Postingan

Menampilkan postingan dengan label Utang Luar Negeri

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Bank Dunia Cina Utangi Rp13,1 Triliun untuk Proyek Infrastruktur RI

Gambar
Moslemcommunity - Pada tanggal 12-13 Juli 2019 telah berlangsung pertemuan tahunan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) yang berlokasi di Luxembourg. Indonesia, sebagai salah satu anggota AIIB , telah menjadi salah satu peminjam (kreditur). Perwakilan CSO Indonesia, Siti Aminah, seorang peneliti the Indonesian Legal Resource Center yang turut hadir dalam pertemuan itu mengungkapkan, sedikitnya, terdapat 5 projek yang telah dibiayai oleh AIIB, senilai USD939,4 juta atau senilai Rp13,1 triliun ( kurs Rp14.000). Kelimanya yaitu: National Slum Upgrading Project/NSUP senilai USD216 Juta, Regional Innastructure Developmnet Fund/RIDF (USD100 juta), DAM Operational Improvement and Safety Project Phase ll (USD125 Juta), Strategic Irrigation Modernizatiom and Urgent Rehabilitation Project (USD250 Juta), dan Mandalika Urban And Tourism Infrastructure Project/MUTIP (USD248,4 Juta). Aminah mengatakan, negara mengkalim utang tersebut untuk pembangunan nasional, tetapi pada sisi lain perlindu...

Beginilah Pembengkakan Utang dan ‘Bom Pencitraan’ di Akhir Pemerintahan Jokowi

Gambar
Foto: Kompasiana Moslemcommunity - Kementerian Keuangan telah merilis Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) untuk tahun 2019. Menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani, perencanaan anggaran itu disusun dengan memperhatikan kondisi terkini serta prospek perekonomian global maupun domestik. Pada lingkungan ekonomi global urainya, pergerakan ekonomi mengalami perubahan yang sangat dinamis. Diantaranya beberapa faktor penyebab adalah kebijakan perang dagang, normalisasi moneter Amerika Serikat, serta resiko geopolitik. Hal ini diperkirakan masih akan menjadi tantangan perekonomian Indonesia di tahun 2019. Sementara dari sisi domestik, diakui oleh Sri Mulyani bahwa yang menjadi tantangan bagi Pemerintah, Bank Indonesia (BI) serta Otoritas Jasa Keuangan adalah mengendalikan nilai tukar rupiah. “Pemerintah bersama BI akan terus memperkuat kebijakan dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi makro, dengan menjaga inflasi tetap rendah dan nilai tukar yang terkendali, serta mendoron...

Haduuuh.. Jokowi Tambah Utang Rp 1.600 Triliun

Gambar
ilustrasi. Foto: Rachman Haryanto Moslemcommunity.net - Selama hampir empat tahun memimpin Indonesia, total utang pemerintahan di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) bertambah hingga ribuan triliun. Utang yang diambil itu, diklaim pemerintah lebih banyak untuk kegiatan-kegiatan produktif, seperti banyak dialokasikan kepada pembangunan infrastruktur. Adpun, sejak empat tahun atau pada periode 2014-2018 jumlah utang pemerintah bertambah dari Rp 2.608,8 triliun menjadi Rp 4.253,02 triliun per Juli. Berikut rincian kenaikannya: 1. Bertambah Rp. 1.644 Triliun Jumlah utang pemerintah bertambah dari Rp 2.608,8 triliun sejak 2014 menjadi Rp 4.253,02 triliun per Juli 2018. Mengutip Dokumen Nota Keuangan, Jakarta, Senin (20/8/2018), posisi utang pemerintah pada 2014 sampai Juli 2018 telah bertambah Rp 1.644,22 triliun. Kenaikan utang pemerintah saat periode Jokowi-JK tersebut sebagian besar bersumber dari SBN, utamanya SBN dalam denominasi rupiah. Hal ...

Menteri Serba Bisa ‘LBP’ Tak Terima Jokowi Diserang Terus Isu Utang, Nantang Cium Kaki

Gambar
LBP (Foto: republikin) Moslemcommunity.net - Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan kembali pasang badan. Dia tak terima Presiden Jokowi terus diserang isu utang. Kemarin, dia menantang debat para pengritik. Taruhannya: yang kalah cium kaki. Tantangan Luhut idisampaikan saat menghadiri Sarasehan Nasional yang digelar di JS Luwansa, Jakarta, kemarin. Dia gerah dengan berbagai serangan berbagai tokoh yang ditujukan kepada Jokowi. Menurut dia, pertumbuhan utang pemerintah saat ini masih lebih rendah dibanding sebelum-sebelumnya. Apalagi penarikan utang saat ini lebih banyak dipakai untuk membangun infrastruktur. Bukan digunakan untuk yang tak produktif. Kata dia, utang pemerintah saat ini tidak lagi government to government. Tapi untuk proyek pembangunan. "Itu terjadi perubahan. Nah, orang bilang utang. Ini utang kita rendah," kata Luhut. Selain itu, Luhut juga menyebut pemerintah sudah mengelola utang dengan baik. Dia pun menerima dengan terbuka jika ada yang mengkritik soal utang ...

Analisa Yusril Nilai Jokowi Bisa Terlilit Kasus Lebih Dahsyat dari BLBI akibat Utang

Gambar
Yusril Ihza Mahendra (salam-online) Moslemcommunity.net - Pengacara Syafruddin Arsyad Temenggung, Yusril Ihza Mahendra menilai kasus Surat Keteragan Lunas (SKL) BLBI merupakan pengalaman pahit bagi bangsa Indonesia. Menurutnya pengalaman ini menjadi berharga untuk pemerintah-pemerintah selanjutnya, terlebih pemerintah sekarang ini. Ahli hukum tata negara ini menilai pemerintah Joko Widodo bisa mengalami hal serupa yang kemungkinan bisa lebih dasyat dari krisis 1998 karena utang-utang yang tidak terkontrol. “Pak harto yang pemerintahnya kuat didukung intelektual kelas satu di jaman itu toh nggk bisa bertahan juga, apalagi pemerintah sekarang ini,” ujar Yusril dalam diskusi “Mega Skandal BLBI Perlukan Dibuka Kembali” di ILC TVone, Selasa (10/7). Terkait dengan kasus yang menyeret kliennya menjadi terdakwa, Yusril menilai sebagian besar dalam dakwaan KPK terhadap kliennya tidak terbukti. Menurut Yusril persoalan yang terjadi adalah kliennya dituntut atas audit Badan Pemeriksa Keuangan (B...

Wah Nasabah Kaya Ramai-ramai Tutup Rekening

Gambar
screenshoot video (eramuslim) Moslemcommunity.net - Meski Bank Indonesia (BI) telah menaikan suku bunga acuan atau 7 days reverse repo rate, namun nasabah kaya dengan nilai simpanan di atas Rp 2 miliar melakukan penarikan dan penutupan rekening pada Mei 2018. Adapun berdasarkan data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), jumlah rekening nasabah dengan simpanan di atas Rp2 miliar berkurang 1.009 rekening hanya dalam satu bulan. Pada Mei 2018, jumlah rekening nasabah kaya mencapai 247.846 akun, sementara bulan sebelumnya masih 248.855 akun. Penutupan rekening ini mempengaruhi nominal simpanan para nasabah kaya yang ditaruh di perbankan nasional. Jumlah nominal simpanan nasabah dengan saldo di atas Rp2 miliar pada Mei 2018 mencapai Rp3.051,04 triliun, turun Rp31,57 triliun dari bulan sebelumnya yang tercatat Rp3.082,6 triliun. Nasabah kaya dengan saldo di atas Rp2 miliar memiliki porsi 0,01% dari total seluruh rekening nasabah yang tercatat sebesar 257,42 juta akun. Namun, nasabah ini meng...

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia