Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Analisa Yusril Nilai Jokowi Bisa Terlilit Kasus Lebih Dahsyat dari BLBI akibat Utang

Yusril Ihza Mahendra (salam-online)

Moslemcommunity.net - Pengacara Syafruddin Arsyad Temenggung, Yusril Ihza Mahendra menilai kasus Surat Keteragan Lunas (SKL) BLBI merupakan pengalaman pahit bagi bangsa Indonesia.

Menurutnya pengalaman ini menjadi berharga untuk pemerintah-pemerintah selanjutnya, terlebih pemerintah sekarang ini.

Ahli hukum tata negara ini menilai pemerintah Joko Widodo bisa mengalami hal serupa yang kemungkinan bisa lebih dasyat dari krisis 1998 karena utang-utang yang tidak terkontrol.

“Pak harto yang pemerintahnya kuat didukung intelektual kelas satu di jaman itu toh nggk bisa bertahan juga, apalagi pemerintah sekarang ini,” ujar Yusril dalam diskusi “Mega Skandal BLBI Perlukan Dibuka Kembali” di ILC TVone, Selasa (10/7).

Terkait dengan kasus yang menyeret kliennya menjadi terdakwa, Yusril menilai sebagian besar dalam dakwaan KPK terhadap kliennya tidak terbukti.

Menurut Yusril persoalan yang terjadi adalah kliennya dituntut atas audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2017 terkait SKL BLBI, padahal audit 2002 dan 2006 BPK menyatakan tidak ada penyimpangan dalam penerbitan SKL.

Ia juga menegaskan bahwa audit BPK tidak berlaku surut sehingga kebijakan yang diambil dari hasil audit BPK sebelumnya tidak dapat dituntut.

“Audit BPK 2002 dan 2006 tidak ada apa-apa layak, dan tidak ada kebijakan yang diambil oleh ketua BPPN tanpa persetujuan KKSK (Komite Kebijakan Sektor Keuangan). Jadi yang menyatakan SKL itu keputusan KKSK juga yang dilaksanakan oleh Syafruddin. Audit 2017 itu atas permintaan KPK,” ujar Yusril. [RMOL]

[http://news.moslemcommunity.net]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Masya Allah.. Umat Islam di Kanada Utara Berpuasa Selama 19 Jam

Ternyata Ketua Tim Seleksi KPU Jabar Muradi Adalah Staf Ahli KSP Jokowi dan Komisaris Waskita Karya