Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pendidikan

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Duh Miris! Bapak-bapak Korpri Ini Tenggak Miras Rayakan 17 Agustus

Gambar
Moslemcommunity.net - Hari Kemerdekaan RI sepatutnya hari untuk evualasi diri apakah kita sebagai warga negara sudah merdeka atau belum. Namun pemandangan berbeda justru diperlihatkan oleh sekumpulan bapak-bapak yang tak patut dicontoh. Para bapak tersebut menenggak minuman keras bermerek Bintang. Mereka mengenakan baju seragam Korps Pegawai Republik Indonesia, atau disingkat Korpri. Oknum pegawai negeri sipil tersebut diketahui di Kecamatan Nggaga Ori Angu, Kabupatem Sumba Timur. [http://news.moslemcommunity.net] Bersama Dakwah

Hiks! Bantah Johan Budi, Ahli Lingustik: Pernyataan Jokowi Bukan Kiasan

Gambar
(Foto: Antara) Moslemcommunity.net - Prof Rahayu Surtiati dari Universitas Indonesia (UI) menilai pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam suatu rapat umum dengan para relawannya bukanlah kiasan. Menurut guru besar linguistik itu, Kepala Negara sedang menyampaikan sebuah pengandaian. “Itu (pernyataan Jokowi) bukan kiasan. Itu pengandaian,” kata Prof Rahayu Surtiati saat dihubungi, Senin 6 Agustus 2018 malam. Pernyataan yang dimaksud adalah ucapan Presiden yang menganjurkan, relawan tidak takut kalau diajak berkelahi. Akademisi UI itu lebih lanjut menjelaskan perbedaan antara pengandaian dan kiasan. Kalimat pengandaian juga disebut sebagai kalimat majemuk hubungan syarat. Hal itu ditandai dengan adanya konjungsi “kalau”, “jika”, “bila”, “seandainya”, atau yang semakna itu. Dalam pernyataan Jokowi, “Kalau diajak (berantem)” menjadi klausa syarat, sedangkan “tidak boleh takut” adalah klausa utamanya. Baca juga:  Demi Jilat Jokowi, Metro TV Sebarkan Hoax Soal Zikir di Istana? “E...

Rakyat Banyak Minta Surat Miskin, Tanda-tanda Apa Ini? Warganet HEBOH Berkomentar

Gambar
Screenshoot youtube Moslemcommunity.net - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kisruh di daerah. Penyebabnya, sistem zonasi serta penggunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Yang paling heboh terjadi di Jawa Tengah. Sebanyak 62.456 calon peserta didik baru memakai surat miskin untuk mendaftar ke sekolah negeri. Karena ketahuan mampu, lebih dari setengahnya yakni 35.949 calon siswa baru dicoret. Ribut deh... Banyaknya orang tua siswa yang pakai surat miskin terkait dengan penerapan sistem zonasi penerimaan peserta didik baru yang tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 14 Tahun 2018. Secara umum, aturan ini mensyaratkan setiap sekolah negeri minimal menerima 90 persen calon peserta didik yang berdomisili pada radius zona terdekat. Sisanya, 5 persen untuk jalur prestasi dan 5 persen lagi untuk anak pindahan atau terjadi bencana alam atau sosial. Nah, banyak orang tua yang memakai kuota 5 persen untuk anak pindahan atau terjadi bencana ala...

Uang Pangkal Capai Puluhan Juta, Sejumlah Mahasiswa UPI Jual Organ Tubuh Untuk Kuliah

Gambar
Moslemcommunity.net - Sejumlah Mahasiswa dari Universitas Pendidikan Indonesia menawarkan sejumlah organ tubuh mereka untuk dijual demi kebutuhan kuliah. Para mahasiswa ini menawarkan sejumlah organ tubuh mereka dengan cara menuliskan di atas sebuah kertas karton dengan bertuliskan warnah merah, dan membentangkannya di depan khalayak. Organ tubuh yang akan dijual diantaranya mata, ginjal dan hati, dengan harga yang variatif. Para mahasiswa ini menawarkan mata dengan harga 20 juta, hati 28 juta dan ginjal 30 juta. Penjualan organ tubuh tersebut sebagai bentuk protes mahasiswa akibat mahalnya uang pangkal bagi mahasiswa baru yang mencapai hingga puluhan juta. Poster-poster bertuliskan penawaran penjualan organ tubuh itu dibentangkan saat ratusan mahasiswa UPI ini melakukan aksi unjuk rasa di Kampus UPI Bandung, Senin, (9/7/2018). Yetno, koordinator aksi mengatakan, aksi ini merupakan bentuk protes mereka atas kebijakan rektorat menerapkan uang pangkal kepada mahasiswa baru hingga puluha...

Banyak Siswa Putus Sekolah karena Biaya Pendidikan sangat Tinggi, Risma: Pemerintah Berpihak ke Siapa?

Gambar
Moslemcommunity.net - Wali Kota Tri Rismaharini menyoroti biaya pendidikan SMA/SMK. Karena, banyak laporan dari warga yang mengeluhkan biaya pendidikan SMA/SMK sangat tinggi, hingga membuat anak mereka putus sekolah. "Kenapa dulu saya membuat kebijakan sekolah itu gratis, terutama sekolah negeri karena disitulah letak keadilannya," ungkap Risma, Rabu (20/6/2018). Menurut Risma, dalam UUD pasal 34 ayat 1 telah disampaikan bahwa fakir miskin dan anak terlantar dirawat oleh negara. Kemudian Pancasila di poin keempat disebutkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. "Itu diartikan bahwa pemerintah harus bersikap adil," tegasnya. Namun realitanya kata Risma, masih banyak pelajar SMA/SMK yang memiliki kecerdasan cukup baik tapi tidak bisa sekolah karena terkendala biaya pendidikan tinggi. Padahal dulu, lanjutnya, saat mendapat Bopda sebesar Rp 152 miliar bisa gratis sekarang mendapat uang Rp 300 miliar tidak bisa gratis. "Kenapa? Terus kalau begini pemerinta...

PAUD Adalah Bisnis Atas Nama Pendidikan Anak

Gambar
ilustrasi. Photo by pan xiaozhen on Unsplash Moslemcommunity.net - Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD kerap menjadi pilihan orangtua untuk buah hati mereka sebelum memasuki usia sekolah yang sebenarnya. Namun tanpa disadari, PAUD bukanlah sebuah anjuran yang baik untuk orangtua dan anak. Dokter yang juga pakar hypnoterapi Jiemi Ardian memberikan penjelasan sebagai berikut: PAUD itu bukan pendidikan anak, PAUD itu bisnis atas nama pendidikan anak. Anak < 4 tahun nggak (akan) bisa berfikir formal, nggak (akan) paham tentang tugas, nggak (akan) paham tentang sekolah. Jangan siksa mereka dengan sesuatu yang nggak akan bisa dikerjakan. “Tapi kan dok, di PAUD cuma main aja.” Bapak ibu yang tersayang, taman bermain terbaik anak itu tubuh orang tuanya, bukan sekolah kapitalis itu. Anak nggak butuh bisa menggambar, baca tulis, menghitung di usia segitu. Buat apa punya anak bisa baca tulis dan menggambar di usia dini tapi jiwanya terganggu? Buat kasih makan ego orang tua untuk bangga sama a...

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia