Postingan

Menampilkan postingan dengan label Gerindra

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia

Gambar
Foto: repelita Moslemcommunity - Polisi tidak mengeluarkan izin pelaksanaan acara Jalan Sehat Umat Islam di Solo 9 September mendatang. Polisi mengancam akan membubarkan jika acara itu tetap dilakukan. Panitia balik menanyakan dasar polisi mengeluarkan ancaman itu. Humas acara Jalan Sehat Umat Islam, Endro Sudarsono, mengaku sudah membaca sendiri telegram dari Kabaintelkam Mabes Polri yang menyebutkan bahwa jika masyarakat akan menggelar acara terkait gerakan 2019GantiPresiden maka panitia cukup menyampaikan pemberituan kepada aparat sesuai UU No 9 Tahun 1998. Jika acara itu terkait gerakan aksi Jokowi2Periode atau gerakan 2019PrabowoPresiden maka harus ada surat izin keramaian sesuai PP No 20 Tahun 2017, karena acara itu dinilai sebagai kegiatan politik. "Acara kami ini bukan kedua-duanya. Hanya aksi biasa, hanya jalan sehat bersama. Kami tidak terkait dengan kegiatan politik apapun sehingga kami merasa cukup membuat pemberitahuan. Kami juga sudah mengajukan pemberitahuan itu da...

Viral Zamzam #2019GantiPresiden, Gerindra Curiga Dilakukan Pihak Ketiga

Gambar
Foto: Viral foto zamzam '2019 ganti presiden' dibagikan ke jemaah haji. (Kolase Video) Moslemcommunity - Foto kardus air zamzam bertuliskan #2019GantiPresiden yang sedang dibagikan kepada jemaah haji Indonesia beredar di media sosial. Wakil Ketua Komisi VIII dari Gerindra Sodik Mudjahid curiga bahwa atribut #2019GantiPresiden tersebut diciptakan oleh pihak lain. "Saya meragukan itu adalah kebijakan murni dari gerakan #2019GantiPresiden. Saya sudah melakukan konfirmasi kepada tokoh-tokoh di tim tersebut. Saya Khawatir ini dibuat oleh pihak ketiga untuk membangun konflik di saat haji atau mendeskreditkan kelompok tertentu," kata Sodik kepada detikcom, Kamis (30/8/2018). Ia pun menyarankan agar pembuat atribut tersebut diusut jika dirasa penting untuk mengetahui apa motif di balik penyertaan tagar tersebut di kemasan air zamzam. "Jika dianggap penting siapa pelaku sesungguhnya dan apa motifnya, aparat keamanan bisa melakukan penyelidikan yang mendalam dan objektif....

Gerindra: Polisi Adalah Bhayangkari Negara, Bukan Bhayangkari Rezim

Gambar
Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani. (Foto: Antara) Moslemcommunity - Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani mempertanyakan kenapa harus menggunakan aparat untuk membubarkan deklarasi gerakan #2019GantiPresiden. Padahal, polisi bukan bhayangkari rezim. "Kenapa harus menggunakan aparat itu? Kan kasihan. Polisi itu kan Bhayangkari negara, bukan Bhayangkari rezim," kata Muzani di gedung DPR, Jakarta, Selasa 28 Agustus 2018. Ia menjelaskan, ekspresi orang untuk menyampaikan pandangan memang berbeda-beda. Misalnya karena tak ada uang maka berekspresi dengan puisi, lagu, pasang baliho, dan Jokowi dua periode. "Tapi orang yang tidak menginginkan Jokowi karena tidak bisa pasang baliho duitnya mahal akhirnya ekspresi begitu. Pasang baliho nggak dilarang tuh," kata Muzani. Ia mempertanyakan dimana mengganggu dan makarnya ketika berekspresi seperti yang ia sebutkan di atas. "Polisi itu bertindak untuk mengamankan proses demokrasi. Berilah kesempatan yang mau Jokowi, yang ng...

PKS-PAN Dapat Apa dari Gerindra?

Gambar
Twitter @Gerindra Moslemcommunity - oleh Muhammad Hafil* Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) kembali berkoalisi dengan Partai Gerindra. Koalisi ini sudah dimulai sejak Pilpres 2014 lalu dengan mengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Meski kalah, ketiga partai ini kemudian kembali berkoalisi dengan nama Koalisi Merah Putih (KMP). Namun, selama empat tahun terakhir, hanya PKS yang tetap setia menjadi oposisi bersama Gerindra. PAN sendiri, sempat memutuskan untuk berpisah karena pada 2015 dengan bergabung bersama pemerintah Jokowi-JK. Satu tahun kemudian, PAN diberi jatah menteri yaitu menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dengan Asman Abnur sebagai menterinya. Meski berpisah, PAN tetap melanjutkan koalisi di tingkat daerah. Yaitu, pada Pilkada DKI 2017 dengan mengusung Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Pada Pilpres 2019, PAN kembali bergabung dengan koalisi bersama PKS, Gerindra, ditambah Partai Demokrat yang pada 2014 tidak mengusung...

Rumah Ahmad Dhani Batal Dijual Rp 12 Miliar, Ini Alasannya

Gambar
Rumah Ahmad Dhani di Jalan Pinang Emas VII, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (3/12/2016) siang. (Kolase Menda Clara/Grid.ID dan Nurul Hanna/Tribunnews.com) Moslemcommunity - Kabar Ahmad Dhani menjual rumahnya demi Prabowo menjadi terus diperbincangkan. Ahmad Dhani adalah publik figur yang sejak dulu memang mencuri perhatian. Dhani bermusik sejak awal karirnya di dunia keartisan. Tetapi kemudian, Dhani benar-benar mendapat perhatian setelah kisah crumah tangganya terkuak. Lewat karyanya, Dhani sebenarnya cukup mendapat perhatian masyarakat Indonesia. Ia sangat digandrungi termasuk hasil-hasil karyanya. Pada 2013, perubahan besar mulai lagi terlihat dari seorang Dhani. Usai menikahi mantan rekan duet mantan istrinya, Mulan Jameela. Dhani perlahan berbelok dari berkarya lewat musik ke ranah dunia politik. Dhani pernah mencalonkan dirinya sebagai kepala daerah kota Bekasi, Jawa Barat. Dhani mengaku ia ingin sekali membenahi masyarakat Indonesia dengan usahanya duduk di kursi pemerinta...

Anies Kini Jadi Rebutan PKS dan Gerindra

Gambar
Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan. (Foto: Istimewa) Moslemcommunity - Pembagian kekuasaan (power sharing) dalam koalisi Gerindra-PKS-PAN-Demokrat pascapengumuman Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) belum rampung. Yang paling terkini, Gerindra mengharapkan Anies Baswedan menjadi kader partai itu jika PKS menginginkan kursi wakil gubernur DKI Jakarta. Sebelumnya, Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPRD DKI Prabowo Soenirman mengatakan boleh saja kader PKS mengambil kursi wagub DKI menggantikan Sandiaga Uno, asalkan Anies Baswedan masuk Gerindra. “Kami keukeuh ya Taufik, dengan catatan tadi, sampai seandainya PKS ngotot, maka kami berharap Anies menjadi kader Gerindra,” ujar Prabowo Soenirman. Adapun, Wasekjen DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade belum mau membenarkan perihal partainya yang ingin merangkul Anies Baswedan menjadi kader Gerindra. Menurutnya, pembahasan mengenai hal tersebut menunggu surat...

Gerindra: Pemimpin Jahat Itu Ingkar Janji

Gambar
Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade. (Foto: dok. Andre Rosiade) Moslemcommunity.net - Anggota Dewan Pengarah BPIP Mahfud Md meminta tak ada pemilih golput pada Pilpres 2019 agar orang jahat tak jadi pemimpin. Gerindra menyebut, pemimpin jahat adalah orang yang tak bisa menjalankan amanah rakyat. "Pemimpin jahat itu adalah definisi pemimpin yang berjanji kepada rakyat tapi tidak menepati janjinya. Kan itu pemimpin yang jahat, kan," ujar Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade saat dihubungi, Senin (20/8/2018). Tafsir di atas ditegaskan Andre merupakan pendapat pribadinya. Pemimpin jahat, menurut Andre, adalah pemimpin yang tak tepat janji. "Pemimpin jahat itu ingkar janji," cetusnya. Meski saat ini Mahfud berada di kubu Jokowi secara kenegaraan, Andre tak merasa Mahfud sedang menyerang pasangan Prabowo-Sandi. Bagi Andre, dua calon pemimpin jagoan Gerindra-PD-PAN-PKS itu jauh dari sifat jahat. Prabowo-Sandi, kata Andre, punya niat b...

