Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Gambar
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...

Logistik Katanya AMAN, FAKTANYA Kami Harus Beli Makan Sendiri

Logistik Katanya AMAN, FAKTANYA Kami Harus Beli Makan Sendiri
Suasana pengungsian di Balai Banjar Rendang Tengah, Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Karangasem, Kamis (21/9). (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

Moslemcommunity.net - Para pejabat boleh saja mengatakan stok logistik aman. Namun sejumlah pengungsi mengeluhkan pasokan logistiknya malah seret. Tak sedikit pengungsi berjuang sendiri memenuhi kebutuhan perut selama berada di pengungsian.

Salah satu posko pengungsi yang tak dapat pasokan logistik, yakni posko pengungsi di Banjar Kebon, Desa Lokasari, Kecamatan Sidemen, Karangasem. Di balai banjar itu ada sekitar 150  warga asal Dusun Sukaluwih, Desa Amerta Bhuana, Kecamatan Selat.  Mereka kembali mengungsi di sana setelah Gunung Agung mengalami erupsi 21 November 2017.

Sayangnya setelah tinggal di posko pengungsian, mereka tak dapat pasokan logistik.  Warga hanya mengandalkan stok logistik saat mengungsi status Awas sebelumnya. Itu pun sebatas beras dan mie instant. “Dari 21 November belum ada logistik,” ujar pengungsi, I Kadek Sumerti kepada Bali Express (Jawa Pos Group), Jumat (1/12).

Pengungsi yang kedua lengannya dipenuhi tato itu menegaskan, lauk pauk dibeli masing-masing pengungsi. Sebagian besar beli yang sudah matang. Kalau beli mentahnya, mereka kesulitan memasak karena pasokan gas LPG juga tidak ada dari pemerintah.

Untuk sekadar memasak nasi dan bikin air hangat, mereka mencari kayu bakar di sekitar posko pengungsian. Kondisi itu sudah pernah disampaikan kepada kepala dusun di Desa Lokasari, termasuk aparat desa di Amerta Bhuana. “Tapi sampai sekarang tidak ada pasokan,”  ucap Sumerti dibenarkan warga lainnya, Ni Komang Abing, Ni Wayan Gasirani, dan beberapa warga lainnya.

Salah seorang warga bahkan mempertanyakan pernyataan pemerintah yang begitu yakin stok logistik aman. “Beberapa kali nonton di TV, katanya logistik aman. Kenyataannya kami tidak dapat. Sampai di mana amannya, kami tidak ngerti,” ujar pria itu.

Pengungsi di Balai Banjar Sukahat, Desa Lokasari juga mengeluhkan yang sama. Mereka juga dari Dusun Sukaluwih. “Mengandalkan beras sisa status Awas sebelumnya,” jelas Komang Sineb, 32, dibenarkan ayahnya Nyoman Mandi, dan warga lainnya, Wayan Sirka.

Untuk kebutuhan makan, warga di sana beli dari uang kantong sendiri. “Seperti saya, beli lauk untuk makan bersama bapak dan keluarga. Warga lainnya beli sendiri-sendiri juga,” jelas Sineb.

Kebutuhan logistik sudah disampaikan ke aparat desa di sana, namun hingga kemarin belum ada kiriman. “Baru dapat gas LPG saja kemarin (Kamis lalu, Red),” sebut Sineb.

Para pengungsi itu berharap pemerintah melihat langsung kondisi mereka. Pekerjaan tidak ada, namun pengeluaran terus. “Beda kalau saya di rumah, bisa kerja. Di sini, bekerja tidak bisa, makan  keluar uang sendiri. Tak ada bantuan,” keluh Mandi.

Sebelumnya, Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri menegaskan, pasokan logsitik untuk pengungsi masih aman. “Untuk logistik gak soal lah, kami sudah mengoordinasikan semua itu, pokoknya cukup,” tegas Mas Sumatri ditemui Kamis (31/11) lalu. (jawapos.com)

[http://news.moslemcommunity.net]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Ustadz Adi Hidayat Agar Anak Cepat Hafal Alquran

Rayakan Pergantian Tahun, Kembang Api Meledak dan Terjadi Kebakaran, Ribuan Penonton di Pantai Sydney Dievakuasi

Polisi Siap Bubarkan Acara Ahmad Dhani di Solo karena Tak Keluarkan Izin, Begini Tanggapan Tegas Panitia