Postingan

Menampilkan postingan dengan label PAN

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Amien Korban Ratna, PAN: Kenapa Susah Terima Fakta

Gambar
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Dradjad Wibowo - (Foto: Antara) Moslemcommunity - Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Dradjad Wibowo mempertanyakan kenapa Polda Metro sulit menerima fakta bahwa Amien Rais dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto merupakan korban dari kebohongan Ratna Sarumpaet. Sehingga Amien Rais sampai diperiksa sebagai saksi. Mengingat saat kabar Ratna dianiaya beredar langsung dikonfirmasi oleh sejumlah pihak termasuk Prabowo dan Amien. Bahkan sempat khusus menggelar jumpa pers guna menanggapi kabar penganiayaan tersebut. Namun, berselang kemudian Ratna mengaku kabar penganiayaan dialaminya itu hanya lah tipu. Kemudian Ia meminta maaf atas hal tersebut. "Pak Amien dan mas Bowo itu korban kebohongan. Kenapa susah sekali menerima fakta solid seperti ini?," ucap Drajat kepada INILAHCOM, Rabu (10/10/2018). Kendati demikian, Drajat Metro Jaya dalam mengenai menangani kasus tersebut harus bersikap profesional dan tidak bertindak atas dorongan po...

Wow Gatot Nurmantyo Tepis Gabung Prabowo-Sandi, Begini Tanggapan PAN

Gambar
Prabowo Subianto dan Gatot Nurmantyo (Foto: Dok. Istimewa) Moslemcommunity - Eks Panglima TNI Jenderal (Purnawirawan) Gatot Nurmantyo menegaskan tak bergabung ke kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk Pilpres 2019. Meski demikian, PAN masih menunggu sikap resmi Gatot. "Ini sedang dalam proses pembahasan. Kami dari PAN menginginkan bahwa Pak Gatot Nurmantyo bisa bergabung di tim nasional pemenangan Prabowo-Sandi. Hasilnya seperti apa, kami serahkan ke Prabowo-Sandi," ucap Waketum PAN Viva Yoga Mauladi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/9/2018). Jika bergabung dengan timses Prabowo-Sandi, Viva menyebut, Gatot akan mendapat posisi strategis. Namun Viva belum mau memerinci posisi apa yang akan diduduki Gatot nantinya. "Kalau memang dalam proses ini Pak Gatot sudah fix masuk sebagai bagian tim nasional pemenangan Prabowo-Sandi, tentu juga posisinya akan strategis. Posisinya bagaimana, kami serahkan ke capres-cawapres," jelas Viva. Viva menyebut tim Prab...

PAN: Polisi dan BIN Tak Netral Jelang Pemilu

Gambar
Yandri Susanto. (Foto: Antara) Moslemcommunity - PAN selaku partai koalisi Prabowo-Sandiaga Uno mengkritik soal alat negara yang dituding tak netral jelang Pileg dan Pilpres 2019. "Jadi menurut saya, polisi dan BIN saat ini tidak netral. Sebaiknya kontestasi saat ini, TNI milik rakyat, polisi milik rakyat, BIN milik rakyat," kata Ketua DPP PAN, Yandri Susanto saat ditemui di Kota Cilegon, Banten pada Kamis 30 Agustus 2018. Bahkan dia menuding adanya permainan intelijen saat Pileg dan Pilpres 2019 mendatang. Yandri lalu meminta agar semua alat negara, harus netral dan tidak memihak. "Pihak keamanan dan TNI itu harus netral. Ada (indikasi ikut campur intelijen), ada, tulis aja," kata dia. Meski begitu, PAN menyambut contoh baik yang ditunjukkan Prabowo dan Jokowi saat Indonesia meraih emas dari cabang olahraga silat yang menjadi lumbung medali emas di Asian Games 2018. "Jadi pelukan Pak Jokowi dan Pak Prabowo itu diapresiasi oleh atlet yang berprestasi dan menun...

PKS-PAN Dapat Apa dari Gerindra?

Gambar
Twitter @Gerindra Moslemcommunity - oleh Muhammad Hafil* Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) kembali berkoalisi dengan Partai Gerindra. Koalisi ini sudah dimulai sejak Pilpres 2014 lalu dengan mengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Meski kalah, ketiga partai ini kemudian kembali berkoalisi dengan nama Koalisi Merah Putih (KMP). Namun, selama empat tahun terakhir, hanya PKS yang tetap setia menjadi oposisi bersama Gerindra. PAN sendiri, sempat memutuskan untuk berpisah karena pada 2015 dengan bergabung bersama pemerintah Jokowi-JK. Satu tahun kemudian, PAN diberi jatah menteri yaitu menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dengan Asman Abnur sebagai menterinya. Meski berpisah, PAN tetap melanjutkan koalisi di tingkat daerah. Yaitu, pada Pilkada DKI 2017 dengan mengusung Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Pada Pilpres 2019, PAN kembali bergabung dengan koalisi bersama PKS, Gerindra, ditambah Partai Demokrat yang pada 2014 tidak mengusung...

Zulkifli: Sri Mulyani Lupa Dia Menteri Keuangan Era SBY

Gambar
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan. (Foto: Antara) Moslemcommunity - Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan, menanggapi Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menyebut pidatonya sebagai Ketua MPR politis dan menyesatkan. "Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut pidato saya di sidang tahunan MPR politis dan menyesatkan. Menkeu Sri Mulyani juga terus menyalahkan pengelolaan utang periode pemerintahan sebelumnya. Siapa sebenarnya yang menyesatkan? Berikut adalah jawaban saya #JawabBenar," kata Zulkifli dalam akun twitternya @ZUL_hasan, Kamis 23 Agustus 2018. Ia menjelaskan sumber data yang ia sebutkan berdasarkan Nota Keuangan 2018. Dalam dokumen Nota Keuangan tersebut, ia tak melihat ada pembayaran pokok utang. Ia mempertanyakan angka Rp396 triliun yang Sri sebutkan. "Dalam Nota Keuangan 2018 hanya ada pos pembayaran bunga utang sebesar Rp238 triliun dan pembiayaan utang sebesar Rp399 triliun. Tidak ada keterangan mengenai pembayaran pokok utang s...

PAN: Gatot Nurmantyo Belum Konfirmasi Masuk Timses Prabowo-Sandi

Gambar
Gatot Nurmantyo temui Ketum PAN Zulkifli Hasan. (Foto: VIVA.co.id) Moslemcommunity - Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, mengatakan bahwa mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo belum pasti masuk Tim Pemenangan pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019. "Saya belum mendapatkan masukan dari Pak Gatot apakah beliau bersedia untuk masuk dalam tim pemenangan," kata Eddy di Kantor DPP PAN, Jalan Senopati, Jakarta Selatan, Rabu 22 Agustus 2018. Eddy mengatakan, pihaknya sempat membahas nama Gatot untuk masuk ke dalam Tim Pemenangan Prabowo-Sandi. Namun, kata Eddy semua keputusan ada di tangan pensiunan jenderal bintang empat itu, apakah bersedia masuk dalam Tim Pemenangan Prabowo-Sandi atau tidak. "Tentu itu kami kembalikan ke Pak Gatot dan kami hormati apapun yang jadi keputusan Pak Gatot," ujarnya. Meskipun demikian, Eddy menyebut pihaknya telah menyodo...

Politikus PAN: Yang Punya Robot Medsos yang Takut Kekuasaan Hilang

Gambar
Ilustrasi buzzer. (Foto: www.pixabay.com) Moslemcommunity - Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Mustofa Nahrawardaya mengaku tidak membayar robot buzzer untuk memainkan isu-isu yang beredar di media sosial. Pola semacam itu jelas membutuhkan biaya yang cukup besar. Mustofa mengutip pendapat seorang pakar tentang media sosial, Ismail Fahmi, yang menyebut bahwa isu populer di media sosial semacam trending topic di Twitter sesungguhnya bisa direkayasa. Namun jelas ada biaya yang harus dibayarkan untuk itu, konon berkisar Rp10 juta sampai Rp15 juta per lima jam. "Kita tidak punya duit. Itu mahal sepuluh juta untuk berapa menit (baca: per lima jam),” ujar Mustofa dalam program Indonesia Lawyers Club tvOne pada Rabu malam, 21 Agustus 2018. Ia pun menduga bahwa robot buzzer di media sosial justru digunakan oleh seseorang yang takut kekuasaannya hilang sehingga merasa perlu menggunakan berbagai cara. "Yang punya robot (media sosial) yang takut kekuasaannya hilang.” Mengenai kamp...

Nasib Menteri PAN di Kabinet Jokowi Setelah Nyatakan Dukungan untuk Prabowo-Sandiaga

Gambar
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hanafi Rais. (Foto: Reza Deni) Moslemcommunity.net - Partai Amanat Nasional (PAN) di Pilpres 2019 ini tak memberikan dukungan kepada Jokowi. Justru sebaliknya, PAN mendukung Prabowo. Padahal PAN punya seorang kader di kabinet Kerja Jokowi-JK. Lalu bagaimana nasib menteri itu? Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional ( PAN) Hanafi Rais mengaku tak mempersoalkan posisi kader partainya, Asman Abnur, yang hingga kini masih menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi, dan Birokrasi ( Menpan RB) di kabinet Indonesia Kerja. Kendati demikian, Hanafi juga mempersilahkan jika Asman berniat hengkang dari pemerintahan. Pernyataan itu menyusul merapatnya PAN ke koalisi oposisi yang mengusung bakal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. "Saya tidak terlalu mempersoalkan itu. Tapi kalau menteri yang bersangkutan punya pertimbangan lain mau mundur, ya silahkan saja," kata H...

PAN Dituduh dapat Rp500 Milyar dari Sandiaga Uno oleh Andi Arief, Akan Laporkan Ketua DPP Demokrat Ini ke Polisi

Gambar
Wakil Sekjend Demokrat Andi Arief (Tribune) Moslemcommunity.net - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto, siap untuk melaporkan politikus Demokrat Andi Arief ke polisi terkait ucapannya yang mengatakan partainya menerima uang sebesar Rp500 miliar. Uang yang disebut Andi Arief dari Sandiaga Uno ini, dianggap pencemaran nama baik dan fitnah. "Dan mulut comberan Andi Arief itu kita harap disetop itu. Kalau tidak, kita akan tuntut dia di meja hukum," kata Yandri saat dihubungi, Rabu 8 Agustus 2018. Baca juga:  Wakil Ketua Umum Gerindra Minta Andi Arief Jelaskan ''Jenderal Kardus'' Yandri meminta Andi Arief yang juga wakil sekretaris jenderal Demokrat itu menarik ucapannya. Sebab, ia meyakini, uang yang disebut diberikan kepada PKS dan PAN agar menerima Sandiaga menjadi cawapres tanpa bukti. "Jadi kita minta Andi Arief cabut pernyataan itu," ujarnya. Sebelumnya, Andi Arief mengungkapkan Partai Demokrat menolak kedatangan Ketua Umum Gerind...

Wow Anies Libas Nasib Zulkifli Hasan di Bursa Capres-Cawapres, PAN Akui Ini Sebabnya

Gambar
Zulkifli Hasan dan Anies Baswedan gelar pertemuan tertutup bahas Pilpres 2019 di gedung parlemen, Kamis (5/7/2018) Moslemcommunity.net - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Ahmad Hanafi Rais mengaku partainya terbuka dengan pilihan capres di luar Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, untuk mendampingi capres partai koalisinya di Pilpres 2019. “Keputusan resminya Pak Zul sebagai capres-cawapres tapi kita juga tidak bisa menafikan realitas politik, bahwa dalam perkembangannya itu akan ada pembicaraan yang lain ya kita tetap open minded,” ujar Hanafi di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/7). Ia pun membenarkan nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kerap dimunculkan sebagai salah satu kandidat pendamping Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Bahkan, nama mantan Menteri Pendidikan itu paling banyak disukai oleh kader PAN selain Zulkifli Hasan. “Kalau di luar kader internal PAN, secara informal dari jajak pendapat dengan beberapa kader dan teman-tema...

Amien Rais Capres, Faizal Assegaf: Amien Korban Politik Rezim SBY dan Terjebak Arus Oposisi Brutal

Gambar
Faizal Assegaf, Jokowi, dan Amien Rais. (Foto: Google) Moslemcommunity.net - Ketua Progres 98 Faizal Assegaf tutut menanggapi sanjungan yang dilontarkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk Amien Rais. Dilansir TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitter @faizalassegaf yang diunggah pada Selasa (12/6/2018). Faizal Assegaf mengatakan jika ada tiga makna tulus yang tersirat dalam pujian Jokowi untuk Amien Rais. Diantaranya menunjukkan konsistensi politik santun hingga merasa tak bermusuhan dengan Amien Rais. Menurut Faizal Assegaf, pendekatan politik yang dilakukan oleh Jokowi memberi pesan jika dua tokoh tersebut akan bertemu. Ia pun meminta agar Amien Rais bersikap jujur dan berbesar hati. @faizalassegaf: Pujian @jokowi pd Amien Rais terlihat tulus & bermakna: 1. JKW ingin tunjukan dirinya konsisten santun berpolitik 2. JKW tdk merasa bermusuhan dgn AR. 3. JKW tahu AR korban politik rezim SBY & terlanjur kejebak arus oposisi brutal. Dgn sikap itu, JKW be...

Amien Rais: Bakal Capres yang Masih Mencari Dukungan Partai

Gambar
Amien Rais. (Foto: Kompas) Moslemcommunity.net - Sosok yang secara terang-terangan kerap mengkritik Presiden Joko Widodo, Amien Rais, menyatakan akan maju sebagai calon presiden dalam pemilihan presiden 2019 mendatang. Di hadapan para wartawan Amien Rais, Minggu (10/06), menyampaikan keinginannya untuk maju setelah -begitulah katanya- terinspirasi oleh terpilihnya kembali Mahathir Mohamad sebagai Perdana Menteri Malaysia baru-baru ini pada usia 92 tahun. "Begitu Mahathir jadi, saya jadi remaja lagi. Saya terima kasih ke Mahathir. Saya pun juga sedikit agak layak. sudah agak kuno, tapi dengan Mahathir itu jadi ada semacam perubahan visi orang di Asia Tenggara ini," ujar Amien Rais. "Jadi kita tetap dengan Gerindra, dengan teman PKS, mungkin dengan PBB, bahkan kalau misalnya Partai Demokrat memperkuat kita, itu lebih bagus lagi." Sesepuh PAN ini dulu juga pernah maju sebagai capres pada 2004 namun gagal. Kali ini dia masih harus menggalang partai pendukungnya dulu ka...

Tahun Politik, PAN dan 4 Ketum Bakal Capres

Gambar
Amien Rais. (Foto: Kompas) Moslemcommunity.net -  Partai Amanat Nasional (PAN) memang belum bersikap untuk Pilpres 2019. Namun, setidaknya mereka punya empat nama yang dijagokan meramaikan pemilihan kepala negara tahun depan. Empat jagoan yang sedang dipertimbangkan PAN untuk tahun ini bukan sembarang nama di partai berlambang matahari putih itu. Keempatnya pernah--atau masih--menjabat Ketua Umum. Waketum PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan, PAN punya beberapa kandidat capres selain Amien Rais. Salah satu kandidatnya ialah Ketum PAN Zulkifli Hasan. "Di samping Pak Amien Rais sebagai capres 2019, PAN juga mengusulkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Soetrisno Bachir (Ketua Dewan Penasihat PAN), dan Hatta Rajasa (mantan Ketua Umum PAN)," kata Viva kepada wartawan, Minggu (10/6/2018). Soal siapa capres yang akan dipilih, Viva mengatakan keputusannya ada di Rakernas PAN akhir bulan ini, tepatnya 28 Juni nanti. Selain itu, PAN juga akan mengajak bicara calon rekan koalisi. "Nanti...

PAN: Ada Komunikasi Terbaru Istana soal Pertemuan Amien-Jokowi

Gambar
jokowi - Amien Rais. (foto: kompas.tv) Moslemcommunity.net - Presiden Joko Widodo mengatakan sedang mengatur waktu pertemuannya dengan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais. PAN mengatakan ada komunikasi terbaru setelah keluarnya pernyataan Jokowi terkait pertemuan itu. "Ada komunikasi terbaru. Sikap kami (Pak Amien dkk) menunggu saja inisiatif dari Istana," ujar anggota Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo kepada wartawan, Sabtu (2/6/2018). Dradjad mengatakan pertemuan Amien dengan Jokowi sebenarnya sudah dikomunikasikan sejak lama. Dia menegaskan pihak Istana-lah yang menghubungi terlebih dahulu soal pertemuan itu. Dia mengatakan Istana mengutus beberapa pejabat untuk mendiskusikan pertemuan Amien-Jokowi. "Pak Amien menyambut baik pesan dari utusan tersebut. Intinya, silaturahmi harus jalan, meskipun pilihan politik berbeda," jelasnya. (detik.com) [http://news.moslemcommunity.net]

Amien Rais dengan Prabowo Subianto Bertemu dan Berdoa Bersama di Depan Ka'bah

Gambar
Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, bertemu di depan kabah.  Foto: Istimewa Moslemcommunity.net - Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, bertemu di depan kabah. Tidak ada pembicaraan politik di antara mereka di pertemuan tersebut. “Tadi (2 Juni) selepas dini hari waktu Makkah pak Amien dan rombongan sudah selesai umrah. Beliau tetap di Masjidil Haram untuk sholat sunnah dan ibadah lainnya,” kata anggota Dewan Kehormatan PAN, Dradjad Wibowo, Sabtu (2/6). Sekitar pukul 2 waktu setempat, kata Dradjad, Prabowo menginformasikan kalau bersiap-siap menuju Masjidil Haram untuk memulai thawaf. “Beliau berdua (Amien dan Prabowo) bertemu setelah Mas Prabowo selesai sholat sunnah dua raka’at ba’da thawaf. Kata Dradjad, tidak ada pembicaraan politik. Hanya berdoa bersama, saling menanyakan kabar, berfoto dan menunggu sholat Subuh. Beliau berdua dan rombongan kembali ke hotel masing-masing ba...

Sandi: Prabowo, Amien dan Sohibul Umrah Bersama

Gambar
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (tribunnews) Moslemcommunity.net - Ketua Tim Pemenangan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 dari Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan memiliki beberapa agenda bersama mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dan Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman. Ketiganya akan melakukan sejumlah kunjungan dan umrah bersama. "Ada beberapa kunjungan dari Pak Prabowo ke Pak Amien Rais dan alhamdulliah mereka sepakat untuk bersama-sama dengan Pak Sohibul Iman juga untuk melakukan perjalanan umrah," kata Sandiaga di Jakarta, Kamis (31/5). Ibadah umrah rencananya akan dilakukan di bulan Ramadan, tepatnya mulai 2 Juni. Sandiaga mengatakan mereka ingin mendaparkan keberkahan Ramadan dengan beribadah ke Tanah Suci. "Kan sebagian dari ulama mengutip bahwa keberkahannya utamanya bulan suci Ramadan diisi dengan ibadah dan umrah di bulan suci sama saja be...

Bikin Heboh! Koalisi Gerindra-PD-PKS-PAN Bersiap Melawan Jokowi

Gambar
kiri-kanan: Fadli Zon (atas/Gerindra), Andre Rosiade (bawah/Gerindra), Chandra Tirta Wijaya (PAN), Ferdinand Hutahaean (PD), Sandiaga Uno (Gerindra). (Foto: dok. Istimewa)Foto: dok. Istimewa Moslemcommunity.net -  Partai Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN bersiap melawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di pilpres 2019. Keempat partai itu bakal membentuk koalisi. Rencana pembentukan koalisi itu awalnya dikemukakan oleh Sekjen Demokrat Hinca Pandjaitan. Ia menyatakan partainya kembali membuka komunikasi dengan Gerindra. "(Komunikasi poros ketiga) masih terus, baik dengan PKS, PKB, PAN, sekarang mulai lagi dengan Gerindra ngobrol dan itu normal, dengan partai-partai lain juga kita ngobrol," ujar Hinca di Senayan, Jakarta, Jumat (18/5). Kemudian, anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade pun tak membantah soal rencana koalisi keempat partai itu. Namun hingga saat ini belum ada kesepakatan yang dicapai. "Nanti setelah semuanya sepakat koalisi, tentu akan ada pertemuan ...

Amien Rais: Ini Mesti Bangsa Pekok (Bodoh)

Gambar
Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais. (foto: kompas) Moslemcommunity.net - Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais kembali menyoroti masalah undang-undang di Indonesia yang dianggap pro asing itu merugikan rakyat. Salah satunya adalah UU migas. Oleh karena itu, ia menyebutkan bangsa Indonesia adalah bangsa pekok (bodoh). Apa alasannya? "Ini ada UU yang aneh dan ajaib. Bahwa gas alam di perut bumi Indonesia, itu boleh digunakan oleh bangsa sendiri setelah bangsa lain dicukupi kebutuhannya," kata Amien saat mengisi ceramah di Masjid Muthohirin Yogyakarta, Kamis (10/5/2018) malam. Menurutnya, kebijakan tersebut aneh. Sebab, kebutuhan dalam negeri dikorbankan hanya demi memenuhi kebutuhan negara lain, seperti Tiongkok, Taiwan, dan Singapura. "Ini mesti bangsa pekok (bodoh)," sindirnya. Akibat kebijakan tersebut, lanjut Amien, Pabrik Pupuk Iskandar Muda di Aceh berhenti beroperasi karena tidak mendapatkan suplai bahan bakar penggerak mesin. Padahal di dekatny...

Zulkifli Hasan: TGB Lebih dari Cocok Jadi Capres, tapi...

Gambar
Zulkifli Hasan. (foto: tribunnews) Moslemcommunity.net -  Ketum PAN Zulkifli Hasan akan bertemu dengan TGH Zainul Majdi, yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB). Menurut Zulkifli, TGB lebih dari cocok jadi capres, tapi ada satu hal yang jadi kendala. "Dia gubernur yang berhasil, lebih dari cocok. Cocok juga sebagai gubernur karena dia berhasil, sukses, bisa," ujar Zulkifli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/5/2018). Meski Zulkifli menilai TGB layak jadi capres, ada yang menjadi kendala. Ada syarat yang harus dipenuhi. "Hanya, kendalanya, kawan-kawan kita ini kan terus terang PT (presidential threshold atau ambang batas pengajuan capres)-nya 20 persen. Nah, yang menjadi problem kan partai pendukung," Zul menambahkan.  Zul menyatakan banyak anak bangsa yang cocok jadi pemimpin negeri ini. Namun dia menyatakan tak semua putra bangsa bisa jadi presiden lantaran terganjal aturan.  "Karena nggak punya partai kan, jadi handicap-nya itu partai pendukung....

Sandiaga: PAN Setuju Gabung Sekretariat Bersama Gerindra dan PKS

Gambar
Sandiaga uno. (foto: indowarta) Moslemcommunity.net -Ketua Tim Pemenangan Pemilihan Umum 2019 dari Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno telah bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto semalam. Keduanya membicarakan banyak hal, termasuk kesediaan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk bergabung dengan sekretariat bersama yang dibentuk Gerindra bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sandiaga berharap bergabungnya PAN akan menjadi menjadi momentum membangun koalisi. "Insya Allah sama PKS terus berlanjut. Hari Minggu ini kita tingkatkan lagi intensitas kita. PAN juga sudah setuju bergabung dengan sekretariat bersama yang di Taman Amir Hamzah," kata Sandiaga di Jakarta Selatan, Kamis (8/5). Menurut Sandiaga, Prabowo tampak bahagia ketika bertemu dengan dirinya. Ia menerima anggota parlemen Eropa dan mengatakan sangat percaya diri setelah melakukan kunjungan ke Jawa Timur. Prabowo akan melakukan kunjungan ke daerah lain Ahad (11/5). Ia ingin menampung masukan dari masya...

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia