Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Unik! VIDEO: Semburan Maut Mulut Djoni Liem, Mantan Marinir Indonesia Bisa Lumpuhkan Musuh Pakai Jarum
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Capture Video Youtube
Moslemcommunity.net - Kemampuan tentara keturunan Tionghoa ini tak bisa dipandang enteng. Saat dia kehabisan peluru atau tak bersenjata ketika berhadapan dengan musuh, maka semburan mulutnya tidak kalah berbahaya.
Benda seperti silet, jarum, pancing dan paku meluncur deras ke arah musuh. Mantan marinir yang terlibat dalam sejumlah operasi perang di Indonesia ini memiliki kemampuan luar biasa. Djoni Matius atau lebih dikenal sebagai Djoni Liem sosok pria tersebut.
Dilansir dari Surya, dia memiliki kemampuan yang unik, sekaligus mematikan. Yaitu menembak atau menyemburkan material dengan mulut. Ia mampu meluncurkan benda-benda seperti jarum, mata kail pancing, silet bahkan beras dari mulutnya hingga sejauh 30 meter.
Gara-gara ketrampilan itupula ia dijuluki 'Si Semburan Mulut Berbisa'. rata-rata,” jelasnya dalam sebuah majalah pada tahun 2012, lalu dikutip angkasa.co.id, Rabu (29/6/2016). Dikutip dari angkasa.co.id (Grup Kompas Gramedia), kemampuan Djoni ini lahir sejak ia menjadi tentara. Saat ini merupakan purnawirawan dari Intai Amfibi Marinir.
Ia pensiun dengan pangkat terakhir Sersan Mayor (Serma) KKO (Iam) Purnawirawan Djoni Matius. Kemampuan itu seringkali digunakan dalam kondisi terdesak, dan masih awet ia miliki sampai kini. Tak hanya itu, kemampuannya tersebut juga tidak dipendam secara pribadi. Kakek kelahiran 3 April 1934 ini juga melatih puluhan anggota IPAM (Intai Para Amfibi) untuk memiliki ilmu tersebut.
Nah, dalam sebuah situs berbagi video YouTube, yang diunggah pada 4 April 2016 lalu Djoni Liem menunjukkan kemampuannya secara jelas dan nyata. Video yang diabadikan pada satu minggu sebelum diunggah ini telah dilihat lebih dari 2.300 pengunjung.
Di situ sang kakek mendemonstrasikan kemampuannya menyemburkan sebuah jarum di hadapan orang-orang. Jarum itu disemburkan dari jarak kurang lebih 20 meter dengan sasaran yang telah ditentukan, yakni batang pohon.
Ia sukses menancapkan jarum yang ia sembur dengan dorongan mulutnya ke batang pohon. Dikutip dari wikipedia, Sersan Mayor KKO (Purn.) Djoni Matius atau lebih akrab dengan nama "Djoni Liem" lahir di Bandung, Jawa Barat, 3 April 1934. Dia adalah seorang Purnawirawan TNI Angkatan Laut berdarah Tionghoa dengan nama aslinya Liem Wong Siu.
Ia merupakan salah satu tokoh dalam Operasi Dwikora bersama Kapten KKO Winanto (Komandan IPAM saat itu). Saat ini Djoni tinggal bersara istri Djeni Nani yang memiliki nama Tionghoa Tan Mei Hiang asli dari Singapura.
Dia saat ini tinggal di Jl. Kembang Kuning Kulong Gg. Besar 18 Surabaya, Jawa Timur. Ia berasal dari Satuan Intai Amfibi Korps Marinir. Djoni memiliki julukan "Semburan Mulut Berbisa" sebab djoni bisa meluncurkan jarum, mata kail pancing, silet dan beras dari mulutnya dengan jarak kurang lebih sekitar 30 meter.
Djoni Liem juga terlibat dalam Penugasan tempur dalam Operasi Penumpasan Pemberontakan. Mulai dari Operasi Dwikora, PRRI/Permesta, DI/TII, RMS hingga Operasi Tempur di Aceh dan Operasi Seroja di Timor Timur.
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...
Kembang Api Meledak, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi (Twitter @Pip Cleaves/News.com.au) Moslemcommunity.net - Warga di Australia, terutama di Sydney kini tak sabar menanti perayaan malam tahun baru 2018. Biasanya, di sejumlah titik pusat keramaian, pemerintah setempat menggelar pesta kembang api. Namun, kemeriahan Tahun Baru 2018 tak berlaku bagi ribuan penonton di pantai Central Cost, Sydney, New South West (NSW). Pasalnya, atraksi kembang api berubah menjadi kebakakaran dan meledak tak terkendali. Dilansir dari News.com.au pada Minggu (31/12/2017), sebuah tongkang yang membawa kembang api terbakar pukul 21.00 waktu Australia di Pantai Terrigal, Sydney. Dua operator kembang api bersertifikat (pyrotechnicians) terpaksa terjun keluar tongkang di pantai NSW Central Cost. Keduanya menderita luka ringan. Ribuan penonton terpaksa dievakuasi beberapa saat sebelum pesta kembang api dimulai pukul 21.000. NSW Fire and Rescue mengatakan, dua operator itu berhasil diselamatkan oleh ...
Foto: repelita Moslemcommunity - Polisi tidak mengeluarkan izin pelaksanaan acara Jalan Sehat Umat Islam di Solo 9 September mendatang. Polisi mengancam akan membubarkan jika acara itu tetap dilakukan. Panitia balik menanyakan dasar polisi mengeluarkan ancaman itu. Humas acara Jalan Sehat Umat Islam, Endro Sudarsono, mengaku sudah membaca sendiri telegram dari Kabaintelkam Mabes Polri yang menyebutkan bahwa jika masyarakat akan menggelar acara terkait gerakan 2019GantiPresiden maka panitia cukup menyampaikan pemberituan kepada aparat sesuai UU No 9 Tahun 1998. Jika acara itu terkait gerakan aksi Jokowi2Periode atau gerakan 2019PrabowoPresiden maka harus ada surat izin keramaian sesuai PP No 20 Tahun 2017, karena acara itu dinilai sebagai kegiatan politik. "Acara kami ini bukan kedua-duanya. Hanya aksi biasa, hanya jalan sehat bersama. Kami tidak terkait dengan kegiatan politik apapun sehingga kami merasa cukup membuat pemberitahuan. Kami juga sudah mengajukan pemberitahuan itu da...
Komentar
Posting Komentar