Hmm.. Beda Pendapat PKS dan Gerindra Soal Kartu NU untuk Prabowo

Gambar
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj (kedua kanan), Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas (kiri), dan pasangan Bakal Calon Presiden/Wakil Presiden Prabowo Subianto (kedua kiri)-Sandiaga Uno (kanan) berfoto bertumpu tangan di kantor PBNU, Jakarta, Kamis (16/8).  Foto: Antara/Rivan Awal Lingga Moslemcommunity.net - Direktur Pencapresan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suhud Aliyudin menilai pemberian Kartu Anggota Nahdlatul Ulama (KartaNU) dapat membuka keran pemilih dengan latar belakang Nahdliyin untuk pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Namun, Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mudjahid justru ragu KartaNU bisa memberikan efek elektoral kepada pasangan Prabowo-Sandi. Suhud mengatakan NU sangat luas tidak hanya kultural, tetapi juga struktural. Selain itu, Suhud menambahkan, sambutan hangat KH Aqil Siradj dan pemberian kartu anggota Ini menggambarkan NU bersikap netral pada Pilpres 2019, meski Rois Aam PBNU KH Ma'ruf Amin menj...

Rumah Ahmad Dhani Laku Seharga 12 Milyar untuk Biaya Politik

Gambar
Moslemcommunity.net - Rumah Ahmad Dhani yang dijual untuk menambah biaya politik akhirnya laku hingga Rp 12 miliar. Rumah tersebut dibeli dengan harga tinggi oleh seorang pengusaha di Jakarta. Sebagai informasi, Dhani pernah mengungkap alasan menjual rumahnya yakni demi menambah modal biaya ikut pemilihan legislatif atau Pileg 2019. "Ya kami (Dhani dan Mulan) siap jual rumah lah untuk Pak Prabowo (Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto)," ujar Dhani, dikutip TribunWow.com dari Kompas.com. Motivasi mereka sebagai caleg adalah untuk mendukung Partai Gerindra dan Prabowo dalam Pemilihan Presiden 2019. Saat ini, Ahmad Dhani mengaku proses jual beli rumah tersebut masih dalam proses pembayaran. "Dalam proses pembayaran, laku seharga Rp 12 miliar," kata Dhani di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (13/8/2018), dilansir TribunWow dari TribunJakarta. Namun, suami Mulan Jameela itu masih merahasiakan lokasi rumah s...

Gerindra-PKS-Anies Rapat Bahas Pengganti Sandiaga usai Idul Adha

Gambar
Anies-Sandiaga. (Foto: Antara) Moslemcommunity.net - Partai Gerindra, PKS, dan Gubernur Jakarta Anies Baswedan bakal bersama-sama membahas penentuan wakil gubernur pengganti Sandiaga Uno. Pembahasan itu akan dilaksanakan usai Idul Adha. "Akan dirapatkan bersama oleh Gerindra dan PKS bersama Mas Anies sebagai Gubernur, yakni usernya," kata anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade, kepada detikcom, Sabtu (11/8/2018). Anies akan diajak bicara karena Anies merupakan 'pengguna jasa' dari wakil gubernur yang baru nanti. Pendapat Anies akan dipertimbangkan dengan masak-masak oleh Gerindra dan PKS. "Kita akan rapat bersama dan mendengarkan masukan Mas Anies, siapa kira-kira tokoh yang paling cocok dan mampu bekerja sama dengan Mas Anies dalam empat tahun sisa masa jabatan wakil gubernur," tutur Andre. Namun rapat bersama itu baru akan digelar sekitar dua pekan mendatang. "Akan didiskusikan habis lebaran haji," kata Andre. Lebaran haji a...

Wakil Ketua Umum Gerindra Minta Andi Arief Jelaskan ''Jenderal Kardus''

Gambar
Arief Poyuono. (Foto: Kompas) Moslemcommunity.net - Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono berkomentar keras membalas pernyataan Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Andi Arief yang menyebut Prabowo Subianto Jenderal Kardus. Menurut Arief, Demokrat sebaiknya menjelaskan maksud pernyataan Jenderal Kardus tersebut. "Jadi jelaskan Jendral Kardus itu jelas siapa dia," ujar Arief saat dihubungi, Rabu malam, (8/8/2018). Arief mengatakan Jenderal Kardus adalah Jenderal yang memimpin partai yang kadernya suka mengumpulkan uang ke dalam kardus hasil dari korupsi. "Jendral Kardus itu Jendral yang mimpin Partai yang kadernya suka ngumpulin Duit hasil Korupsi di dalam Kardus," katanya. Menurutnya Prabowo bukan lah Jenderal yang seperti itu. Prabowo tidak memimpin partai yang kadernya suka korupsi dan mengumpulkan uang di dalam kardus. "Bukan Prabowo ,Prabowo kader partainya tidak boleh ngumpulin Duit berkardus kardus hasil Korupsi," pungkasnya. Sebelumnya Pembahasan C...

Disandera Labirin Intelijen Jokowi, Prabowo Bakalan Kalah Jika Pilih Cawapres AHY atau Salim Segaf

Gambar
Prabowo S (©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho) Moslemcommunity.net - Bakal calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto dinilai sudah masuk dalam jebakan labirin intelijen Joko Widodo. Kepala Pusat Pengkajian Nusantara Pasifik (PPNP) Haris Rusly Moti menjelaskan jebakan labirin itu ada pada keputusan Prabowo memilih pendampingnya pada Pilpres 2019. Menurutnya jika Prabowo tetap memilih para calon yang telah ditentukan, maka gerbang kekalahan sudah menanti mantan Danjen Kopassus itu. Apalagi jika Prabowo memilih cawapres yang memiliki rekam jejak yang cacat. Langkah politik ringan dan lempeng, akan dibebani sejumlah kasus bawaan cawapres. Baca juga:  PA 212 Yakin Prabowo-UAS Menang Telak 88,89% Haris memberi contoh, misalnya jika Prabowo memilih Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), maka beban skandal Century, pembunuhan Nasrudin, Antasari dimunculkan, Anas Urbaningrum akan dibebaskan. Akibatnya langkah Prabowo akan makin berat, lantaran terbebani masalah Cawapres. Selain itu Prab...

Sandi Inginkan Anggarannya Tak Pakai APBD, Iklan Program OK OCE Tayang di TV

Gambar
Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno (nawacita) Moslemcommunity.net - Iklan program OK OCE mulai tayang di sejumlah televisi swasta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ingin anggaran iklan OK OCE tak membebani APBD Pemprov DKI. "Jadi pendekatannya ini adalah public private partnership, dan keinginan saya bahwa iklan itu tak dibiayai oleh APBD. Karena yang merasakan manfaatnya adalah dunia usaha juga," kata Sandiaga di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018). Namun, Sandiaga enggan menjelaskan berapa biaya yang dikeluarkan untuk membiayai iklan tersebut. Rincian biaya iklan OK OCE akan diumumkan setelah kontrak iklan yang saat ini sudah tayang habis. "Rincian biaya tentunya nanti akan disampaikan begitu efektivitasnya seperti apa. Ini baru. Kalau nggak salah selama 14 hari. Kita akan tes bagaimana efektivitasnya. Kalau misalnya seandainya baik kita akan melanjutkan," terang Sandiaga. Menurut Ketua Perkumpulan Gerakan OK OCE Faransyah Ja...

GNPF Ulama segera Jalankan Pesan HRS, Apakah Itu?

Gambar
GNPF Ulama (pikiranumat) Moslemcommunity.net - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama bersilaturahim ke kantor Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (9/7). Ketum GNPF Yusuf Martak mengatakan, kunjungan itu dilakukan setelah melakukan pertemuan dengan Habib Rizieq di Makkah. "Ini merupakan hasil pertemuan dengan Habib Rizieq di Makkah, dengan PKS, Gerindra Pak Prabowo, dan Amien Rais serta beberapa partai lain yang sudah bertemu di Makkah," ujar Yusuf saat ditemui seusai bertemu Presiden PKS, Sohibul Iman. Yusuf mengatakan, silaturahim ini dilakukan atas pesan Habib Rizieq agar pihaknya memberikan ruang sebesar-besarnya bagi partai untuk mengusung pemimpin yang akan bertarung dalam Pemilu 2019 mendatang. "Yang kita jalankan adalah pesan Habib Rizieq, memberikan ruang sebesar-besarnya bagi partai karena partai mempunyai satu dinamika, punya tingkat lobi dan sebagainya, kita berikan kebebasan. Kita tinggal menung...

Dua Alasan Kuat Mengapa Gerindra Tak akan Usung Anies di Pilpres 2019

Gambar
Annies Baswedan (Foto tribunnews) Moslemcommunity.net - Terkait isu dideklarasikannya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk maju di Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) tahun 2019 ditanggapi oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Dasco sapaan akrabnya menegaskan tidak ada peluang bagi Anies Baswedan untuk mendapatkan dukungan sebagai calon presiden dari partainya. Karena menurut Dasco, Partai Gerindra sudah mantap untuk mengusung sang ketua umumnya, Prabowo Subianto. “Partai Gerindra tetap 100% mendukung Prabowo untuk menjadi Capres 2019. Menurut saya tidak ada peluang untuk menggeser dukungan tersebut pada Anies Baswedan,” kata Dasco, pada Ahad (8/7/2018) kemarin. Kemudian, Dasco mengatakan bahwa dua alasan mengapa tidak mungkin Gerindra mengalihkan dukungan kepada Gubernur DKI Jakarta itu. Pertama, partai berlambang kepala garuda itu sudah memberikan mandat resmi melalui Rapimnas kepada Prabowo Subianto. “Dukungan tersebut merupakan mandat resmi dari seluruh kader...

Ini Alasan Kuat Gerindra Pertimbangkan Gugat Pilgub Jabar ke MK

Gambar
Foto: viva Moslemcommunity.net - KPU di berbagai daerah telah menyelesaikan rekapitulasi suara Pilkada Serentak 2018. Di Pilgub Jabar, pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum menang. Mengetahui hasil akhir dari KPU itu, Partai Gerindra masih belum mau mengakui kekalahan. Partai berlogo kepala burung Garuda itu sedang menyiapkan data-data untuk mengajukan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi. "Saya menyarankan untuk mengajukan PHPU ke MK, karena saya pribadi dari Bandung memberikan data-data persoalan hukum terkait Pilgub Jabar, tapi kan saya baru mengumpulkan, kalau diterima kita siap. Khusus untuk Jabar," ujar Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPP Partai Gerindra Habiburokhman saat dihubungi detikcom, Minggu (8/7/2018) malam. Upaya mengajukan keberatan ke MK karena Pilgub Jabar dinilai banyak kejanggalan. Gerindra, kata Habiburokhman juga ingin membongkar data sejumlah lembaga survei. "Jadikan banyak yang menjadi persoalan di Jawa Barat itu, kit...

Pernyataan TGB Minta Ayat Perang Tak untuk Politik Buat Gerindra Terkejut: Terkesan Tuduh Oposisi

Gambar
Andre Rosiade salam komando dengan Ketum Gerindra, Prabowo Subianto di sela-sela acara Kongres Nasional dan Temu Kader Gerindra di ruang VIP gedung pertemuan Sentul, Bogor, Jabar, Rabu (17/10-2017). poto: Ist Moslemcommunity.net - Jakarta - Gerindra menilai ucapan Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) mengenai penggunaan ayat-ayat perang untuk politik terkesan menuduh koalisi di luar pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut Gerindra, pernyataan TGB itu mengagetkan. "Pernyataan beliau mengenai penggunaan ayat-ayat perang dan penggunaan kata-kata 'kafir Quraish' untuk lawan politik, pernyataan ini tentu terkesan menuduh koalisi di luar Pak Jokowi yang menggunakan istilah-istilah ini. Terus terang ini mengagetkan," kata anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade kepada detikcom, Sabtu (7/7/2018). Andre mengaku kaget karena menilai Gerindra, yang berada di luar koalisi Jokowi, tak pernah menggunakan ayat-ayat ataupun istila...

Soal TGB Dukung Jokowi, Sandiaga Uno: Dia Ahli Siasat, Ahli Strategi

Gambar
Sandiaga Uno (detik) Moslemcommunity.net - Ketua Tim Komunikasi Internal Partai Gerindra Sandiaga Uno mengapresiasi langkah Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) mendukung Presiden Joko Widodo dua periode. Di mata Sandi, TGB adalah seorang ahli siasat dan strategi. "Saya apresiasi dan berterima kasih kepada Pak TGB yang sudah banyak membantu kami dalam tentunya berbagai hal. Tetapi TGB ini gubernur dua periode, dan Pak TGB ini gubernur yang juga meroket sekarang. Dia ahli siasat, ahli strategi. Tentunya kita apresiasi pilihan beliau," kata Sandi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (6/7/2018). Meski TGB mendukung Jokowi, Sandi yakin rakyat NTB melirik Ketum Gerindra Prabowo. Ekonomi Pancasila yang digenjot Gerindra diyakini Sandi bisa merebut hati warga NTB. "Tapi kami yakin rakyat, termasuk rakyat NTB, akan melihat tawaran yang diberikan oleh Pak Prabowo dengan pendekatan ekonomi dan penciptaan lapangan pekerjaan akan mendapat hati, tempat,...

Fahri Hamzah: Bisnis Prabowo Dihambat sehingga Kurang Uang, sedang Jokowi Banyak Uang karena Berkuasa

Gambar
fahrihamzah.com Moslemcommunity.net - Politisi PKS Fahri Hamzah menilai Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kebingungan mencari dana operasional politik hingga akhirnya harus menggalang dana secara massal dari publik (crowdfunding). Fahri mewajari tindakan Prabowo lantaran mahalnya biaya politik di Indonesia. Ia bahkan mengapresiasi langkah mantan Pangkostrad itu yang melibatkan masyarakat dalam pembiayaan politik. “Karena pilpres ini begitu mahal tapi ditanggung oleh satu orang. Dan itulah Prabowo Subianto hari ini. Prabowo itu bingung karena dia enggak berkuasa. Saya mendengar malah bisnis-bisnisnya pun seperti dihambat,” kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/6/2018). “Akhirnya enggak punya uang, begitu mau maju lagi dari mana sumbernya? Enggak ada pembiayaan. Sementara orang bilang satu kandidat perlu Rp 5 triliun. Minimal Rp 3 triliun, ada yang bilang paling minimal Rp 2,5 triliun. Ini dari mana?” lanjut Fahri. Sementara itu, lanjut Fahri, Presiden J...

Lubeeer, Sabyan Gambus Salam 2 Jari, Gus Yusuf Ajak Warga Jateng Pilih Sudirman-Ida

Gambar
Moslemcommunity.net - BREBES – Tak kurang dari 10 ribu massa memadati konser salam dua jari Sabyan Gambus yang digelar pada Jumat sore (22/6/2018) di Stadion Karangbirahi, Kabupaten Brebes. Konser tersebut digelar atas inisiasi dari Calon Gubernur Nomor urut 2 Jawa Tengah Sudirman Said. Khoirunnisa, vokalis grup Sabyan Gambus disambut antusias para fans setianya saat menyanyikan berbagai lagu andalannya, diantaranya Maulana ya Maulana, Deen As Salam, hingga ya Jamalu. Puluhan ribu peserta konser pun kompak mengacungkan salam dua jari dimpimpin Khoirunnisa. Para peserta konser yang mayoritas adalah anak-anak usia sekolah dan mahasiswa larut dalam kegembiraan menyanyikan sebanyak sembilan lagu yang dinyanyikan Nisa dan Sabyan Gambus. Turut hadir dalam konser akbar Sudirman Said tersebut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (BKB) Jawa Tengah Muhammad Yusuf Chudlori atau akrab disapa Gus Yusuf. Dalam orasinya, Gus Yusuf kembali mengingatkan masyarakat Jawa Tengah u...

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia