Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Dari Anak-Anak sampai Lansia, Netizen: Aktivis 98 Kok Kayak Aktivis 45, Tua Banget…


Foto Istimewa

Moslemcommunity.net - Sekelompok aktivis yang mengatasnamakan diri sebagai aktivis 98 menggelar rembuk nasional di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7).

Acara yang diketuai oleh Sayed Junaidi Rizaldi ini terbilang sukses, sebab dihadiri oleh ratusan aktivis 98, seperti Faizal Assegaf dan politisi PDIP Adian Napitupulu. Bahkan Kepala Staf Kepresiden (KSP) Moeldoko dan Presiden Joko Widodo juga turut hadir.

Namun demikian, acara Rembuk Nasional I Aktivisi 98 ini mendapat banyak cibiran di media sosial. Ini seiring beredarnya foto-foto lansia dan anak-anak yang hadir dalam acara itu dengan mengenak kaos yang disediakan panitia.

Warganet menduga para lansia dan anak-anak itu merupakan massa bayaran yang digunakan panitia untuk meramaikan acara.

Foto Google

Warganet mencibir bahwa angkatan 98 ini nampak lebih tua dari usia yang seharusnya. Bahkan tak jarang mereka bahwa rembuk nasional ini bukan digelar aktivis 98, melainkan aktivis angkatan sebelumnya, seperti 65 atau bahkan zaman perjuangan kemerdekaan 1945.

“Kalau ini mah bapaknya aktivis 98,” cibir pemilik akun @hudzaifahra.

“Ini para peserta rembuk nasional aktivis 98 yang siang tadi. Itu aktivis? itu 98 atau 65?” tanya akun @Umnia77 sembari mengunggah foto bapak tua mengenakan kaos bertuliskan ’20 Tahun Reformasi, 98 Rembuk Nasional I’.
Foto: Net

Selain kehadiran para lansia, warganet juga menyindir banyaknya peserta yang masih berusia remaja. Sama seperti para lansia yang hadir, para remaja ini juga mengenakan kaos yang sama.

“Foto reuni aktivis 98, sebagian ada yang terlalu cepat “tua” dan ada juga yang malah kembali “muda”. Ini fenomena yang sungguh “luar biasa” dan baru terjadi di rezim sekarang ini,” sindir warganet bernama Razan.

Adapun dalam acara Rembuk Nasional ini, aktivis 98 secara resmi menyatakan dukungan kepada petahana Joko Widodo di Pilpres 2019 mendatang. Dukungan itu bahkan termaktub dalam isi deklarasi Rembuk Nasional I Aktivis 98.

“Mendukung penuh Ir Joko Widodo sebagai calon presiden periode 2019-2024,” ujar Ketua Penyelenggara Rembuk Nasional I Aktivis 98, Sayed Junaidi Rizaldi saat membacakan deklarasi tersebut.

Dalam deklarasi itu, disebutkan juga mengenai alasan aktivis 98 mendukung Jokowi. Salah satunya adalah keyakinan Jokowi mampu mewujudkan cita-cita reformasi.

Selain itu, Jokowi dipilih sebagai capres lantaran tidak punya kejahatan ekonomi, politik, dan kemanusiaan.

Selain mendukung Jokowi, aktivis 98 juga mengusulkan kepada pemerintah untuk menetapkan tanggal 7 Juli sebagai hari Bhinneka Tunggal Ika. Mereka juga menyatakan penolakan penggunaan isu SARA dalam praktik politik Indonesia. (RMOL)

[http://news.moslemcommunity.net]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia