Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Miris.. Gara-gara Terima SMS Seperti Ini, Pria di Blitar Ini Kehilangan Uang di Tabungan Rp 34 Juta


ilustrasi. (Foto: beritabekasi)

Moslemcommunity - Nasib apes dialami Su (31), warga Ngancar, Kabupaten Kediri.

Pria yang tinggal di Nglegok, Kabupaten Blitar, ini menjadi korban penipuan online dengan modus lewat pesan singkat (SMS) internet banking.

Akibatnya, uang tabungan korban sebesar Rp 34 juta di bank amblas dikuras pelaku.

Korban melaporkan kasus itu ke Polres Blitar Kota.

"Korban warga Kabupaten Kediri, tapi berdomisili di Nglegok, Kabupaten Blitar. Kejadiannya di Nglegok, makanya melapor ke kami," kata Kasubag Humas Polres Blitar Kota, Ipda Syamsul A, Selasa (28/8/2018).

Kasus penipuan itu bermula ketika korban mendapat pesan singkat dari internet banking.

Pesan singkat internet banking itu berupa M-Token atau kode pengaman yang berjumlah 30 angka.

Jarak beberapa menit kemudian, korban kembali mendapat pesan singkat internet banking juga berupa kode pengaman yang jumlahnya 30 angka.

Tapi angka kode pengaman dalam pesan singkat internet banking yang kedua ini berbeda dengan pesan singkat pertama.

Setelah menerima pesan singkat internet banking, korban mendapat telepon dari orang tak dikenal.

Penelepon tak dikenal ini, meminta korban mengirimkan angka kode pengaman itu ke nomor ponsel pelaku.

Tanpa pikir panjang, korban mengirimkan angka kode pengaman yang diterima dari pesan singkat internet banking itu ke nomor pelaku.

Selesai mengirim pesan singkat berisi angka kode pengaman ke pelaku, korban bercerita ke temannya.

Mendengar cerita itu, temannya memperingatkan korban agar berhati-hati dengan modus penipuan lewat pesan singkat internet banking.

Temannya meminta korban agar segera mengecek saldo tabungannya di bank.

Karena khawatir, korban segera mengecek saldo tabungannya di bank. Korban kaget begitu melihat saldo tabungannya di bank.

Saldo tabungan milik korban berkurang Rp 34 juta. Sadar menjadi korban penipuan, korban segera melapor ke polisi.

"Kami masih menyelidiki kasus penipuan itu. Korban sudah menyerahkan barang bukti berupa salinan transaksi di bank," ujar Ipda Syamsul. (tribunnews)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Masya Allah.. Umat Islam di Kanada Utara Berpuasa Selama 19 Jam

Ternyata Ketua Tim Seleksi KPU Jabar Muradi Adalah Staf Ahli KSP Jokowi dan Komisaris Waskita Karya