Postingan

Menampilkan postingan dengan label Google

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Beberapa Negara 'Fakir Kuota' Terus Diperhatikan Google

Gambar
Ilustrasi. Foto: GettyImages Moslemcommunity.net - Bagi yang sering menjaga kuota internetnya agar tidak cepat habis, sepertinya harus berterima kasih kepada Google karena telah menghadirkan aplikasi ini. Tahun lalu, Google merilis sebuah riset yang menunjukkan bahwa pengguna internet lewat perangkat mobile di Indonesia kerap mengeluh kala data seluler mereka cepat habis. Hal ini pun menjadi salah satu yang terus diperhatikan oleh perusahaan asal California tersebut. Setelah dirilis November lalu, Google memberikah perubahan pada aplikasi penghemat data seluler miliknya yang bernama Datally. Sejumlah fitur anyar ditanamkan pada platform tersebut sehingga memberikan lebih banyak cara bagi user dalam mengendalikan penggunaan kuota internet miliknya. Salah satu fitur baru adalah kemampuan dalam mengatur batas penggunaan data seluler harian. Fitur itu diberi nama daily limits. Hal ini dapat membantu user agar tidak kehabisan data seluler sebelum masa aktif kuota tersebut berakhir. Selain ...

Padahal Kantongi Gaji Ratusan Juta Rupiah, Tapi Karyawan Akui tak Betah. Mengapa? Ini Alasannya

Gambar
Kantor pusat Google di Mountain View, California, Amerika Serikat (foto: Amril/Okezone) Moslemcommunity.net - Google terkenal sebagai salah satu perusahaan yang menggaji karyawannya dengan gaji ratusan juta. Tidak heran banyak sekali orang yang ingin melamar dan bekerja di search engine ini. Namun baru-baru ini dilaporkan beberapa karyawan Google merasa tidak bahagia dan banyak yang mengundurkan diri. Ternyata Google sedang mengerjakan proyek drone militer dengan Departemen Pertahanan. Namun beberapa karyawannya tidak senang tentang hal itu dan banyak yang mengundurkan diri sebagai bentuk protes. Menurut salah satu pengguna Quora bernama Kuorian Heyy, karyawan yang bekerja di Google tidak bekerja untuk uang mereka bekerja untuk gairah mereka terhadap pekerjaan. Bahkan dilansir dari Gizmodo, kira-kira selusin karyawan Google telah mengumumkan bahwa mereka akan meninggalkan perusahaan karena keterlibatannya dalam 'Project Maven'. Diketahui, 'Project Maven' adalah program...

Inilah Sosok Hamdanil Rasyid, Pemuda Riau yang 'Taklukkan' Google

Gambar
Hamdanil Rasyid, pemuda asal Pekanbaru, Riau yang bekerja di kantor pusat Google di Mountain View, Amerika Serikat. Foto: Fino Yurio Kristo/detikINET Moslemcommunity.net - Tak banyak orang bisa bekerja di Google, perusahaan yang memiliki standar sangat tinggi dalam hal perekrutan karyawan. Maka tepuk tangan pantas dialamatkan Hamdanil Rasyid, pemuda asal Pekanbaru, Riau yang bekerja di kantor pusat Google di Mountain View, Amerika Serikat. DetikINET menjumpai Hamdanil di sela-sela perhelatan Google I/O 2018. Ia datang memakai sepeda, kaos putih dan celana jeans. Bebas saja, karena memang bekerja di Google tidak ada banyak aturan soal pakaian. Ia pun menuturkan sekelumit kisah dan pengalamannya. Hamdanil bekerja di Google sudah cukup lama dan betah sampai sekarang. "Hampir 5 tahun kerja di sini. Saya sekarang di tim payments. Beli sesuatu di Google kan usernya bayar tuh, nah yang bikin sistem pembayaran dari tim saya," katanya. "Proyeknya ganti-ganti, karena produk Googl...

Google Akan Perketat Iklan Kampanye Politik

Gambar
Google. (foto: google) Moslemcommunity.net -  Google mengatisipasi iklan yang berkaitan dengan pemilihan umum di AS dengan mengubah kebijakan iklan mereka. Dalam unggahan di blog resmi, Senior Vice President and General Counsel of Google Inc Kent Walker mengatakan, siapapun yang ingin memasang iklan pemilihan umum di AS harus membuktikan bahwa mereka adalah warga negara dengan memberikan 'identitas resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah dan informasi penting lainnya'. Mengutip The Verge, Google berencana untuk mengeluarkan Laporan Transparasi yang akan menjelaskan siapa yang membeli iklan politik dan berapa banyak uang yang mereka keluarkan. Google juga akan mengeluarkan direktori yang bisa dicari agar pengguna dapat menemukan identitas para pemasang iklan. Sebelumnya, Facebook pada bulan lalu juga menyatakan bahwa mereka akan meminta para pengiklan dan pengelola laman yang berkaitan dengan politik untuk memberikan identitas resmi jika ingin memasang iklan di platform mereka. ...

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia