Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
VIDEO : Ayahnya Murtad, Anak Pendeta Saifuddin Ibrahim Beberkan Kisahnya pada Ustadz Insan L.S. Mokoginta
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Moslemcommunity.net - Semoga Allah SWT. menjaga putra2 dari bpk saifudin ini, walaupun ayahnya murtad tetapi anak2nya menunjukkan keimanannya yg teguh dan diberikan kecerdasan oleh Allah swt.
Tak ada anak sholih yang ridho orang tuanya murtad, begitupula yang dirasakan tiga putra sholih dari Pendeta Saifudin Ibrahim yang dahulu seorang ustadz besar di Pondok Pesantren Al-Zaytun, Indramayu. Maka dengan dimediasi oleh Ustadz Insan L.S. Mokoginta, seorang kristolog, ketiganya menggugat ayah mereka untuk kembali kepada Islam, sebagaimana didokumentasikan pada video yang dirilis oleh Dawa Video pada 8 Januari 2015 pada Youtube.
Saifuddin Ibrahim adalah seorang murtadin alias seseorang yang keluar dari Islam. Sebelum murtad dia pernah menjadi seorag ustadz. Dahulu dia merupakan alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta, lalu menjadi pengurus Pondok Pesantren Al-Zaytun di Indramayu.
Setelah murtad dia menjadi seorang pendeta. Di berbagai kesempatan Saifuddin Ibrahim tak bosan-bosan menghina Islam dan Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam. Salah satu pernyataan buruk dari Saefuddin adalah mengatakan bahwa Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam memimpin 27 peperangan untuk menyebarkan Islam, sementara Yesus tidak menggenggam sebilah belati pun untuk mengajarkan kristen kepada murid-muridnya. Hal tersebut terus diluruskan oleh Ustadz Insan L.S. Mokoginta dalam berbagai kesempatan dengan ayat Qur’an dan membandingkannya dengan Injil (lihat video di bawah).
Dalam video tersebut, Saddam Husein, putera kedua dari Saifuddin juga menceritakan bahwa kemurtadan ayahnya tidak secara langsung diketahui kedua saudaranya dan ibunya. Namun, pasca Saifuddin merasakan kekecewaan berat terhadap Pondok Pesantren Al-Zaytun, mereka kemudian diboyong keluar dari sana, meski tak langsung serumah.
Pada masa itulah Saddam, satu-satunya anak yang dibawa ke Jakarta oleh Saifuddin mengetahui kemurtadan ayahnya dalam sebuah perjalanan ketika ia dan ayahnya mengunjungi beberapa “teman” Saifuddin, yang ternyata di antaranya merupakan pemimpin Ziokindo (Zionis Kristen Indonesia) yakni Edi Sapto. Di saat kunjungan tersebut, didapati oleh Saddam bahwa Saifuddin telah berdoa layaknya seorang kristiani dengan mengimani Yesus sebagai juru selamat dengan begitu khusyuk.
Merasa terpukul dengan kemurtadan Saifuddin, Saddam yang masih kelas 6 SD ketika itu (2006) tak dapat menghentikan air matanya. Ia tak habis pikir, ayahnya yang seorang ustadz dapat begitu mudah menjadi kafir. Setibanya di rumah, Saddam tak mampu mengutarakan langsung apa yang ia ketahui tentang ayahnya kepada Ibu dan kedua saudaranya yang nun jauh disana.
Namun, ternyata tak lama kemudian Saifuddin memboyong keluarganya ke Jakarta dan mulai mendakwahkan injil kepada dua saudaranya yang lain, yakni Reza Fikri (anak pertama) dan Muammar Khadafi (anak ketiga). Muammar yang masih polos ketika itu menganggap ayahnya yang dianggapnya masih ustadz sedang mengajarkan tentang apa itu agama kristen, maka tidak ada yang curiga, termasuk isteri Saifuddin, Nurhayati. Mereka diberikan masing-masing sebuah al-kitab dan diawali dengan memahamkan tugas orang tua dalam Amsal, kemudian disusul dengan Mathius. Semua berjalan seperti sebuah ta’lim biasa.
Tak dapat menahan perasaannya melihat upaya pemurtadan terjadi di rumahnya, Saddam membongkar kemurtadan Saefuddin kepada ibu dan kedua saudaranya. Seketika mereka menjadi sedih, terutama Nurhayati. Sayang sekali, dengan memanfaatkan posisinya sebagai imam rumahtangga, Saefuddin membaptis isterinya.
Sementara, di dalam hati Nurhayati menolak sejadi-jadinya. Seiring semakin kerasnya upaya Saifuddin dalam mengkristenkan keluarganya, Nurhayati berupaya menyelamatkan putra-putranya. Ia kabur membawa ketiga putranya ke Jepara, menghindari pemurtadan yang dilakukan suaminya sendiri.
Qodarullah, dalam keadaan iman dan Islam, Nurhayati kembali kepada Allah subhanahu wata’ala. Subhanallah, akhirnya ketiga anak dari Saifuddin Ibrahim kini masih menjadi Muslim, dan mereka meminta ayahnya untuk kembali ke Islam.
Satu yang istimewa dari ketiga putra sholih ini adalah, mereka ingin menyelamatkan ayahnya dari siksa api neraka yang mengancam murtadin, sebagaimana yang ibu mereka amanahkan sebelum wafat. Maasyaa Allah, semoga iman dan Islam terus menyertai kalian hingga berkumpul kembali bersama ibu Nurhayati di Jannah.
Moslemcommunity - SETIAP orangtua muslim pasti menginginkan anaknya bisa menghafal Alquran. Hanya saja jika tidak memiliki ilmunya, mengajarkan hafalan Alquran kepada si kecil sedikit sulit. Namun mulai sekarang jangan khawatir, sebab Ustadz Adi Hidayat membagikan tipsnya. Dalam video yang diunggah akun Instagram faidil_azmi, Ustadz Adi Hidayat membeberkan cara cepat agar anak menghafal Alquran. “Pertama ibu dan bapak memperbanyak sekarang berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Alquran,” ucapnya. Kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan acara tidak bagus dihilangkan, lalu diganti dengan speaker yang bisa memutar ayat-ayat suci Alquran. “Robah perangkat di rumah jadi perangkat yang mendekatkan kepada Alquran. Mulai sekarang TV yang acaranya tidak bagus, hilangkan. Beli speaker aktif, putar Alquran. Ya, di ruangan tengah, di kamar bacakan Alquran, buka. Jadi nanti begitu ada, tiap waktu, 24 jam, putar Alquran,” tutur Adie Hidayat. Kemudian kepada orangtua yang anaknya ...
komunitas Muslim di kanada. (dailymail) Moslemcommunity.net - Sebagian besar Muslim di dunia telah menjalankan ibadah puasa pada Kamis (17/5). Meski berawal serentak pada tanggal yang sama, lama berpuasa berbeda-beda bagi setiap wilayah. Indonesia cukup beruntung dengan waktu berpuasa selama 13 jam. Di wilayah lain, waktu berpuasa bisa mencapai 19 bahkan 20 jam, termasuk di Kanada bagian utara. Posisi seorang Muslim di bagian Bumi ini ternyata menjadi tantangan tersendiri. Tahun ini, Ramadhan datang pada bulan dengan masa siang hari terlama dalam 2018. Muslim di Makkah, Arab Saudi, berpuasa selama 14 jam. Di Toronto, komunitas Muslim berpuasa selama 16 jam. Muslim di Australia berpuasa dengan waktu cukup pendek, yakni selama 10 jam. Namun, di Edmonton, Kanada bagian utara, komunitas Muslim harus berpuasa selama 19 jam. Bahkan, pada akhir-akhir Ramadhan, mereka harus menahan lapar, dahaga, dan emosi selama 20 jam. Waktu untuk makan pada malam hari pun menyurut menjadi hanya empat j...
Moslemcommunity.net - MURADI: TIM SELEKSI KPU JABAR YANG JUGA STAF AHLI UTAMA KSP JOKOWI DAN KOMISARIS WASKITA KARYA Oleh: Agi Betha (Jurnalis senior) Muradi adalah salah satu contoh carut marutnya penempatan pejabat di negeri ini, yang penuh dengan intrik politisasi demi kepentingan kelompok. Muradi adalah Ketua Tim Seleksi (Timsel) KPU Jawa Barat yang belum lama ini dilantik oleh KPU Pusat, Kamis 3/5/2018. [Kamis, 3 Mei 2018] Lantik Timsel Tahap IV, Arief: Cari Calon yang Serius Sebagai Penyelenggara Jakarta, kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU), resmi melantik 37 tim seleksi (timsel) yang akan bertugas menyeleksi calon anggota KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota periode 2018-2023, Kamis (3/5) di Harris Vertu Jakarta. Tiga timsel berhalangan hadir dan baru akan mengikuti proses pelantikan pada kesempatan selanjutnya. Pelantikan berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Nomor 314/PP.06-Kpt/05/KPU/2018 tanggal 20 April 2018 Tentang Penetapan Keanggotaan Tim Seleksi Calon ...
Komentar
Posting Komentar