Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Tegas akan Siapkan Sanksi bagi TGB, Apakah Artinya Demokrat Tak Dukung Jokowi?


Kolase (tribunnews)

Moslemcommunity.net - Partai Demokrat membuka kemungkinan akan memberikan sanksi kepada TGH Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB), yang mendukung Joko Widodo (Jokowi) menjabat sebagai presiden selama dua periode. Lantas apakah ini berarti Demokrat tidak mendukung Jokowi pada Pilpres 2019?

Pernyataan ini disampaikan oleh Waketum Demokrat Syarief Hasan terkait ada-tidaknya sanksi bagi TGB. Sebab, Demokrat belum menyatakan sikapnya pada Pilpres 2019.

"Sanksi pasti tetap ada dan itu akan dibahas Dewan Kehormatan," ujar Syarief kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/7/2018).

Pembahasan soal capres hingga koalisi masih akan dibahas Demokrat siang ini di kediaman sang ketum, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Saat ini belum diketahui secara pasti arah koalisi dan capres yang akan diusung Demokrat.

Soal sikap dukungannya kepada Jokowi, TGB memberikan alasan terkait percepatan pembangunan di NTB, khususnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Dia khawatir pembangunan itu mandek ketika ada pergantian kepemimpinan.

"Jadi keputusan apa pun itu harus mempertimbangkan kemaslahatan bangsa, umat, dan akal sehat. Keseluruhan dari tiga hal ini, menurut saya, pantas dan fair kalau kita beri kesempatan kepada Bapak Presiden Jokowi untuk menyelesaikan tugas-tugas yang selama 4 tahun ini beliau mulai," kata TGB saat berkunjung ke redaksi Transmedia, Rabu (4/7).

Sikap politiknya belum disampaikan secara resmi kepada Demokrat. Dukungan terhadap Jokowi adalah sikap TGB secara personal dan tidak mewakili Demokrat.

"Saya belum bicara ke partai, karena memang ini sikap pribadi saya. Kan kalau partai ada mekanismenya dan di Partai Demokrat itu mekanisme (dukungan) melalui Majelis Tinggi Partai, dan saya salah satu anggota Majelis Tinggi," ucap TGB kepada wartawan di lingkungan Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (8/7).

Jadi apakah sanksi yang menanti TGB merupakan sinyal Demokrat tak akan merapat ke Jokowi? (detik)

[http://news.moslemcommunity.net]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia