Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Innalillaahi.. Mantan Ketua Komnas HAM Abdul Hakim Garuda Nusantara Tutup Usia

Abdul Hakim Garuda Nusantara. (Foto: tokohindonesia.com)

Moslemcommunity.net - Kabar duka kembali datang. Mantan Ketua Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM), Abdul Hakim Garuda Nusantara meninggal dunia.

Kabar tersebut diumumkan Komnas HAM melalui akun twitter resminya @KomnasHAM.

"Keluarga besar Komisi Nasional Hak Asasi Manusia turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya Bapak Abdul Hakim Garuda Nusantara (Ketua Komnas HAM periode 2002-2007)," demikian dikutip dari akun twitter @KomnasHAM, Jumat (4/5).

Abdul Hakim Garuda Nusantara lahir di Pekalongan, 12 Desember 1954. Almarhum adalah seorang pengacara dan pejuang hak asasi manusia di Indonesia.

Sejak di kuliah tingkat empat Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Almarhum sudah menjadi relawan di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, di Divisi Hak Asasi Manusia. Karena itu, setelah lulus pada 1978, almarhum mengambil spesialisasi Hukum Perdata Internasional di Universitas Washington. Selesai dari studinya, almarhum kembali ke LBH hingga diangkat sebagai Direktur lembaga tersebut.

Selain mengabdikan diri di Lembaga Bantuan Hukum, Almarhum juga pernah menjabat sebagai Ketua Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), ketua pengarah International NGO Forum on Indonesia Development (INFID), dan menjadi dosen luar biasa untuk mata kuliah Hukum Ekonomi di Fakultas Ekonomi, UI.

Almarhum juga ikut mendirikan dan menjadi ketua Yayasan Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam). Sebagai pengacara, Almarhum pernah menangani sejumlah kasus besar seperti Kasus Tanjung Priok 1985 dan Peristiwa 27 Juli 1996.

Abdul Hakim juga mengabdikan diri sebagai Wakil Ketua Tim Penyusunan Rancangan Undang-Undang Pengadilan HAM, Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (1999), Wakil Ketua Tim RUU Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi, Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dan Anggota Tim Revisi RUU Penanggulangan Keadaan Bahaya, Departemen Pertahanan (2000).

Pada 2001, Almarhum dicalonkan menjadi anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) oleh PP Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia dan LSM. Semula Almarhum menolak pencalonan itu karena merasa sudah terlalu sibuk dengan kegiatan-kegiatannya, namun akhirnya Almarhum berhasil diyakinkan.

Pada 2002, Abdul Hakim terpilih menjadi ketua kelima Komnas HAM untuk periode 2002-2007 menggantikan Djoko Soegianto. (merdeka.com)

[http://news.moslemcommunity.net]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia