Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kasus

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Hihi.. Tanpa Alasan Jelas, Korea Selatan Tolak Kunjungan Resmi Presiden Israel

Gambar
Presiden Israel Reuven Rivlin. (Foto: The Forward) Moslemcommunity - PEMERINTAH Republik Korea atau Korea Selatan (Korsel) baru-baru ini menolak kunjungan resmi Presiden Israel Reuven Rivlin ke Seoul. Tak ada penjelasan dari Seoul soal alasan penolakan itu yang membuat Tel Aviv terkejut. Pihak Rivlin tak merinci kapan kunjungan yang ditolak Seoul itu berlangsung. Mengutip laporan Ynet, Jumat (31/8/2018), kujungan tersebut diusulkan Chaim Choshen, Duta Besar Israel untuk Korea Selatan atas nama Kementerian Luar Negeri yang berkoordinasi dengan pihak President's Residence. Meski tidak ada penjelasan alasan penolakan kunjungan Presiden Rivlin, namun penolakan oleh Seoul itu tidak bisa disangkal. Menurut laporan media Israel, informasi penolakan kunjungan resmi itu bukan karena masalah pribadi terhadap Rivlin, tetapi ada ketidaksepakatan bisnis keamanan yang jadi penyebabnya. Laporan tersebut menyatakan, penolakan terjadi karena Korsel frustrasi atas penolakan Israel terhadap kesepaka...

Desmon: Jokowi Ingkar Janji Selesaikan Kasus Pembunuhan Munir

Gambar
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa. (Foto: Antara) Moslemcommunity - Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat, Desmon Junaidi Mahesa menanyakan, komitmen pemerintah Presiden Joko Widodo untuk menyelesaikan kasus penggiat hak asasi manusia atau HAM, Munir Said Thalib yang hingga kini belum tuntas. "Kalau belum tuntas berarti pemerintahnya enggak beres, Jokowi tidak komitmen terhadap kasus Munir. Sudah berjanji menyelesaikan, itu yang diharap istrinya Munir Suciwati," ujar Desmon di Kompleks DPR Jakarta, Kamis, 30 Agustus 2018. Untuk itu, Desmon mendesak kepada pemerintah agar segera dapat menyelesaikan kasus aktivis HAM Munir ini dan mengungkap otak dari pembunuhan. Diutarakannya, seharusnya kasus Munir, yang telah diungkap oleh Komisi Informasi, diungkap kebenarannya, tapi pemerintah Jokowi melakukan gugatan untuk membatalkan itu, tidak membuka kasus tersebut. "Akhirnya gelap lagi. Dengan gelap kayak gitu harapan apa bisa diungkap. Padahal beliau...

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Teguh Hendrawan Bingung Jadi Tersangka: Pengamanan Aset Itu Perintah Ahok

Gambar
Kadis Tata Air Teguh Hendrawan (Foto: kompas) Moslemcommunity - Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Teguh Hendrawan bingung karena terseret menjadi tersangka kasus perusakan lahan warga di Rawa Rorotan, Cakung, Jakarta Timur. Teguh mengatakan hanya menjalankan tugas dari gubernur terdahulu, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). "Saya melakukan pengamanan aset itu perintah lisan dari Pak Ahok, 'segera kamu amankan lokasi di sana'. Saya segera saya kirim alat di sana. Termasuk kegiatannya melalui prosedur yang ada," kata Teguh di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (29/8/2018). Teguh mengatakan status lahan yang dilaporkan itu saat ini sudah menjadi waduk dan diserahterimakan kepada Pemprov DKI. Teguh pun heran atas pelaporan tersebut. "Jadi yang saya bingung harus gimana lagi ya. Saya kan cuma kerja, tugas saya kepala dinas," terangnya. Teguh juga mengaku tidak mengetahui siapa pelapor dirinya ke Polda Metro Jaya. Dia sudah bertemu dengan Gubernur DKI A...

Waduh.. Eni Akui Gunakan Uang Suap untuk Munaslub Golkar

Gambar
(Foto: Agus Priatna) Moslemcommunity - Tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-1, Eni Saragih mengakui uang suap yang diterimanya dari pengusaha Blackgold Natural Recourses Limited Johannes B Kotjo digunakan dalam Munaslub Partai Golkar tahun 2017 lalu. "Yang pasti tadi memang ada yang mungkin saya terima Rp2 miliar itu sebagian memang saya gunakan untuk Munaslub," kata Eni usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Senin (27/8/2018). Untuk diketahui, Munaslub Partai Golkar tahun 2017 lalu memilih Airlangga Hartarto secara aklamasi menggantikan Setya Novanto. Eni sendiri hari ini menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Idrus Marham. Dia mengaku sudah kenal lama dengan Idrus. "Saya katakan ya, saya kenal dari sejak zaman KNPI sampai LPM sampai Golkar dan sebagainya, saya menceritakan semua hal itu," ujarnya. Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan 3 orang tersangka. Mereka yaitu Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Saragih, pengusaha Johannes B Kotj...

Miris.. Gara-gara Terima SMS Seperti Ini, Pria di Blitar Ini Kehilangan Uang di Tabungan Rp 34 Juta

Gambar
ilustrasi. (Foto: beritabekasi) Moslemcommunity - Nasib apes dialami Su (31), warga Ngancar, Kabupaten Kediri. Pria yang tinggal di Nglegok, Kabupaten Blitar, ini menjadi korban penipuan online dengan modus lewat pesan singkat (SMS) internet banking. Akibatnya, uang tabungan korban sebesar Rp 34 juta di bank amblas dikuras pelaku. Korban melaporkan kasus itu ke Polres Blitar Kota. "Korban warga Kabupaten Kediri, tapi berdomisili di Nglegok, Kabupaten Blitar. Kejadiannya di Nglegok, makanya melapor ke kami," kata Kasubag Humas Polres Blitar Kota, Ipda Syamsul A, Selasa (28/8/2018). Kasus penipuan itu bermula ketika korban mendapat pesan singkat dari internet banking. Pesan singkat internet banking itu berupa M-Token atau kode pengaman yang berjumlah 30 angka. Jarak beberapa menit kemudian, korban kembali mendapat pesan singkat internet banking juga berupa kode pengaman yang jumlahnya 30 angka. Tapi angka kode pengaman dalam pesan singkat internet banking yang kedua ini berbed...

Viral! Inilah Tampang Preman Berkedok Security

Gambar
(Foto: instagram) Moslemcommunity - Setelah menjalani pemeriksaan secara intensif, delapan orang preman berkedok security di kawasan ruko seribu Cengkareng Jakarta Barat kini ditetapkan sebagai tersangka. Dalam video yang diunggah akun Instagram @kabarutama, kedelapan tersangka pemerasan tersebut tak lagi berseragam security seperti saat video pertamanya viral. Saat digiring petugas, semuanya kompak mengenakan seragam oranye tahanan polisi. Tak ada lagi raut wajah sangar diantara mereka. Semuanya, tertunduk lesu dan tak bersuara saat tampilkan ke media setelah jadi tersangka. Padahal di video sebelumnya, aksi mereka benar-benar jagoan. Semua pemilik ruko, tak ada yang lewat dari pengawasannya. Salah sedikit, pemilik ruko akan dipaksa membayar denda hingga puluhan juta rupiah. Kalau tak bayar, tak ada keamanan, bahkan rukonya dirusak. Salah satu pelaku yang berkepala pelontos pun jadi sasaran kometar netizen. Pasalnya dalam video sebelumnya, si plontos ini terlihat mengintimidasi pemil...

Waduuh.. 2 Mahasiswa Ini Bobol Kartu Kredit WN Australia

Gambar
Ilustrasi penangkapan. (Foto: Today Online) Moslemcommunity - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berhasil menangkap dua orang yang mencuri data kartu kredit milik warga negara Australia. Keduanya berprofesi sebagai mahasiswa aktif di Yogyakarta dan Bandung. "Pembobolan kartu kredit milik nasabah ini melibatkan antar negara. Modusnya dengan menggunakan belanja online. Jumlah kartu kredit yang dicuri cukup banyak," kata Kabareskrim Polri, Irjen Pol Arief Sulistyanto di gedung Dittipsiber Bareskrim Polri, Selasa (28/8/2018). Pengungkapan tersebut berawal dari penangkapan WNI bernama AS di Australia. AS diduga menerima barang-barang dari pembelian belanja online melalui kartu kredit. Dari situ, otoritas Australia mengirimkan surat ke pemerintah Indonesia perihal kasus pembobolan yang melibatkan WNI. Sementara itu, Dirtipidsiber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Albertus Rahmad Wibowo mengatakan kedua tersangka yakni Dede dan Aditya Rahman. Keduanya merupakan mahasiswa akt...

Pria Sok Jagoan Pemukul Anak SMP di Jagorawi Masuk Bui

Gambar
Remaja usia 14 tahun korban penganiayaan oleh oknum TNI, di Tol Jagorawi arah Jakarta, didampingi keluarganya tiba di Subdit Ranmor Polda Metro Jaya, Kamis (23/8) pukul 15.30 WIB. Moslemcommunity - MA harus menanggung perbuatannya lantaran menghajar seorang anak SMP di Tol Jagorawi, Rabu (22/8). Pria yang diketahui bekerja sebagai staf honorer di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ini ditahan polisi setelah ditetapkan sebagai tersangka. MA memukul korban berinisial RA tepat di bagian wajah hingga berdarah. Video RA yang berbaju putih dengan darah bercucuran dari hidungnya pun viral di media sosial. Anak SMP itu dipukul MA di Tol Jagorawi arah Jakarta dari Cibubur sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (22/8). Awalnya, MA diduga oknum anggota TNI menyusul adanya sebuah stiker Mabes TNI yang menempel di mobil Captiva hitam dengan plat nomor B 1207 TGZ yang dikendarainya. "Kita belum terima laporan. Tapi akan kita telusuri informasi itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombe...

Kasus Meiliana, PKS: Termasuk Penistaan Agama Ketika Singgung Adzan

Gambar
Jazuli Juwaini (Foto: dok. PKS) Moslemcommunity - Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini angkat bicara mengenai kasus Meiliana yang memprotes volume suara azan. Ia menyebut sikap Meiliana termasuk penistaan agama ketika seseorang telah menyinggung azan. "Ya (termasuk penistaan agama) ketika menyinggung orang azan, ya. Meskipun itu nanti yang paling pas menafsirkannya, apalagi kalau sudah sampai ke pengadilan ya tentu para hakim di pengadilan," kata Jazuli di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (23/8/201). Ia pun kemudian mengimbau masyarakat Indonesia tak menyentuh keyakinan antarumat beragama. Hal tersebut, dikatakan Jazuli, menjadi langkah yang paling nyata untuk meminimalkan permasalahan semacam itu. "Langkah yang paling riil dan konkretnya adalah jangan menyentuh keyakinan saudara-saudara kita yang sudah diakui agamanya di Indonesia ini," ujarnya. Tak hanya itu, Jazuli juga berpesan agar masyarakat tidak main hakim sendiri ketika menyikapi persoalan di lingkunganny...

100 Kota di Negara Ini Boikot Penjualan Rokok

Gambar
Ilustrasi. (Foto: Beritabekasi) Moslemcommunity - LEBIH dari 100 kota di seluruh Sri Lanka, memboikot penjualan rokok. Tujuannya agar masyarakat tidak merokok dan membuat Sri Lanka jadi negara yang bebas tembakau, kata Kementerian Kesehatan Negeri itu pada Rabu (22/8/2018). Menurut Kementerian tersebut, Uni Inspektur Kesehatan Masyarakat (PHI) telah meluncurkan beberapa program di seluruh negeri itu untuk mendidik warga setempat mengenai dampak buruk merokok dan hasilnya, pemilik toko serta pengusaha dari banyak kota kecil telah menghentikan penjualan rokok. 22 kota kecil di Jaffna, di bekas wilayah perang di Sri Lanka Utara, 17 kota kecil di Matara di bagian selatan negara pulau tersebut dan 16 kota kecil di Kurunegala di bagian barat-laut Sri Lanak tidak menjual rokok, kata Xinhua yang dipantau Antaranews, Kamis (23/8/2018). Sebanyak 107 kota kecil memboikot penjualan rokok. Menteri Kesehatan, Rajitna Senaratne saat menyampaikan kepuasan mengenai jumlah itu, mengatakan, mereka berha...

Ini Fatwa MUI yang Antar Pengeluh Volume Azan Dibui 18 Bulan

Gambar
Gedung MUI Pusat di Jl. Proklamasi, Jakarta. (Foto: Hidayatullah) Moslemcommunity - Pengadilan Negeri (PN) Medan, Sumut menjatuhkan hukuman 18 bulan penjara kepada Meiliana. Meiliana dinilai melakukan penistaan agama sesuai Pasal 165 KUHP karena mengeluhkan volume azan. Putusan PN Medan itu tidak datang tiba-tiba. Salah satu dasarnya adalah adanya Fatwa MUI di kasus itu. Berikut Fatwa MUI yang dikutip detikcom dari dakwaan jaksa, Kamis (23/8/2018): KOMISI FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) Propinsi Sumut Keputusan Nomor: 001/KF/MUI-SU/I/2017 tanggal 24 Januari 2017 tentang Penistaan Agama Islam oleh Saudari Meiliana di Kota Tanjungbalai. Menetapkan: Fatwa tentang Penistaan Agama yang dilakukan oleh Saudari Meiliana di Kota Tanjungbalai. Pertama: Ketentuan hukum : a. Azan yang dikumandangkan di mesjid adalah syariat agama Islam yang dikumandangkan sebagai tanda masuk waktu sholat dan atau menyuruh umat Islam untuk melaksanakan sholat. b. Ucapan/ujar yang disampaikan oleh Sdri Meliana ...

Terdakwa Pembunuh Ustadz Prawoto Divonis 7 Tahun Penjara

Gambar
Terdakwa kasus penganiayaan ustaz Prawoto duduk mendengarkan putusan hakim. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom) Moslemcommunity - Kasus penganiayaan yang menewaskan Komandan Brigade Persatuan Islam (Persis) ustaz Prawoto memasuki babak akhir. Asep Maftuh, terdakwa pembunuh Prawoto, divonis 7 tahun penjara. Sidang vonis digelar di ruang 1 Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (23/8/2018). Mengenakan baju muslim berwarna putih dan berpeci hitam, Asep hanya duduk memandang hakim yang dipimpin Wasdi Permana dari kursi pesakitan. Ruangan sidang dipenuhi massa Persis yang merupakan kerabat ustaz Prawoto. Sejumlah polisi berseragam lengkap, tampak ikut mengamankan area sidang. Selain di dalam ruangan, massa juga berkerumun di luar gedung PN. "Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Maftuh alias Asep Maftuh selama tujuh tahun," ucap hakim. Vonis tersebut lebih tinggi dibandingkan tuntutan jaksa yang menuntut Asep hukuman 6,5 tahun bui. Put...

Viral! Sopir Mobil Berstiker 'TNI' yang Pukul Remaja di Tol Dipolisikan

Gambar
Sopir yang diduga memukul bocah SMP. Foto: 20detik Moslemcommunity - Pihak keluarga melaporkan insiden pemukulan terhadap Rayhan Achmad (14) di tol oleh seorang sopir mobil yang berstriker 'TNI'. Keluarga berharap kasus ini segera diproses. "Oh kita udah, ke Polda langsung memang (laporan), Polda Metro yang di Semanggi," kata kakak Rayhan, Reza Achmad, saat dihubungi, Kamis (23/8/2018). Reza lantas menceritakan awal mula peristiwa pemukulan itu terjadi. Reza awalnya naik mobil bersama ketiga orang keluarganya yaitu, ibunya, adiknya dan Rayhan. Saat melintas di Tol Cibubur arah Jakarta, mobil yang berada di depan mobil Reza ngerem mendadak. Reza pun terkena imbas dan ngerem mendadak juga. "Otomatis saya ngerem juga kan namanya orang ngerem, yang di belakang juga kan ikut kena juga imbasnya," ujar dia. Mobil yang berada di belakang Reza adalah mobil pelaku yang memukul adiknya. Mobil berstiker 'TNI' itu pun ikut ngerem mendadak. "Mobil yang di be...

Wow Terkuak Alur dari Calo ke Pejabat! Ditangkap Pungli SIM, Kapolres Kediri Terima Rp50 Juta Per Minggu

Gambar
Screenshoot Video tribun-video Moslemcommunity - Kasus pungutan liar (pungli) pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres Kediri terbongkar. Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Tim Satgas Saber Pungli Mabes Polri tersebut turut menyeret Kapolres Kediri AKBP ER. Tribun-Video.com melansir Kompas.com, Selasa (22/8/2018), penangkapan Kapolres Kediri berawal dari tertangkapnya lima calo, yaitu Har (36), Bud (43), Dwi (30). Alex (40), Yud (34) pada Sabtu (18/8/2018) dan seorang PNS berinisial An. Kasus tersebut terbongkar setelah ada laporan dari warga tentang adanya dugaan pungli SIM di Satpas Polres Kediri. Apalagi berdasarkan informasi, para pemohon SIM dikenakan biaya di luar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dengan jumlah yang bervariasi. Yaitu, antara Rp500 ribu hingga Rp650 ribu per orang, tergantung jenis SIM. Sementara itu, melansir Tribunnews.com, dari hasil tersebut, Rp300 ribu disetorkan kepada An dan dikumpulkan ...

Setelah Sebelumnya Mangkir, Sekjen PPP: Romy Belum Terima Surat Panggilan KPK

Gambar
Foto: tribunnews Moslemcommunity - Sekjen PPP Arsul Sani mengungkapkan hingga kini Ketua Umum PPP, Romahurmuziy alias Romy untuk belum menerima surat pemanggilan ulang dari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Diketahui, penyidik KPK menjadwalkan ulang Romy sebagai saksi untuk tersangka Yaya Purnomo (YP) dalam dugaan suap terkait usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN-P Tahun 2018 pada Kamis (23/8). "Sampai saat ini Mas Rommy belum menerima surat panggilan ulang atau kedua untuk permintaan keterangan yang dibutuhkan," kata Arsul saat dikonfirmasi Republika.co.id, Rabu (22/8). Menurut Arsul, besok pagi perwakilan akan kordinasi dengan KPK untuk menanyakannya terlebih dahulu. "Karena kan kalau belum dijadwalkan bisa jadi penyidik yang bersangkutan masih ada kegiatan atau tugas lain," tutur Arsul. Sebelumnya, Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah mengimbau agar Romy memenuhi panggilan penyidik KPK. "Kami harap saksi bisa memenuhi panggilan tersebut...

Heboh! Jokowi Divonis Lakukan Perbuatan Melawan Hukum di Karhutla

Gambar
Jokowi meninjau kebakaran hutan (Biro Pers Istana) Moslemcommunity - Hakim tinggi pada Pengadilan Tinggi (PT) Palangkaraya memvonis Presiden Joko Widodo dkk melakukan perbuatan melawan hukum di kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Alhasil, Jokowi dkk dihukum untuk segera membuat PP Kebakaran Hutan. Kasus bermula saat sekelompok masyarakat menggugat negara. Penggugat itu adalah: 1.Arie Rompas 2.Kartika Sari 3.Fatkhurrohman 4.Afandi 5.Herlina 6.Nordin 7.Mariaty Mereka bertujuh menggugat: 1.Presiden Republik Indonesia 2.Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia 3.Menteri Pertanian Republik Indonesia 4.Menteri Agraria dan Tata Ruang Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia 5.Menteri Kesehatan Republik Indonesia 6.Gubernur Kalimantan Tengah 7.Dewan Perwakilan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Gugatan itu terdaftar di PN Palangkaraya dengan nomor 118/Pdt.G/LH/2016/PN.Plk. Ketujuh nama di atas menilai Jokowi dkk selaku penanggung jawab telah gagal memberikan...

Anies Vs F-PDIP DKI Jual Beli 'Serangan'

Gambar
 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Istimewa) Moslemcommunity - Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saling kritik. Keduanya saling jual beli serangan terhadap kebijakan dan kunjungan kerja yang dilakukan. Gembong meragukan efektivitas tim yang dibentuk oleh Anies Baswedan. Dia menilai pembentukan tim hanya memboroskan anggaran. "Itu penghamburan duit rakyat sudah pasti. Tidak cerdas dalam memanfaatkan alokasi anggaran," kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono saat dihubungi, Selasa (21/8/2018). Beberapa tim yang dibentuk Anies adalah Tim Perumusan Subsidi Perkeretaapian, Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum, dan Tim Pengawasan Terpadu Penyediaan Sumur Resapan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah. Selanjutnya ada Tim Revitalisasi Taman Ismail Marzuki, Tim Pelaksanaan Program OK Otrip, Tim Kerja Percepatan Pengembangan Kawasan Kepulauan Seribu, Tim Tindak Lanjut Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi...

Sungguh Miris! Miliki Ratusan Kilogram Sabu, Anggota DPRD Ini Terancam Hukuman Mati

Gambar
BNN Saat Menggelar Konfrensi Press terkait pengungkapan kasus narkoba. (Foto: VIVA) Moslemcommunity - Badan Narkotika Nasional tidak menyangka pelaku pengedar sekaligus bandar besar narkoba dengan jaringan internasional seorang anggota DPRD Langkat, bernama Ibrahim Hasan (45). Ibrahim diamankan pihak kepolisian dengan barang bukti sabu seberat 105 kilogram dan 30 ribu butir pil ekstasi asal Malaysia. "Ini membuktikan bahwa kejahatan narkotika tidak memandang status, siapapun bisa terlibat. Kita sangat menyayangkan kalau anggota DPRD yang harusnya mengayomi kita justru menjadi bandar dan pengedar," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari, kepada wartawan di Medan, Selasa 21 Agustus 2018. Ibrahim Hasan, yang merupakan kader Partai Nasional Demokrat (Nasdem), diamankan saat melakukan sosialisasi pemilu pada pileg 2019 di Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin pagi, 20 Agustus 2018. "Bahwa salah satu dari pengendali, dan kita...

Lulung: Jokowi Juga Bikin Banyak Tim, Kenapa Anies Dikritik?

Gambar
Abraham Lunggana (Foto: Ari Saputra) Moslemcommunity.net - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana (Lulung) membela Gubernur Anies Baswedan yang dikritik terlalu banyak membentuk tim dan memboroskan anggaran. Lulung meminta Anies diberi kesempatan untuk mengatur pemerintahannya. "Kan Jokowi bikin banyak tim, kenapa Anies selalu dikritik? Kalau mau kritik asal ada solusi nggak apa-apa," kata Lulung ketika dihubungi Selasa (21/8/2018) malam. Dia juga tak setuju jika pembentukan tim itu dinilai memboroskan anggaran. Sebab, Anies belum genap setahun menggunakan APBD DKI. "Anies itu kan belum setahun anggaran berjalan, masih ada perubahan biarkan ini jalan dulu. Kalau baru batuk aja diomelin nggak disembuhin, gimana?" imbuhnya. Lulung meminta tim yang dibentuk Anies itu tak dijadikan polemik. Dia mengajak semua pihak untuk memberikan masukan dan solusi untuk Jakarta. "Yuk mari kita bangun Jakarta dengan mari cari solusi semua. Ini kan saling kontrol check bal...

Protes Suara Adzan Terlalu Kencang Dinilai Bukan Sebuah Penistaan Agama?

Gambar
(Foto: PBNU) Moslemcommunity.net - Ketua PBNU bidang Hukum, HAM, dan Perundang-undangan Robikin Emhas menilai kasus Meliana, seseorang yang protes karena suara adzan terlalu keras di Tanjung Balai bukan merupakan kasus penistaan agama. "Saya tidak melihat ungkapan suara adzan terlalu keras sebagai ekspresi kebencian atau sikap permusuhan terhadap golongan atau agama tertentu," kata Robikin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (21/8/2018). Sebagai muslim, lanjut Robikin, pendapat seperti itu merupakan hal yang wajar. "Saya berharap penegak hukum tidak menjadikan delik penodaan agama sebagai instrumen untuk memberangus hak menyatakan pendapat," kata Robikin yang juga advokat konstitusi. Seorang perempuan bernama Meliana asal Tanjung Balai disidang di Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara karena mengeluhkan suara adzan yang dianggapnya terlalu keras. Meliana dinilai jaksa penuntut umum melakukan ujaran kebencian dan penodaan agama sebagaimana diatur dalam Pa...

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia