Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Keren! Inilah Dua Cara Tebak Kelamin Bayi tanpa USG, Terbukti Ilmiah


Ilustrasi (hastagnews)

Moslemcommunity.net -  Jenis kelamin bayi dalam kandungan dapat diketahui melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG). Hasil pemeriksaan jenis kelamin melalui USG dinilai paling dapat diandalkan bila dilakukan pada usia kehamilan 20 minggu.

Terlepas dari pemeriksaan USG, ada beragam tanda-tanda selama kehamilan yang diyakini dapat memprediksi jenis kelamin bayi dalam kandungan. Sayangnya, tak semua tanda-tanda ini terbukti secara ilmiah berkaitan dengan jenis kelamin bayi dalam kandungan.

Meski begitu, beberapa penelitian telah membuktikan bahwa ada dua tanda selama kehamilan yang berkaitan dengan jenis kelamin bayi dalam kandungan. Berikut ini adalah kedua tanda tersebut seperti dilansir Medical News Today.

Morning sickness berat

Sebagian orang menilai gejala morning sickness berat menunjukkan bahwa bayi yang dikandung ibu hamil memiliki jenis kelamin perempuan. Penelitian pada 2017 juga mengindikasikan hal yang sama.

Penelitian tersebut menemukan bahwa ibu hamil yang mengandung bayi perempuan cenderung mengalami lebih banyak inflamasi ketika sistem imun mereka terpapar bakteri. Perbedaan kecenderungan inflamasi ini dinilai dapat membuat perempuan yang mengandung bayi perempuan merasa lebih tidak sehat dibandingkan perempuan yang mengandung bayi laki-laki.

Oleh karena itu, ibu hamil dengan bayi perempuan lebih rentan mengalami morning sickness yang berat. Akan tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan.

Kadar stres

Kadar stres perempuan sebelum hamil dinilai dapat mempengaruhi jenis kelamin bayi mereka di masa mendatang. Pandangan ini telah didukung oleh sebuah penelitian yang dilakukan pada 2012 lalu.

Penelitian tersebut berupaya untuk mencari hubungan antara kadar hormon stres bernama kortisol dengan rasio kelahiran bayi laki-laki dan perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan yang memiliki kadar kortisol lebih tinggi memiliki kemungkinan lebih besar untuk melahirkan bayi perempuan secara statistik.

Penelitian berbeda juga pernah dilakukan pada 2013 lalu. Penelitian ini dilakukan dua tahun setelah gempa bumi di Pulau Zakynthos di Yunani terjadi.

Dalam penelitian tersebut, angka kelahiran bayi laki-laki pascagempa mengalami penurunan. Tim peneliti menilai peningkatan kadar stres di antara para penduduk pascagempa mempengaruhi rasio kelahiran bayi laki-laki dan perempuan ini.

Kedua penelitian ini menunjukkan adanya hubungan kadar stres yang lebih tinggi dengan kelahiran bayi perempuan. Meski begitu, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk lebih memahami kaitan antara stres dan jenis kelamin bayi.

Mengetahui jenis kelamin bayi

Cara terbaik untuk mengetahui jenis kelamin bayi dalam kandungan adalah melalui pemeriksaan USG di usia kehamilan 20 minggu. Pemeriksaan ini biasanya memberi hasil yang akurat, namun tidak selalu. Alasannya, ada beragam hal yang dapat mengaburkan gambar pencitraan USG.

Selain pemeriksaan USG, ada beberapa prosedur lain yang bisa dilakukan dokter untuk mendapatkan hasil yang pasti mengenai jenis kelamin janin dalam kandungan. Beberapa prosedur tersebut adalah amniocentesis, chorionic villus sampling dan noninvasive prenatal testing. Dokter biasanya baru akan menawarkan prosedur-prosedur ini ketika dokter mengkhawatirkan kesehatan bayi dalam kandungan. (Republika)

[http://news.moslemcommunity.net]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia