommunity.net - PDIP mengungkap Mahfud Md telah ditawari menjadi ketua tim pemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019. Namun ternyata Mahfud menolaknya. "Jadi ketika diminta untuk untuk menjadi ketua tim pemenangan, beliau nggak mau," ungkap ujar Sekretaris Badan Pelatihan dan Pendidikan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari kepada detikcom, Minggu (19/8/2018) malam. PDIP membantah bila ada tudingan yang menyebut pihak Jokowi melupakan Mahfud Md setelah anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu tak dipilih menjadi cawapres. Eva memastikan Jokowi tetap memperhatikan Mahfud. "Jadi salah kalau kemudian seolah-olah kita mengabaikan beliau," tuturnya. Eva menyebut alasan Mahfud menolak masuk timses adalah ingin fokus pada BPIP. Mahfud diyakini tak akan berpindah ke kubu lawan meski mendapat tawaran dari pihak Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. "Kita sudah menawari dan seterusnya dan Pak...

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia