Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Menurut Kapolri Tito Karnavian Ini Alasan Polisi Dibenci Masyarakat

Menurut  Kapolri Tito Karnavian Ini Alasan Polisi Dibenci Masyarakat
Foto: tribratanewspolrestasikkota.com

Moslemcommunity.net - Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mengakui di masyarakat korps yang dipimpinnya ada yang mencintai, tetapi juga dia benci.

“Polri memiliki dua sosok di hadapan masyarakat. Beberapa mereka memandang Polri sebagai instansi yang dicintai dan sebagian membencinya,” kata Tito dalam konferensi pers akhir tahun 2017 Polri di Mabes Polri, Jumat (29/12/17).

“Sosok Polri dicintai kala Polri mencegah kriminalitas dan membantu masyarakat. Adapun dibenci kala polisi bertindak keras atau tegas kepada masyarakat,” ujarnya.

Tito menjelaskan untuk meningkatkan citra yang dicintai oleh masyarakat Polri melakukan pengembangan organisasi di wilayah Polri. Pertama, pembentukan Korbinmas, Korsabhara, dan Korpolairud disertai penghapusan jabatan Wakabaharkam pada Baharkam Polri, rotasi ini demi mengefisiensi kinerja Polri.

“Hal penting selanjutnya adalah penguatan kepangkatan KaDensus 88 ditingkatkan menjadi bintang 2 dari pangkat Brigjen jadi Irjen dan Wakadensus dari Kombes jadi Brigjen. Alasannya meningkatnya tindakan terorisme salahsatunya munculnya jaringan ISIS di Indonesia. Sehingga Densus 88 perlu diperkuat,” ujarnya.

Tito mengungkapkan persoalan maraknya hoax dan terungkapnya jaringan saracen di tahun 2017. Sehingga Polri membentuk Biro Multimedia melalui Dib Humas Polri , Direktorat Keamanan Khusus (Baintelkam polri) dan membentuk Direktorat siber (Bareskrim Polri).

“Menjaga keamanan lalulintas juga menjadi citra baik bagi Polri. Sehingga dibentuknya Ditkamsel, Ditagakkum dan Ditregident pada Korlantas Polri. Tujuannya, Peningkatan keamanan lalulintas,” ujarnya.

Selanjutnya, adanya perubahan nomenklatur pada beberapa satker serta pembentukan beberapa bagian pada satker tertentu. Sehingga terbentuknya Polri yang profesional. Begitu juga dengan adanya Peningkatan tipe Polda dari tipe B ke Tipe A, 2016 Lampung, Sulsel dan Riau. 2017 NTT, Sumbar, dan Maluku. Serta mendirikan Polda Baru di beberapa daerah. (Sumber)

[http://news.moslemcommunity.net]

Komentar

Postingan populer dari blog ini